Bagian 37

50 4 0
                                        

"cabut"ujar alka pada teman-temanya lalu mengambil piringnya yang ada di atas meja lalu langsung melangkah pergi di ikuti andre dan angga

Kevin masih diam di tempatnya dengan piring di tanganya yang masih berisi nasi serta lauk pauknya yang nampak belum tersentuh sambil menatap gadis badung di hadapanya

"sampe di jakarta uang jajan kamu kaka tahan 2 minggu.dan kaka bakalan laporin sikap nggak sopan kamu sama mama.jangan ngerenggek di hadapan kaka.belajar buat berani menerima kesekuensi"ujar kevin dingin lalu langsung menyusul teman-temanya

Kesyah melotot tak percaya mendengar penuturan kakanya.uang jajanya di tahan 2 minggu!!.bisa mati kelaparan dia selama di sekolah.sungguh kesyah tak habis pikir dengan sifat kakanya yang lebih membela teman-teman tak jelasnya itu di bandingkan dirinya.adik kandungnya

Kesyah bangkit lalu mekangkah masuk kedalam vila meninggalkan teman-temanya yang menatapnya dengan perasaan kasihan dan lucu.lucu karena melihat tingkah kesyah yang lucu saat kesal

***

Hari ini kesyah sudah siap dengan seragam sekolahnya.kemarin kesyah dan peserta study tour lainya sampai di jakarta.setelah 1 minggu berada di bali akhirnya mereka kembali pulang ke jakarta.

Kesyah melangkah menuruni anak tangga denga langkah tergesa-gesah karena jarum jam di pergelangan tanganya sudah menunjukan pukul 08:00.sintia menatap putrinya bingung.karena melihat putrinya tergesah-gesah

"sarapan dulu sayang"ujar sintia lembut

"enggak ah ma.mama gimana sih ko nggak bangunin kesyah sih.jadi telat kan kesyah"ujar kesyah kesaom membuat skkbntia mengerutkan keningnya

"telat?.kamu ngigo?"ucap sintia bingung

"iya telat.mama liat nih.udah jam 8 ma"cerocos kesyah dengan nada tidak santai sambil mengangakat pergelangan tanganya menunjukan jam navy di tanganya.membuat sintia mempautkan bibirnya menahan tawa

"ko mama malah ketawa"ujar kesyah kesal

"ya iyalah.orang kamunya lucu.kamu liat jam berapa sekarang"ujar sintia sambil menggerakan kepala putrinya menuju jam dinding yang tertempel di samping kanan

"06:10"

"biasa ma.dia kan emang agak gesrek otaknya"ujar kevin dengan santai membuat kesyah menatap kearahnya dengan tatapan horor.iya yakin pasti semua ini ulah kakanya.dari jam dinding di kamarnya yang di cepatkan,jam wekernya yang di stel jam begini begitu juga jam tanganya

"ini pasti kerjaan lo kan.ngaku nggak"ujar kesyah ketus

"lo nggak maksa juga.gue bakalan ngaku kali.emang gue yang ngubah jarum jam dinding lo sama jam tangan lo dan juga jam weker lo.itu supaya lo bangun cepet.lo kan orangnya kebo"ujar kevin santai sambil mengikat tali sepatu all starnya

"lo bener-bener ya.ma liat deh ulah ka kevin"adu kesyah kesal

"itu bagus lo.mama malahan dukung kaka kamu.biar kamu tuh kesekolahnya nggak telat-telat terus"ujar sintia sambil tetap fokus menata sarapan di meja

"iii mama gimana sih.awas aja lo ya"ucap kesyah sambil menunjuk kevin lalu menundukan bokongnya di kursi

"udah-udah ko malah berantem.kamu juga kevin jangan gitu sama ade kamu.ayo srapam dulu"ujar sintia menasehati dengan lembut

"iya ma janji nggak gitu lagi.nggak bisa.kevin ada rapat osis pagi.di isi di kotak bekal aja ma"ujar kevin lembut.bisa saja kevin menolak dengan alasan bisa sarapan di kantin tapi kevin tidak ingin menyakiti perasaan sang mama yang sudah rela bangun pagi hanya untuk menyiapkan sarapan untuknya dan juga adiknya

"ya udah tunggu bentar"ujar sintia lembut lalu mekangakah menuju dapur.dan tak perlu waktu lama sintia kembali dengan kotak nasi di tanganya.sintiapun mulai memasukan nasi dan lau pauk kedalam kotak nasi di tanganya lalu memberikanya pada kevin setelah selesai

Kevin mengisi kotak bekalnya kedalam tas ransel hitamnya lalu langsung bangkit dan menyalimi tangan sintia

"kevin berangkat ya ma"ujar kevin sambil berlari keluar rumah.membuat kesyah cepat-cepat meminum susunya lalu menyalimi tanga sintia

"ka tungguin gue"ujar kesyah lantang sambil berlari keluar rumah dengan tas ransel di bahu kananya

Kesyah mengerutkan keningnya saat melihat sepatu all starnya tidak ada di rak sepatu.lalu kesyah menoleh kearah luar rumah.dan kesyah mendapati kakanya yang sudah berada di dalam mobilnya dengan sepatu di tanganya yang ia keluarkan dari jendela mobil

"ka kevin spatu gue!!"teriak kesyah kesal sambil menghentakan kakinya

Kevin menjulurkan lidahnya mengejek kesyah.sambil mengangkat tanganya keudara lalu membuang sepatu kesyah tepat masuk kedalam tong sampah.membuat kesyah membelalakan matanya

"ambil tuh spatu loh.gue berangkat duluan ya.o iya satu lagi.abis lo ambil sepatu lo jangan lupa madi lagi.takutnya entar lo kesekolahnya bau sampah lagi.kan bisa ngerusak reputasi gue sebagai the most wanteed di sekolah.oke adikku sayang"ujar kevin dengan setengah berteriak lalu langsung menancab gas meninggalkan perkarangan rumah

"kampret lu ka.awas aja lo"teriak kesyah tak kalah lantang membuat sintia yang mendengar dan menyaksikan pertengkaran kedua anaknya itu tersenyum senang melihat keakrapan kedua anaknya

***

Alka pov:

Pagi ini gue pengen kerumah lama gue dulu sebelum kesekolah.gue memberhentikan motor gue di depan rumah yang lumayan terlihat tua

Gue melangkah memasuki perkarangan rumah dengan kunci ber gantungan panda di tanganku.saat pintu terbuka kata yang pantas di ucapkan adalah kotor,berantakan.

Frame foto berjejer manis di atas nakas.frame foto itu menunjukan foto dua perempuan paling berarti dalam hidup gue.mereka nampak tersenyum dalam foto itu.menunjukan betapa bahagia mereka saat itu.

Dua perempuan itu kini telah tiada.menyisakan perih dan kenangan indah di memori dan hati gue.rasanya terlalu cepat allah mengambil mereka.dua perempuan itu adalah angel dan delina.adik dan sang bunda tercinta

Tak terasa setetes buliran bening berhasil membasahi pipi gue.rasa bersalah itu kembali muncul.jika saat itu bunda nggak nyelamatin gue dari pria bejat itu mungkin bunda masih hidup,jika saat itu gue ada di samping angel nyemangatin dia dan beri kasih sayang seorang kaka mungkin saat itu angel nggak akan ngeakhirin hidupnya dengan cara gantung diri.

Gue emang pembunuh.gue penyebab kematian bunda dan angel gue gagal jadi anak dan kaka yang baik.rasanya gue ingin mengakhiri hidup gue saat ini.tapi gue nggak mau ngeliat pria bejat itu hidup tenang tanpa rasa bersalah.gue udah janji sama nagel dan bunda  akan membalas semua perbuatan yang pria itu lakukan pada bunda dan angel

***
Author pov:

Kesyah baru saja sampai di sekolah kesyah melangkah tergesah-gesah.langkah kesyah terhenti saat seseorang hampir saja menabraknya dengan mobil.

Cowok di dalam mobil itu nampak terkejut lalu trun dari mobilnya dengan wajah datarnya.itu yang kesyah lihat

"kalo mau mati pilih tempat yang strategis .jangan di sekolah nanti nyusahin banyak orang"ujar cowok itu dingin

Kesyah menatap cowok itu dengan kesal.bagaimana bisa ada cowok model seperti ini di muka bumi

"maaf ya ko bapak jadi nyalahin saya ya.kan bapak yang salah.udah tau ini tuh area sekolah ko bawa mobilnya ngebut.emang bapak pikir ini arena balapa"ujar kesyah sarkistik

"harusnya ibu juga tau.ini kan jalannya mobil ko ibu lari lari di area sini"jawab cowok itu datar

"ibu?mata lo katarak?.orang masih mudah,cantik jelita gini lo panggil ibu.lo pikir gue ibu kantin"ujar kesyah ketus sambil menunjukan wajah kesalnya

"kan lo yang duluan manggil gue bapak.situ juga buta.lo kan liat gue pake seragam ngapain lo manggil gue bapak?"balas cowok itu dengan tangan di dalam kedua saku celana

***

Hay gays update lagi ni

Jangan lupa ya klik gambar bintang di bawah👇buat suport aku semangat nulis

Tungguin part selanjutnya ya👌

Bad MemoriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang