HAPPY READING
DILARANG COPAS YA
Jika kamu terluka aku pasti merasakan sakit yang sama
-Ali
***Bolehkah Aku Mencintai?***
Plak!! Tamparan keras itu mengarah dipipi Neara hingga membuat pipi gadis itu memerah.
Bobby menjambak rambut Neara, hingga Neara merasakan kulit kepalanya seperti akan terlepas.
"Main main lo sama gue hah!!"
Tubuh Neara semakin bergetar, dirinya benar benar ketakutan saat ini.
"Ali tolong aku Ali, aku mohon"
Dona menatap Neara penuh kebencian, "Ngapain lo nangis bitch.. ngarep Fian akan nyelamatin lo? Heh!! MIMPI!!"
"Bagaimana Dona... saya sudah tidak sabar menikmati tubuh wanita jalang ini. Dia sudah berani mempermalukan saya dan membuat bisnis saya bangkrut!!"
Neara menggeleng tidak percaya, ada apa ini mengapa kakak yang selama ini disayanginya, menjaganya sepenuh hati berubah menjadi monster tidak berhati seperti ini.
"Apa hubungan saya dengan itu semua brengsek" umpat Neara, entah keberanian darimana yang didapatkannya sekarang. Tapi Neara benar benar jijik dengan pria tua bangka tidak tahu diri dihadapannya ini.
"Karena kekasih anda itu pemilik saham terbesar diperusahaan saya. Dan dia memutuskan kontrak kerjanya begitu saja untuk perempuan jalang seperti anda!"
"Wanita ini bukan kekasihnya" ketus Dona
"Lakukan apapun yang anda mau. Saya ingin melihat sekali ini saja hidupnya menderita. Saya benci gadis ini!" Dona mencengkram rahang Neara membuat bekas cengkraman sebelumnya semakin terasa perih. Kulit Neara yang putih sangat kontras dengan warna merah karena memar itu.
"Jangan kak. Ara mohon" ucap Neara, tapi Dona hanya memandang Neara penuh kepuasaan saat melihat mata gadis itu terurai air mata. Karena memang itulah tujuan Dona.
"Tuan Bobby yang terhormat. Saya persilahkan" Dona berjalan dengan langkah anggun duduk di sfoa yang telah disiapkan oleh orang suruhan Bobby.
Bobby mengeluarkan senyuman yang benar benar membuat Neara jijik, ingin rasanya Neara memuntahkan isi perutnya diwajah pria tua tidak tahu diri tersebut.
Bobby mencium paksa bibir ranum Neara. walaupun Neara sudah memberontak sekuat tenaga tetap ia tidak memiliki kemampuan untuk melawannya.
Bobby melepaska ciumannya dan ia merobek paksa baju yang dikenakan Neara, persis seperti yang ia lakukan saat hampir memperkosa Neara dibelakang club.
"Kak Dona Ara mohon kak.. hikss.. tolongin Ara" pinta Neara lirih, Dona hanya berucap tanpa suara kurang lebih mengatkan.
"Nikmati saja sayang"
"DIEM! Gue gak suka dibantah. Turutin kemauan gue kalau lo ingin selamat lo paham ha!!"
Neara benar benar ketakutan saat ini. Tangan pria tua itu sudah menggerayang ditubuhnya membuat Neara benar benar merasa dirinya kotor. Dirinya benar benar sudah kehabisan tenaga, jika boleh memilih ia lebih memilih mati dengan loncat dari gedung tertinggi daripada harus diperlakukan seperti ini yang sangat melukai harga dirinya.
"BRENGSEK!!" umpatan itu lolos dari mulut Neara saat Bobby melakukan hal diluar batas.
Semuanya terjadi begitu cepat, Neara hampir kehilangan kesadaran karena dijambak dan ditampar berulang kali oleh Bobby.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bolehkah Aku Mencintai(?)✅
Romance(SUDAH DI REVISI) Tidak ada yang tahu bagaimana kehidupan kedepannya akan berjalan. Mencari kehidupan yang sempurna layaknya sebuah usaha mengambil air di sungai dengan wadah yang berlubang. Mustahil dan tidak akan pernah terjadi. Menjadi dewasa ter...
