1. Pengertian, Hukum Shalat, Hikmahnya, dan Keutamaannya

200 3 0
                                        

A. Pengertian shalat.

Shalat menurut bahasa adalah: [ الدعاء ] doa atau [ الدعاء بخير ] doa untuk kebaikan.

Sedangkan menurut istilah syariat Islam adalah: Sedangkan menurut istilah syariat Islam adalah:

[. [أقواؿ وأفعاؿ تؼصوصة، مفتتحة بالتكبير، تؼتتمة بالتسليم

Ucapan dan perbuatan khusus, diawali dengan Takbir dan ditutup dengan Salam.

B. Hukum Shalat

Shalat adalah kewajiban dari Allah Ta'ala kepada setiap orang Mukmin, sebab Allah Ta'ala memerintahkannya dalam banyak sekali firman-firman-Nya. Allah Ta'ala berfirman,

"Maka dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."(An-Nisa 103).

Allah Ta'ala berfirman,
"Peliharalah segala shalat, dan (peliharalah) shalat wusthaa." (Al-Baqarah: 238).

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjadikan shalat sebagai kaidah kedua di antara kelima kaidah Islam. Beliau bersabda,

بني الإسلام على خمس: شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمدا
رسول الله، وإقام الصلاة، وإيتاء الزكاة، والحج، وصوم رمضان.

"Islam dibangun di atas lima (kaidah): Kesaksian bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, haji ke Baitullah, dan puasa di bulan Ramadhan. "(Diriwayatkan Al-Bukhari).

Orang yang mengingkari meninggalkan shalat harus dibunuh berdasarkan hukum syar'i, dan orang yang meremehkannya adalah fasik.

C. Hikmah Shalat

Di antara hikmah diwajibkannya shalat bahwa shalat itu membersihkan jiwa, menyucikannya, mengkondisikan seorang hamba untuk munajat kepada Allah Ta'ala di dunia dan berdekatan dengan-Nya di akhirat, serta melarang pelakunya dari mengerjakan perbuatan keji dan kemungkaran. Allah Ta'ala berfirman,

"Dan dirikan lah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. "(Al-Ankabut: 45).

D. Keutamaan Shalat

Penjelasan tentang keutamaan shalat, dan begitu tinggi nilainya, maka cukup dengan membaca hadits-hadits berikut:

Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,

رأس الأمر الإسلام، وعموده الصلاة، وذروة سنامه الجهاد في سبيل الله.

"Pokok segala sesuatu ialah Islam, tiangnya ialah shalat, dan puncaknya ialah jihad di jalan Allah."(Diriwayatkan Muslim).

Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,

بين الرجل والكفر ترك الصلاة

"Jarak antara seseorang dengan kekafiran ialah meninggalkan shalat."(Diriwayatkan Muslim).

Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,

أمرت أن أقاتل الناس حتى يشهوا أن لا إله إلا الله، وأن محمداً رسول الله، ويقيموا الصلاة، ويؤتوا الزكاة، فإذا فعلوا ذلك عصموا مني دماءهم وأموالهم إلا بحق الإسلام وحسابهم على الله.

"Aku diperintahkan memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Muhammad adalah utusan Allah, mendiri-kan shalat, dan membayar zakat. Jika mereka melakukan itu semua, maka darah mereka dan harta mereka terlindungi dariku kecuali dengan hak Islam, dan perhitungan mereka sepenuhnya pada Allah Azza wa Jalla. "(Muttafaq Alaih).

Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam ketika ditanya tentang amal perbuatan apa yang paling utama, maka beliau bersabda,
الصلاة لوقتها.

"Shalat pada waktunya. "(Diriwayatkan Muslim).

Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,

مثل الصلوات الخمس كمثل نهر عذب غمر بباب أحدكم يقتحم فيه كل يوم خمس مرات، فما ترون ذلك يبقي من درنه؟ قالوا: لا شيئ. قال: فإن الصلوات الخمس تذهب الذنوب كما يذهب الماء الدرن.

"Perumpamaan shalat-shalat lima waktu adalah seperti air tawar yang melimpah di pintu rumah salah seorang dari kalian di mana ia mandi di dalamnya lima kali dalam setiap hari, maka bagaimana menurut kalian apakah masih tersisa sedikit pun kotoran padanya?" Para sahabat menjawab, "Tidak tersisa. "Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Sesungguhnya shalat lima waktu itu menghilangkan dosa-dosa sebagaimana air menghilangkan kotoran. " (Diriwayatkan Muslim).

Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,

مَا مِنِ امْرِئٍ مُسْلِمٍ تحضره صلاة مكتوبة فيحسن وضوءها وخشوعها ور كوعها إلا كانت كفارة لما قبلها من الذنوب، ما لم تؤْت كبيرةٌ، وذلك الدهر كله.

"Tidaklah seorang Muslim yang tiba padanya waktu shalat wajib kemudian ia memperbaiki wudlunya, khusyu'nya, dan ruku'nya melainkan shalatnya menghapus dosa-dosa sebelumnya, selagi dosa besar tidak dikerjakan, dan itu selama setahun penuh. "(Diriwayatkan Ahmad dan lain-lain. Hadits ini hasan)

🌠🌠🌠

ملخص الفقه الإسلامي {٢} - كتاب أحكام الصلاة ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang