Huruf miring bisa jadi Flashback atau ngomong dalam hati. TYPO BERTEBARAN HARAP ABAIKAN SAJA.
Happy Reading!!
**
Seminggu berlalu. Besok Jaera akan melaksanakan ujian akhir sekolahnya dan ia benar-benar berjuang bersama Kyuhyun. Pria itu membantunya belajar dengan cepat walau sesekali jahil karena aturan dan hukumannya tetap ada sehingga setiap malam pria itu selalu berhasil menciumnya. Dan untuk sementara dia harus melupakan kekesalannya pada Kyuhyun untuk meraih hasil belajar yang memuaskan.
Seperti saat ini, walau sudah mengalami kemajuan. Jaera tetap tak bisa menghindari hukuman karena soal yang diberikan Kyuhyun memiliki satu salah. Padahal sedikit lagi ia bisa menghindari ciuman Kyuhyun, nyatanya tetap saja ia kalah.
Kyuhyun melumat bibir bawahnya berulang kali sebelum melakukannya sama persis kepada bibir atasnya. Jaera duduk dipangkuan Kyuhyun yang tak ada puasnya menggulum bibirnya yang mulai terasa kebas.
"Emhp!" Jaera tersentak kaget saat Kyuhyun meremas pantatnya jahil. Kyuhyun tersenyum disela ciumannya, matanya tetap terpejam menikmati ciumannya sendiri.
Tok tok
Jaera mendengar ketukan itu tapi, pria ini seakan tuli sehingga tak menghentikan sama sekali ciumannya. Jaera mendorong bahunya, tetapi Kyuhyun balas memeluk punggungnya.
Cklek
"Oh tuhanku..." seruan itu membuat Jaera semakin mendorong kuat bahu Kyuhyun. Hingga akhirnya pria itu melepaskan ciumannya dan memandang ibunya diambang pintu dengan malas.
"Omma ada apa?"
"apa yang kau lakukan pada Jaera?"
"Ayolah, omma. Apakah omma dan appa tidak pernah berciuman? Tentu saja aku mencium Jaera tadi"
"Kalian tidak bisa dibiarkan begini terus! Omma akan beritahu appamu untuk menikahkan kalian secepatnya"
"Omma..."
"Rencana bagus!"
Reaksi dua orang itu berbeda jauh. Bahkan Jaera kini belum turun dari pangkuan Kyuhyun karena ditahan oleh dekapan di pinggangnya.
"Sudah, pokoknya kalian akan menikah secepatnya!" Nyonya Cho menutup rapat pintu kamar anaknya. Raut wajahnya yang awalnya terlihat jengkel menghilang dan digantikan dengan senyum mengembang. Dengan semangat ia menuju kamar untuk menghubungi suaminya tentang hubungan Jaera dan Kyuhyun.
#inthemorning.
@at school.
Tepat hari ini. Jaera akan melaksanakan ujian akhir. Ia sudah berjuang mati-mati, bahkan menjadikan bibirnya sebagai bayarannya kepada Kyuhyun Beruntungnya Kyuhyun tidak pernah melewati batasnya. Mungkin terkadang iya, Kyuhyun mengambil kesempatan dengan sengaja meremas pantatnya dan menyelipkan tangannya di dalam bajunya. Tapi semuanya bisa dihentikannya.
Yaish lagipula kenapa ia memikirkan hal itu. Kini saatnya dia berjuang. Ngomong-ngomong dia belum bertemu Jihye hari ini karena ruangan ujian mereka terpisah, satu kelas cukup 15 orang saja sehingga satu kelas dibagi menjadi dua ruangan ujian. (Aku pake sistem Indo ^^)
Hari pertama Jaera bisa menyelesaikan dengan baik. Bahkan sangat baik. Ia bahkan tidak percaya jika semua pelajaran yang diajarkan Kyuhyun akan keluar semua. Sial, pria itu benar-benar pintar. Ia tidak menyesal jika harus merelakan bibirnya setiap malam bengkak karena ulah pria itu jika hasilnya ia bisa mengerjakan ujian dengan baik.
Begitupun hari kedua dan ketiga hingga hari terakhir ujian, Jaera merasa sangat puas dengan pekerjaannya karena memang mungkin ada yang tidak begitu ia ingat, tapi ia bisa menjawabnya dengan baik.
"Terima kasih, Cho Kyuhyun" batin Jaera setiap kali ia telah selesai dengan ujiannya. Ia juga tak lupa berterima kasih pada Tuhan karena sudah berbaik hati mengirimkan Kyuhyun menjadi malaikatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between You & I
Acak"Kau sungguh gay!!!" Pekik tak percaya Jaera yang kini tak bisa bergerak setelah mendengar ucapan penuh keyakinan pria dihadapannya. "Siapa bilang jika rumor itu salah, hah?" Balas Kyuhyun santai seraya menyandarkan tubuhnya di dinding. Keduanya ber...
