Bagian 59

36 1 0
                                        

Kevin benar-benar merindukan sosok ayah dalam hidupnya.jika bisa memutar waktu aku tidak akan membiarkan papa bekerja terlalu keras

"ya udah ka.kesyah mau cari makan dulu.laper"ujar kesyah lalu melangkah pergi di ikuti kevin di blkangnya

Kesyah kini tengah duduk di kantin rumah sakit dengan nasi goreng di hadapannya dengan mengkhayal.sampai-sampai seseorang duduk di hadapanyapun tak ia sadari.

"serius banget"ujar orang itu membuat kesyah tersentak lalu menatapnya kaget

"sejak kapan lo disini?"tanya kesyah bingung pada orang itu yang tak lain adalah alka

"beberapa detik yang lalu"ujar alka santai

"ooo.kirain udah lama"ucap kesyah lalu melanjutkan kegiatan makannya

"abis ngejengukin hana?"tanya alka sambil menatap kesyah yang tengah menyuapkan satu sendok nasi goreng kedalam mulutnya

"iya.lebih tepatnya nganterin makan buat emak,bapaknya sih"ujar kesyah dengan mulut penuh akan nasi goreng

"masih marahan ya sama mereka berdua?"tanya alka lagi.entah pria ini duduk di kantin untuk makan atau hanya karena melihatnya.karena pria ini sejak tadi tidak menyentuh kertas menu yang ada di hadapannya

"udah enggak sih.gue kan nggak bisa marah lama ke dia.diakan tukang rayu"cetus kesyah asal.membuat alka sedikit tertawa

"lo nggak masuk kampus hari ini?"tanya alka lagi.membuat kesyah sedikit menahan amarahnya.entah kenapa kini tiba-tiba kesyah merasa kesal jika di tanyai terus.apa pria ini berusaha sok akrab denganya sebagai seorang sahabat.jika memang begitu adanya.kesyah benar-benar akan marah.karna pria ini hanya membuatnya semakin tidak bisa melupakanya dan hanya membawa sakit di hatinya.

"lo mau makan atau mau nanyain gue terus?"ujar kesyah sinis membuat alka mengankat satu alisnya bingung

"lo ke ganggu ya?.sorry"ucap alka dengan sedikit merasa bersalah sekaligus bingung.

"banget"ketus kesyah sambil menjatuhkan sendok di tanganya sehingga menimbulkan dentingan keras saat sendok itu menerpa piring

"ya udah gue tinggal dulu kalo gitu"ujar alka lalu bangkit dan mengacak rambut kesyah lalu langsung melangkah pergi

"apa-apaan barusan.guekan marah karena dia sok akrab sama gue.dasar nggak peka.lo bener-bener ngebuat gue nggak bisa ngelupain lo al.gue masih sayang sama lo"batin kesyah kesal

***

Kesyah kini tengah duduk selonjoran di sofa depan tv dengan setoples kue kering di tanganya.gadis berusia 19 tahun itu kini tengan menyaksika serial kartun anak-anak upin & ipin dengan sesekali tertawa jika ada hal yang menurutnya  lucu

Tawanya harus terhenti ketika melihat ka kevin dan k jinan datang dengan sosok abrar di blakangnya.apa cowok itu tidak tau aturan bertamu di rumah orang.ini sudah larut dan dia masih bertamu.

"syah buatin minum buat abrar"perintah kevin tegas lalu mempersilahkan abrar duduk

Kesyahpun dengan ogah-ogahan bangkit lalu melangkah menuju dapur untuk membuatkan minum untuk abrar sesuai perintah Sang kaka.kesyah berfikir jika dia sejahat pemeran antagonis di sinetron ia akan mencampuri sianida kedalam teh yang ia buat untuk si abrar itu.

Namun sayangnya kesyah tidak sejahat itu.setidaknya di dalam dirinya masih terdapat sisi baiknya.kesyahpun membawa teh buatanya ke ruang tv untuk d berikan pada abrar

Kesyah meletakan secangkir teh di tanganya di hadapan abrar dengan senyum  jahatnya"lain kali kalo bertamu di rumah orang,tau waktu ya bapak yang sok solleh"ucap kesyah pelan yang hanya bisa di dengar oleh abrar.membuat pria itu malah menunjukan senyum lebarnya

Bad MemoriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang