Bolehkah aku mencintai? - awal

3.5K 154 1
                                        

Aku Neara Putri Aprillya. Orang terdekat ku yang akan Memanggilku dengan nama Prilly, tapi jika orang itu tidak mengenalku maka dia akan Memanggilku dengan nama Neara. Jujur aku pun risih mendengar nama Neara itu karena aku tidak terbiasa, tapi keadaan yang memaksa ku untuk menerima itu.

Aku berasal dari keluarga yang berada, keluarga yang dulu sangatlah bahagia, papaku bernama Dokter Daniel dan ibuku bernama Dokter Vanaya mereka adalah seorang dokter, lebih tepatnya pasangan dokter yang sempurna menurut kebanyakan orang, tapi tidak untukku.

Aku mempunyai saudari bernama Dona Archintya. Kakak tertuaku, sekaligus orang yang menemaniku dikala papa dan mama sibuk dengan pekerjaannya dan melupakan bahwa kita masih berada didunia ini.

Kak Dona adalah orang yang sangat perfect, wajahnya yang cantik, rambutnya yang indah, kulitnya yang putih mulus dan ditunjang dengan badannya yang sexy. Hal itu semakin menambah kesempurnaan kak Dona. Jika dibandingkan denganku jelas sekali aku tidak akan ada apa apanya.

Aku hanyalah gadis biasa yang jauh dari kata sempurna.

Bahkan kedua orang tuaku pun jauh lebih menyayangi Kakakku itu dibandingkan denganku.

Kasih sayang yang tidak seimbang itu ada semenjak 5 tahun yang lalu. Tepatnya saat mereka dinobatkan sebagai pasangan dokter terbaik, aku dulu sangat bangga dengan mereka. Tapi semakin hari mereka semakin sibuk jarang pulang dan lebih sering bepergian. Aku sendiri menjadi bingung dan sangat membenci hal itu .
Sejak saat itu kegiatan orang tuaku hanyalah kerja kerja Dan kerja. Dia tidak memperdulikan aku dan kak Dona sama sekali.

Puncaknya saat papa dan mama mempunyai rumah sakit sendiri. Saat itu mereka terlena akan posisi yang didapatkannya. Mereka memaksa ku dan kak Dona untuk mengikuti jejak mereka sebagai seorang dokter. Jelas aku menolak! karena itu bukan bidangku lagi pula aku ingin menjadi designer bukan dokter, aku membenci pekerjaan itu karena kasih sayang dan waktu yang seharusnya diberikan untukku dan kak Dona menjadi hilang karena pekerjaan itu.

Lagi lagi seperti yang aku bilang kak Dona sangatlah beruntung, Ia mampu meluluhkan hati orang tuaku. Kak Dona sejak kecil sudah berkeinginan untuk menjadi seorang pembisnis. Jadi dia mengajukan syarat, bahwa dia akan mengikuti jejak mereka untuk menjadi dokter dengan satu syarat yaitu dia diijinkan untuk menjadi direktur di perusahaan yang pernah dipimpin oleh papa saat dia masih merintis Karir kedokterannya.

Papa tentu setuju, karena papa dan mama merupakan penggila uang, mereka jelas akan menyetujui itu karena menganggap hal itu akan semakin membuat hidup kak Dona bahagia dan tercukupi.

Berbanding terbalik denganku, aku melakukan hal yang sama, tapi apa yang aku dapat? Hanya hinaan dan cacian yang membuatku naik pitam

Bukan! Aku sama sekali tidak iri dengan kak Dona. Aku sangat senang ia bisa mendapatkan kebahagiaan sesuai cita citanya. Aku hanya kecewa pada diriku sendiri.

Flashback on
"Apa yang kamu katakan Prill?, mau menjadi designer? Heh!.. Hal itu Tidak akan membuatmu bertahan hidup!!!, lebih baik kamu mengikuti jejak kakak Mu dan ikut mengurus perusahaan papa" aku menggeleng cepat menolak semuanya.

"Aku tidak akan mengikuti kak Dona pah! Itu bukan bidangku lagi pula aku tidak akan mau bekerja menjadi dokter, Karena pekerjaan itu adalah pekerjaan yang paling aku benci!" Aku menjawab penuh keyakinan

"Tidak bisakah kamu sekali saja menuruti apa yang kami katakan" kini mama mulai untuk mengajak ku perang.

"Mama bilanga apa? Tidak pernah menuruti? Lalu apa yang selama ini Prilly lakukan itu tidak ada artinya Dimata mama dan papa? Prilly rela sekolah di sekolah pilihan kalian, Prilly harus rela berbagi kasih sayang dengan pekerjaan kalian, karena Prilly tahu! Waktu kalian sangat berharga dan itu adalah untuk bekerja dan bekerja, tanpa sedikitpun kalian memikirkan bagaimana aku dan kak Dona melewati hari hari kami tanpa kasih sayang orang tua!!!" Ucap ku dengan nada yang mulai meninggi. Aku melihat mama yang menahan emosinya, diantara papa dan mama,
Mamalah yang paling egois.

Bolehkah Aku Mencintai(?)✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang