Luna dan Kesya berjalan ke arah taman, di taman Luna dan Kesya melihat Diandra yang sedang duduk seorang diri
Luna menoleh ke arah Kesya begitupun sebaliknya. Mereka berdua memunculkan senyum jahatnya
Kesya dan Luna berpisah, Luna berjalan menghampiri Diandra
"Lo ngga pernah sadar diri ya" ucap Luna, Diandra menoleh ke arah Luna
"Harusnya lo yang sadar diri!" ucap Diandra
"Sadar diri? Hahaha Arka tuh ngga pantes sama Lo!!"
"Apa masalahnya sama lo!" ucap Diandra menatap Luna
"Lo! Dasar jalang"
Plakk!
Satu tamparan mendarat di pipi mulus Diandra
"Jaga ucapan lo! Lo ngga kenal siapa gue" ucap Diandra dengan nada penuh penekanan
"Haha Diandra, Diandra. Semua orang juga tau lo tuh jalang! Lo mau sama Arka juga karna harta kan"
Diandra berjalan mendekati Luna. Luna berjalan mundur, Diandra terus mendekatinya
Brugg!
Luna jatuh terpeleset mengenai batu hingga kepalanya mengeluarkan darah
"Luna" teriak Kesya menghampiri Luna
Dari arah lain Arka berjalan menghampiri Diandra dan Luna, anak anak sudah mengerumuni Luna
Arka berjalan menghampiri Luna, mengabaikan Diandra. Luna segera diangkat menggunakan tandu dibawa menuju rumah sakit
Arka berjalan mengejar Luna yang terbaring dengan kepala yang terus mengeluarkan darah
Sedangkan Diandra mengejar Arka "Arkaa! Arka ini ngga kayak yang ko bayangin" ucap Diandra menahan tangan Arka
Arka membalikan tubuhnya dan menyentak tangan Diandra dengan kasar, hingga membuat Diandra kaget
"Ngga gimana Diandra! Gue liat semuanya" ucap Arka, setelah itu Arka menjauhi Diandra mengejar Luna yang akan dibawah kerumah sakit
Iska, Rani, Andri,Seka dan Putra berjalan menghampiri Diandra "Di lo ngga papa?" tanya Rani
"Ran lo percaya sama gue kan, kalian semua percaya sama gue kan. Gue ngga ngelakuin itu Ran" ucap Diandra menangis
Iska dan Rani memeluk Diandra "Diandra kita semua percaya sama lo kok! Lo ngga mungkin kayak gitu" ucap Iska
"Tapi, tapi Arka ngga percaya sama gue Ran" ucap Diandra menangis saat sesegukan
Rani menatap Diandra yang matanya sudah dipenuhi air mata "Lo tenang aja ya, mungkin Arka tadi lagi emosi. Terus sekarang Arka kemana?" tanya Rani
"Nganter Luna ke rumah sakit"
Mereka semua tak percaya mendengar ucapan Diandra
"Lo bohong kan Di, pasti lo bohong ya kan lo becanda kan Di" ucap Iska
Diandra menggelengkan kepalanya, mereka semua menghela nafas sedangkan Diandra terus menangis
****
Arka sudah berada di rumah sakit dengan Kesya. Luna masih belum sadarkan diri
"Lo liat kan? Perbuatan cewek lo kayak gimana!" ucap Kesya
Arka melirik kearah Kesya, Arka tak berniat menjawabnya. Arka terus berfikir kenapa Diandra melakukan ini semua
"Arka" panggil Andri, disana ada Diandra yang matanya sembab seperti habis menangis
Arka berjalan menghampiri mereka, menatap Diandra yang tak mau menatapnya "Ngapain lo ke sini!" ucap Arka kepada Diandra
KAMU SEDANG MEMBACA
Menyimpan Rasa-2
Teen FictionKarena aku mencintaimu tanpa "karena"-Arka Ardikari Bagaskara Ini adalah sekuel menyimpan rasa part 1. Bagi yg belum membaca part 1 silahkan baca terlebih dahulu.
