Hyunjin menatap seseorang didepannya dengan tidak tertarik.
"Jeno, hentikan. Aku tetap tidak akan menyetujui kau bersama adikku."
"Ck ayolah Jin, memangnya kenapa jika aku dengan Jaemin?"
"Kau sialan. Aku tidak mau adikku bersama dengan orang sialan sepertimu."
"Sialan? Kau ini temanku. Kau harusnya tahu jika aku sangat baik, tidak somb-"
"Omong kosong Lee Jeno." Hyunjin beranjak dari duduknya berniat pergi dari apartemen Jeno.
"Aish! Tunggu Jin! Kau mau apa? Akan aku belikan. Kau mau mobil baru? Apartemen? Ayo katakan."
"Aku tidak butuh semua it-"
"Aku tahu. Aku akan memberikanmu nomor seseorang. Setuju? Bagus! Kau setuju." Jeno tersenyum dengan bangga lalu membuka ponsel miliknya.
"Aku sudah mengirimkan nomornya. Tidak usah berterima kasih. Kau boleh pulang. Jangan lupa sampaikan salamku pada adikmu itu."
"Benar-benar sialan." Ucap Hyunjin lalu pergi dari apartemen Jeno menuju rumahnya.
"Hyunjin hyung!" Baru sampai dirumah, Hyunjin sudah disambut dengan suara keras milik adiknya itu.
"Hm?"
"Apa Jeno ikut bersamamu hyung? Dimana dia?"
"Ck kau sama saja seperti Jeno."
"Ya sama hyung! Kita kan satu hati hehe." Lelah mendengar ucapan Jaemin, Hyunjin lebih memilih melangkah menuju kamarnya.
Hyunjin mengumpati seseorang yang menelfonnya saat bermain game.
"Sialan! Ada apa Lee Jeno?!"
"Calm down dude. Kau ingat nomor yang kuberikan tadi?"
"Hm. Lalu?"
"Orang itu, adik sepupuku hehe. Kau bisa mulai untuk mendekatinya."
"Kau mengorbankan sepupumu agar kau bisa mendapatkan adikku?"
"Bukan begitu. Tapi juga begitu hehe."
"Aku semakin yakin tidak akan menyetujui kau dengan Jaemin."
"Hei! Kenapa begitu? Aku sudah baik padamu. Aku bahkan sudah mengatakan pada sepupuku agar besok kau menemaninya mencari buku. Bukankah aku sangat baik?"
"Baik apanya? Kau seenaknya begitu."
"Tidak bisa ditolak Jin. Dia bilang akan menunggumu besok. Akan kukirim waktu dan alamatnya nanti. Sekarang kau bisa melanjutkan game mu. Aku tidak akan mengganggumu. Aku menyayangi Jaemin. Bye Hyunjin."
"Sialan!" Hyunjin bergidik ketika membayangkan Jeno yang mengatakan sayang kepadanya.
"Jeno sialan. Aku jadi harus mengantar sepupunya. Apa aku harus datang? Ck tapi dia bilang jika akan menungguku. Terserah. Lebih baik tidur."
TBC
Makasih udah vomen~
KAMU SEDANG MEMBACA
hyunjeong ~ oneshoot
De Todojust a little happiness of hyunjeong~ Beberapa rated M Kritik saran? Komen Sorry for typo
