Bintang membawa Bulan berjalan jalan di panti asuhan sambil sesekali bermain dengan anak anak disana.
Bulan merasa sangat senang dia tersenyum tipis.
"Wow! Kamu senyum tadi?"ucap Bintang membuat Bulan mengangguk.
"Manisnya aku suka senyum kamu karena aku!"ucap Bintang tersenyum senang.
"Sebegitu senangnya kamu? Terima kasih telah membuatku tersenyum lagi"batin Bulan.
"Lan..."ucap Bintang.
"Ya kenapa?"ucap Bulan.
"Mau pulang?"ucap Bintang.
"Ya Allah sampe lupa jam berapa sekarang?"ucap Bulan.
"Jam dua siang!"ucap Bintang.
Astaga Bulan sudah empat jam disini dan dia sudah terlambat sekarang.
"Maaf aku harus pulang sekarang" ucap Bulan.
"Biar aku anter!"ucap Bintang.
"Nggak perlu aku bisa sendiri"ucap Bulan lalu pergi mencari taksi.
-⭐🌕⭐-
Bulan sampai dirumah sakit...
Bulan berjalan menuju tempat seharusnya dari satu jam lalu dia berada disana.
"Maaf"ucap Bulan menundukkan kepalanya.
"Ya Allah kamu dari mana aja Lan?" ucap Gina.
"Maaf bun tadi keasikan main sama temen"ucap Bulan.
"Ya udah nggak papa ayuk cepetan masuk!"ucap Gina menuntun Bulan masuk.
-⭐🌕⭐-
Keesokan harinya...
Semua anak sudah berbaris rapi dilapangan sebentar lagi upacara akan dimulai.
Bulan berada di barisan paling belakang ia sendirian karena tak punya teman lain selain Bintang dikelasnya.
Sekarang Bintang sedang didepan menjadi pemimpin upacara.
"Aku bangga sama kamu Tang"batin Bulan.
Bulan merasa kepalanya berdenyut sangat sakit.
"Awh..."ucap Bulan memegang kepalanya.
"Kak kakak kenapa?"ucap seorang anak PMR memegang bahu Bulan.
"Kepala aku sakit"ucap Bulan.
"Kita ke UKS sekarang kak!"ucapnya lalu memapah Bulan menuju UKS.
Bintang dapat melihat dari ekor matanya Bulan pergi dan itu membuat Bintang khawatir tapi dia harus fokus pada tugasnya sekarang ini.
-⭐🌕⭐-
Bulan berbaring memejamkan matanya kepalanya terasa berputar.
"Maaf apa kamu bisa ambilin tas aku dikelas?"ucap Bulan pada petugas PMR yang ada disana.
"Bisa kakak dikelas apa?"ucapnya lalu Bulan memberi tahu kelas dan letak bangkunya lalu dia segera pergi.
Beberapa lama kemudian dia kembali membawa tas Bulan.
"Ini kak!"ucapnya.
"Makasih ya"ucap Bulan.
"Sama sama!"ucapnya lalu pergi keluar.
Bulan mengambil sebuah obat lalu dia meminumnya.
"Tolong jangan lagi... Jangan sekarang aku mohon..."batin Bulan.
Bulan tertidur setelah meminum obat lalu datanglah seseorang ke UKS.
"Bulan..."ucapnya mengusap pipi Bulan membuat Bulan membuka matanya.
"Bintang"ucap Bulan.
"Kamu kenapa?"ucap Bintang.
"Kepala aku pusing"ucap Bulan.
"Gimana keadaan kamu sekarang? Masih pusing? Apa perlu kerumah sakit?"ucap Bintang dan Bulan menggeleng.
"Aku baik baik aja"ucap Bulan.
Teo menghentikan langkahnya didepan pintu UKS lalu segera melangkah pergi.
Jangan lupa tinggalkan jejak!
Vote and komen!
KAMU SEDANG MEMBACA
BulBin (END)
Teen FictionCERITA UDAH END BUT PART MASIH LENGKAP! SO HAPPY READING❤ BulBin -> My Moon / Bintang Untuk Bulan "Kamu nggak laper?"ucap Bulan. Tunggu Bulan kenal suara ini lalu dia melihat dengan ekor matanya dan benar dia Bintang. "Nggak"ucap Bulan lalu kembal...
