"DIMANA HAESOO?!" Teriak lelaki bermata biru tepat di wajah tampan seorang pria keturunan Korea asli.
Sedangkan yang ditanya hanya menatapnya balik. "Kau tak bisa mengambilnya dariku!" Balasnya tak kalah. "Karena aku akan membawanya pergi bersamaku..."
Bruagh!
Chanyeol yang tak siap menahannya, tiba-tiba saja di dorong hingga terjungkal kebelakang. "Argh! Bajingan kau!" Umpatnya. Chanyeol berusaha bangun, tapi entah kenapa badannya begitu berat, seakan ia tertahan oleh sesuatu. "Apa..."
Saat matanya menjerumus ke si lelaki brengsek, matanya membola seakan ingin keluar dari kelopaknya.
"Chanyeol-ie..." Suara lembut itu memanggilnya lemah.
"Haesoo!" Teriaknya tapi seperti tertahan di pangkal lidahnya. "Ada apa denganku?!" Ia masih berusaha memberontak.
Gadis dengan rambut kecoklatan itu nampak sangat kacau. Matanya berkaca-kaca, tubuhnya terlihat sangat kurus dengan pakaian yang lusuh. Saat disadari, sebuah moncong pistol mengarah ke kepala gadis itu.
Seringai tajam tercipta dari sosok lelaki yang memegang senjata tersebut ke arah gadis itu. "Ucapkan selamat tinggal, Jihannie~"
"Chanyeol... Selamat tinggal."
Duar!
"HAESOO!" Teriaknya.
"Phoenix? Phoenix! Sadar lah! Hei!" Sesuatu seakan menggoncangnya.
Chanyeol membuka matanya. "Haesoo, Haesoo! Dimana dia?" Sergahnya saat baru membuka mata, bahkan ia tidak tahu siapa yang ia tanya.
Sehun yang terkejut mendengar teriakan kencang Chanyeol pun mendekat. "Phoenix? Ada apa? Apa kau bermimpi buruk?"
Chanyeol bergernyit, "Mimpi?" Tanyanya. Tapi, itu terlalu nyata untuk dikatakan sebagai bunga tidur belaka.
"Iya, mimpi." Sahut lelaki bermarga Oh itu.
"Dimana kita?"
"Masih dalam perjalanan ke Kanada."
Chanyeol melihat ke sampingnya. Ya, mereka masih di atas awan. Chanyeol membuang napas lega, setidaknya itu masih mimpi dan belum---tidak akan terjadi.
"Apa yang kau impikan tadi?" Tanya pria itu lagi.
Lelaki tinggi tersebut tak menjawab, ia malah menatap gumpalan asap putih dibawah sana dengan tatapan kosong. "Tidak ada. Hanya mimpi." Tidak ingin mem bahasanya.
*
Dibawah rintik sendu hujan, datanglah berita yang mengejutkan dari seorang kakak kepada adiknya.
"Jihannie! Kita harus segera pergi dari sini!" Serunya saat baru saja sampai. Ia berlutut dibawah lantai menghadap kepada sang adik. "Mereka sudah tahu dimana keberadaan kita. Mereka ada disini dan menuju kemari."
Haesoo membulatkan matanya sempurna, "O-oppa..." Lirihnya.
Pria itu berjalan mendekat, "Ka-kau tenang saja. A-aku akan menghentikan mereka. Ka-kau tak perlu khawatir." Ucapnya terbata-bata karena panik.
KAMU SEDANG MEMBACA
POSSESSIVE I : Mine [COMPLETED]
Hayran Kurgu[Series Phix-Lõv : I] ___________________ "Karena keposesifanmu itu membunuhku" Cast: -Park Chanyeol -Haesoo Kim (OC) -Byun Baekhyun -Oh Sehun -Kris Wu -Kim Jong In -others cast . . . Di cerita yang satu ini kalian akan merasakan perjuangan Chanyeo...
![POSSESSIVE I : Mine [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/127634836-64-k709971.jpg)