Bagian 29

62 4 3
                                        

"kesyah harap mama nggak bohong"ucap kesyah sambil menatap intens sintia.mencoba nencari kebenaran dari perkataan mamanya tadi

"mama nggak mungkin bohong.dimana kaka kamu?"ucap dan tanya sintia berusaha merubah topik pembicaraan.

"kaka lagi ada keluar.katanya ada tugas osis"jawab kesyah lalu kembali fokus pada layar leptopnya

Sintia menoleh kearah jam dinding yang tergantung di sebelah kanannya.pukul 21:12,bagaimana mungkin putranya masih berada di luar rumah di jam 9 malam

"sejak kapan kaka kamu keluar?"tanya sintia khawatir

"sore tadi"jawab kesyah sambil menatap sintia sebentar.

Sintia merogoh tasnya mencari benda pipihnya.setelah mendapatkan hpnya sintiapun menelfon salah satu kontak di hpnya.lalu mendekatkanya di telinga kanannya

~~~

"halo.kamu dimana sayang?"tanya sintia setelah telfonya di angkat oleh seseorang di seberang sana

"kevin lagi di rumah temen.dikit lagi pulang ko"ucap kevin

"ya udah,hati-hati pulangnya jangan ngebut-ngebut"ucap sintia lalu mematikan sambungan setelah mendapat jawaban ia dari kevin

~~~

Di pagi hari yang cerah ini nampak di salah satu rumah yang terlihat lumayan besar seorang gadis dengan seragam sekolah yang melekat di tubuhnya tengah mondar-mandir di dalam bilik kamarnya

"aduh kemana lagi coba tu tali keramat"ucap gadis itu sambil terus menulusuri kamarnya

"kesyah!!!!"teriak seseorang dari lantai bawah dengan nyaring,ya gadisitu adalah kesyah.kesyah yang mendengar teriakan cempreng mamanya langsung menutup kedua telinganya dengan telapak tangan

"bentar mah...,lagi nyari dasi"jawab kesyah dengan suara yang tak kalah lantangnya.ya tali keramat yang kesyah maksud adalah dasi.kenapa kesyah menyebutnya tali keramat?,karena hanya dengan benda itu kesyah bisa masuk dan keluar kedalam sekolah dengan tenang dan aman.tanpa mendapat ceramahan dan hukuman yang amat membosankan

"nah ini dia"ujar kesyah setelah mendapat dasinya.kesyahpun langsung melangkah tergesa-gesa keluar dari kamarnya menuju meja makan sebelum mamanya meneriakinya lagi

"morning ma"sapa kesyah setelah berada di dekat dengan meja makan dengan senyum sumeringahnya

"eits.."cegah sintia saat melihat putrinya akan duduk membuat kesyah mengerutkan dahinya.lalu kembali menegakkan tubuhnya dan mundur beberapa langkah dari meja makan

"nggak ada sarapan-sarapan.berangkat sekarang.kamu nggak liat ini udah jam berapa sekarang.kamu pikir itu sekolah kakekmu jadi kamu bisa datang jam berapa aja.ini itu hari senin.kamu tuh di sekolah harus jaga sikap.kaka kamu itu wakil ketua osis di sekolah.jangan buat dia malu dong.masa punya adik tukang onar dan nggak disiplin"cerocos sintia dengan tegas.membuat kesyah dengan kesal langsung melangkah keluar dengan almamaternya yang ia sampirkan di bahunya

"almamaternya di pake kesyah"teriak sintia saat melihat putrinya sudah menghilang di balik pintu

Kesyah mendengus kesal saat mendengar suara cempreng wanita paruh baya yang merupakan ibunya itu yang bisa membuat telinga orang tuli.kesyahpun memakai dengan tidak santai almamater berwarna abu-abunya

Kesyahpun membuka pintu mobilnya lalu duduk di kursi kemudi.dan kesyahpun langsung menancab gas membelah jalanan jakarta yang macet menuju sma antariksa dengan kecepatan di atas rata-rata.padahal jarum jam sudah menunjukan pukul 7:25.yang tentunya gadis itu sudah melewati 15 menit kegiatan upacara.yang kemungkinan 2 menit lagi akan selesai

Bad MemoriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang