Mari mainkan lagumu dan baca kisahmu.
Hari ini aku akan mengiburmu
Dengan sebuah cerita yang sangat ringan
Tentang hati yang mencintai dia
Tentang hati yang mengerti akan terluka
Namun, tetap mempertahankannya.
Bermain dengan hatiku da...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*****
Hani tak dapat menyembuntikan kebahagiannya siang menjelang sore saat ini, Hani akan pulang bersama dengan Zaki, kejadian yang hanya bisa Hani bayangkan akhirnya menjadi kenyataan.
Hani berjalan disamping Zaki, melewati lorong sekolah menuju parkiran. Keadaan di sekitar cukup sepi, bel pulang sudah berbunyi satu jam yang lalu. Hanya tersisa siswa dan siswi yang tengah menjalani ekstrakulikuler.
Sesampainya di Parkiran, mereka berdua segera menaiki motor dan beranjak dari sekolah.
Hani terus bersorak dalam hati. Ia harus banyak berterima kasih ke Si Ucup!
*****
Sepanjang perjalanan, mereka tidak diam, suasana begitu mencair dan hangat. Keduanya saling berbincang, Hani selalu membuka topik duluan untuk bisa ngobrol dengan Zaki. Untungnya cowok baik hati itu, selalu merespon dan menjawab setiap pertanyaan dan ucapan Hani.
"Kak, lo lapar nggak?" tanya Hani ketika mereka sudah memasuki gapura perumahan mereka.
"Lumayan, kenapa?" balas Zaki.
"Makan Bakso Bang Asep dulu mau?" tawar Hani penuh harap. "Kasian dia dari kemarin muter-muter terus nggak ada yang beli," lanjut Hani lebih memperjelas agar Zaki tidak curiga.