Bagian 27

49 5 0
                                    

"nggak.kamu boleh masuk kelas sekarang"jawab alfa lembut.membuat raina mengembangkan senyumnya.lalu langsung melangkah pergi

Alfapun melangkah meninggalkan taman belkang sekolah.namun saat di karidor alfa menghentikan langkahnya saat melihat orang yang ia kenal.

"alka kan"ucap alfa sambil menatap orang yang ada di hadapanya yang sedang berbicara dengan sahabatnya

Alka merasa ada yang menyebut namanyapun menolehkan kepalanya keasal suara.lalu menatap terkejut pria di hadapannya

"ka alfa!!"ucap alka kaget

"ko kaka bisa disini"lanjut alka dingin seperti biasanya

"iya saya disini jadi guru magang"ujar alfa sambil tersenyum tipis

"saya ikut berduka atas meninggalnya dokter heri.sungguh jasa dokter heri pada ibu saya dan angel sangat terkenang di hati saya.walaupun usaha dokter heri waktu itu gagal.tapi saya yakin saat itu dokter heri sudah berusaha semaksimal mungkin.semuanya sudah di atur sama allah.gue emang sayang sama mereka berdua tapi padahal allah lebih sayang sama mereka"ucap alka dingin namun tersirat kesedihan di wajha cowok dingin itu.walaupun tidak terlalu jelas terlihat.

"sungguh kamu sudah sangat dewasa sekarang.terakhir saya lihat kamu.ketika kamu membawa angel kerumah sakit di saat keadaan angel sangat parah.di situ umur kamu sekitar 12 tahun.tinggal dimana kamu sekarang?"ujar dan tanya alfa

Dan baru saja alka ingin menjawab pertanyaan alfa.tiba-tiba seorang gadis dengan tidak sopanya menabrak nya.membuat posisi alka sedikit tergeser

"aduh"ringgis gadis itu.siapa lagi kalau bukan kesyah asyifa anggelicia.alka menatap datar gadis yang baru saja menabraknya itu

"aduh lo ngapain sih berdiri di tengah karidor.ngga tau apa kalau ini itu tempat orang lewat.ato lo buta.udah tau gue buru-buru malah ngehalangin jalan gue"ucap kesyah menggebu-gebu

"kesyah berhenti di situ kamu"teriak bu tika yang berada sekitar 2 meter dari kesyah berada,membuat kesyah yang awalnya menatap alka kini mengalihkan tatapanya pada bu tika yang tengah menatapnya berang sambil berkacak pinggang

Dan baru saja kesyah ingin kabur lagi tanganya sudah di cekal oleh alka membuat kesyah tidak bisa kemana-mana.kesyah masih berusaha melepaskan cekalan alka sambil menatap alka penuh pringatan.namun sepertinya usaha kesyah sia-sia karna cowok datar itu malah mengencangkan cekalanya sambil membalas tatapan horor kesyah dengan tatapan datarnya.dan bu tikapun sudah berada tepat di hadapan kesyah membuat kesyah meringis membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya

"aduh.. aduh,sakit bu.. "ringgis kesyah saat bu tika menjewer telinganya

"sakit.kamu pikir saya juga nggak sakit"ucap bu tika garang

"emang ibu yang sakit apanya?"tanya kesyah.membuat alka dan alfa menatap kagum dengan keajaiban gadis di hadapan mereka.bisa-bisanya gadis ini bertanya di saat keadaannya di marahi seperti ini

"sakit hati,sakit kepala,sakit kaki.karena liat kelakuan kamu dan karena ngejar-ngejar kamu tadi.kamu tuh ya.selalu aja bolos.ngapain kamu di cafe depan sekolah di jam sekolah.kamu pikir ini sekolah bapa mu.jadi kamu bisa seenaknya kaya gitu"ucap bu tika tegas dengan tanganya yang masih menjewer telinga kesyah

"ibu kaya nggak pernah muda aja deh.yah biasa la bu kalau orang nggak mood belajar.abisnya abis jam istrahat jam ibu sih.jadi aku males masuknya"ujar kesyah asal membuat bu tika tambah menguatkan jeweranya.membuat kesyah refleks berteriak"akh... "ringgis kesyah

"ikut saya keruangan saya sekarang"ucap bu tika lalu langsung menuntun kesyah berjalan dengan menjewer telinga kesyah membuat kesyah menjadi bahan ketawan bagi siswa siswi yang menonton adegan itu

***

Kesyah melangkah menyusuri karidor dengan hati dongkol karena kesal dengan bu tika.karena bisa-bisanya wanita paruh baya itu menghukumnya mengerjakan 50 soal ekonomi.satu soal ekonomi saja sudah membuat kepala kesyah ingin pecah apalagi 50 soal.kesyah berfikir sepertinya bu tika memiliki dendam terpendam padanya sehingga guru itu tidak bosan-bosanya memberinya hukuman yang mematikan

Dan sungguh sial dirinya karena pulang di saat sekolah sudah sepi karena jam pulang sudah dua jam yang lalu berbunyi

Kesyah menghentikan langkahnya saat meliha seseorang yang menggunakan seragam yang sama denganya seragam sma antariksa sedang bercengkrama dengan soerang pria paruh baya di depan gerbang sma antariksa.kesyahpun memilih bersembunyi di balik tembok karidor untuk melihat apa yang ingin mereka lakukan.karena dari gerak geriknya mencurigakan membuat kesyah penasaran

Kesyah membelalakan matanya saat melihat pria paruh baya itu menampar cowok berseragam putih abu-abu itu.kesyahpun langsung berlari menuju kedua pria itu ketika kesyah melihat pria paruh baya itu mengeluarkan pisau dari saku jaketnya membuat kesyah langsung berlari menghampiri kedua pria itu

"awas"teriak kesyah sambil mendorong pria berseragam putih abu-abu itu.kedatangan kesyah membuat pria paruh baya itu langsung menaiki motornya lalu menancab gas meninggalkan kesyah dan cowok itu

"lo nggak apa-apakan"tanya kesyah khawatir

"sejak kapan lo disini?.apa yang udah lo liat?.apa yang lo denger?"tanya cowok itu bertubi-tubi dengan tajam dengan mata memerah menahan buliran bening di pelupuk matanya yang siap tumpah

"gue tanya apa yang udah lo liat?,apa yang lo denger"teriak cowok itu lantang dengan tajam

Membuat nyali kesyah ciut seketika.kaki kesyah gemetaran dan mulut kesyah kaku untuk berbicara

"gue nggak denger apa-apa"jawab kesyah pelan

"anggep aja lo nggak liat apa-apa hari ini,dan jangan pernah nanya apa-apa sama gue"ucap cowok itu tajam dengan penuh penekanan di setiap kalimatnya

"kenapa?,kenapa gue harus anggep hari ini gue nggak liat apa-apa?.dan kenapa gue nggak boleh nanya apa-apa sama lo?"tanya kesyah dengan ragu-ragu

"karena itu bukan urusan lo"ujar cowok itu dingin

"tapi gue berhak nanya.karena gue liat apa yang terjadi.setiap manusia punya hak buat bertanya"ucap kesyah lantang

Cowok itu tak memperdulikan ucapan kesyah ia malah berbalik dan melangkah pergi meninggalkan kesyah

"alka"panggil kesyah.membuat cowok itu menghentika langkahnya

"om tadi siapa lo?,kenapa dia mau berbuat jahat sama lo?,dan kenapa lo selalu bersikap dingin sama semua orang?.seakan-akan lo nggak mau seorangpun masuk kedalam hidup lo.lo selalu bersikap tertutup sama semua orang termasuk sahabat-sahabt deket lo.mungkin gue emang nggak tau apa-apa tentang kehidupan lo.yang gue tau hanya satu.lo orang yang amat-amat tertutup.mungkin gue nggak punya hak buat tau tentang kehidupan lo tapi kalo boleh jujur gue peduli sama lo.lo bisa ko cerita masalah lo sama gue buat ngurangin sedikit beban di otak lo.siapa tau gue bisa bantu"ucap kesyah lembut panjang lebar.entah kenapa kesyah merasa sangat penasaran dengan siapa alka sebenarnya dan tentang kehidupman seorang alka adipati putra.dan kesyah sangat khawatir pada alka.kesyah selalu merasa ada yang kurang ketika alka tidak merecokinya lagi.tapi kesyah tidak tau perasan apa yang ada di hatinya kepada alka.

Alka membalikan badanya menatap kesyah dingin."gue nggak punya dasar buat cerita tentang kehidupan gue sama lo, dan lo nggak berhak tau tentang kehidupan gue. Dan lebih baik lo ngejauh dari gue.dan jangan pernah coba-coba buat cari tau tentang kehidupan gue"ujar alka dingin.lalu langsung melangkah pergi meninggalkan kesyah yang diam mematung dengan nyeri di hatinya.entah kenapa kesyah merasa sakit hati dengan perkatan alka. apa kesyah jatuh cinta kepada alka

"gue nggak tau perasaan apa yang ad di hati gue buat lo. tapi yang pastinya gue selalu khawatir sama lo, gue selalu ngerasa ada yang kurang kalo lo nggak gangguin gue lagi, dan gue selalu cemburu ngeliat cahrisa deket sama lo. Gue nggak tau semua tentang lo, tentang charisa siapa lo dan siapa om tadi yang hampir berbuat jahat sama lo

Apa ini yang namanya cinta?

End............

Bad MemoriesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang