Teo aneh🌟

95 25 0
                                        

Tanpa mereka sadari ada Bulan yang mendengar itu semua dibalik pintu.

Bulan menahan tangisanya lalu berlari secepatnya menuju kamarnya.

Mengunci pintu kamarnya lalu duduk dipojok ruangan menekuk kakinya.

"Hiks... Hiks... Hiks..."
"Semuanya gara gara aku hiks..."
"Bunda sama ayah berantem karena aku hiks..."
"Maafin Bulan hiks..."
Ucap Bulan.

Keesokan harinya...

Bulan membuka matanya dia tertidur dilantai lalu dia segera masuk kekamar mandi.

-⭐🌕⭐-

Sesampainya disekolah...

Bulan duduk menenggelamkan kepalanya dilipatan tangannya.

Bulan merasakan ada yang mengusap kepalanya membuat dia mendongak.

"Lan kamu kenapa?"ucap Bintang.
"Aku kenapa?"ucap Bulan.
"Kamu nangis lagi! Cerita sama aku ada apa?"ucap Bintang.
"Oh! Ini cuma... Tadi malem aku habis nonton Drakor endingnya sedih banget makanya aku nangis"ucap Bulan bohong.
"Oh... Gitu nggak usah nonton Drakor lagi kalo mau cari aja yang endingnya bahagia!"ucap Bintang entah kenapa membuat hati Bulan sakit.

"Aku takut kita sad ending Tang..." batin Bulan.

Bulan menganggukan kepalanya.

-⭐🌕⭐-

Bintang memaksa Bulan untuk menemaninya ke kantin.

"Tang... Aku pergi aja ya?"ucap Bulan.
"Ets... Nggak boleh kamu harus nemenin aku aku nggak mau sendiri!" ucap Bintang.
"Sendiri kata siapa orang kantin rame gini"ucap Bulan.
"Maksudnyakan nggak ada yang duduk sama aku"ucap Bintang.
"Panggil Teo aja"ucap Bulan.
"Males akhir akhir ini dia aneh!"ucap Bintang membuat Bulan bungkam tak tau mau menjawab apa lagi.

Bulan mengedarkan pandangannya banyak sekali anak yang menatapnya kesal lalu matanya terpaku pada Teo.

Teo berdiri didepan kantin dengan pandangan yang tak bisa diartikan lalu pergi begitu saja.

-⭐🌕⭐-

Bulan duduk dihalte bus lalu tiba tiba Teo datang menyondorkan sebuah buku.

"Ini buat aku?"ucap Bulan.
"Iya tenang aja ini novel happy ending jadi lo nggak perlu nangis! Gue nggak suka lo nangis!"ucap Teo meletakanya di bangku disamping Bulan lalu pergi.
"Makasih"ucap Bulan.

Teo mengangguk dengan terus berjalan meninggalkan Bulan.

"Dia aneh"batin Bulan.

-⭐🌕⭐-

Malam harinya...

Bulan sudah bersiap siap akan datang ke pesta keluarga Andreas begitu juga keluarganya.

"Bulan ayuk!"ucap Surya membuka pintunya lalu kaget.
"Kenapa kak? Nggak cocok ya sama aku?"ucap Bulan.
"Kamu cantik banget semua cowo bakal kecantol kalo kamu kayak gini Lan!"ucap Surya sambil terkekeh.
"Kakak beneran?"ucap Bulan dan Surya mengangguk.
"Beneran ayuk berangkat nanti telat lagi!"ucap Surya.

Bulan benar benar terlihat cantik apalagi dia tak memakai kacamata bacanya ya Bulan bukanya min tapi itu hanya kaca mata bacanya.



Jangan lupa tinggalkan jejak!
Vote and komen!

BulBin (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang