"Soobin!!!"
Soobin menoleh. "Nakyung? Ada apa?"
Gadis bernama Lee Nakyung itu menyerahkan sebuah bando yang patah kepada Soobin.
"Apa ini?"
"Kamu bisa lihat itu adalah bando"
"Ya aku tau. Maksudku, apa maksud kamu ngasih aku bando ini? Aku kan cowok. Lagipula bando ini patah"
Nakyung tampak sedikit kesal. "Gini lho Choi Soobin ketua OSIS yang terhormat, itu bando aku temuin di area sekitar gudang yg kebakar. Dan aku ingat betul ada 3 orang yang suka memakai bando itu"
"Siapa?"
"Kak Pinky, Minju sama Kak Tzuyu"
"Kamu yakin?"
"Yakin. Memang banyak yang suka pakai bando di sekolah ini, tapi yang modelan itu cuma mereka deh seingatku. Dan sekarang Kak Pinky sama Kak Tzuyu kan udah nggak pake bando lagi. Kalo Minju, dia kan belum masuk sekolah. Kalau menurutku sih ya antara Kak Pinky atau Kak Tzuyu"
"Terus kenapa kamu baru kasih sekarang?"
"Maaf aku baru bisa kasih sekarang. Aku takut mau ngasih ke kalian. Aku harus mengumpulkan keberanian buat ngasih itu"
Soobin mengangguk-angguk maklum. "Baiklah. Makasih Nakyung. Berhati-hati lah"
Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata tajam yang sedikit tertutup poni sedang mengintai mereka.
**
Lia berlari-lari kecil menuju kantin. Kelasnya baru saja selesai jam olahraga. Dia bermaksud membeli minuman di kantin, sekalian membelikan pesanan Yeji dan Chaeyeon.
Tiba-tiba mata Lia tertuju pada sosok Chaeyoung Son yang berjalan menuju rooftop sambil celingak-celinguk. Di depan sana, ada teman sekelasnya, Nakyung. Karena penasaran, Lia pun membuntuti. Sebelumnya, dia mengirim pesan kepada Yeji, mengatakan kalau dia akan sedikit telat karena ada something.
Di rooftop,,,
Lia mendengar suara berisik. Seperti orang bertengkar. Kemudian terdengar suara orang menggeram, lalu terdengar suara benturan.
Lia pun mencoba mengintip. Dan betapa terkejutnya dia karena dia melihat Nakyung sedang dijerat menggunakan tali di lehernya oleh seseorang. Di sebelahnya ada lagi gadis yang pingsan. Tampaknya kena bius.
Tanpa sadar, Lia melangkahkan kakinya mendekat.
"Chaeyoung???"
Semua yang ada di rooftop menoleh. Yang disebut namanya menghentikan aktivitasnya. Dua temannya yang lain terlihat terkejut melihat kedatangan Lia.
Salah 1 dari mereka berbisik, "Katanya kakak sudah memastikan kita aman?"
Yang diajak bicara hanya menggelengkan kepala. "Sepertinya tidak mempan untuknya", katanya
Lia mengabaikan dua orang yg berbisik-bisik itu. Dia fokus pada gadis yang ada di hadapannya.
"Chaeyoung, tidak kusangka ternyata kau dan juga mereka pelakunya!!! Akan kulaporkan kalian pada pihak berwajib!!!"
Lia segera berbalik, bermaksud memberitahukan semuanya kepada teman-temannya. Tapi salah 1 dari mereka yang memiliki tatapan mata tajam dan yang paling tinggi berhasil menahan tangan Lia.

KAMU SEDANG MEMBACA
Death Bell: Chae?
FanfictionSemua berawal dari ditemukannya Kim Sohye yg tewas di gudang sekolah. Pesan kematiannya hanyalah sebuah tulisan di bangku. Tulisan itu menunjuk siapa pelakunya. Tulisan itu adalah "Chae". Jadi, dari sekian nama Chae di sekolah itu, siapakah pelakuny...