Gue Udah Punya Cewe!🌟

109 4 0
                                        

Disinilah Bulan dan Bintang sekarang sebuah butik mereka sedang fiting baju pengantin.

Bulan menatap Bintang yang memakai tukedo berwarna putih dan Bintang menatap Bulan memakai gaun pengantin yang begitu indah berwarna putih juga.

"Kamu cantik!"ucap Bintang membuat Bulan tersipu.
"Makasih!"ucap Bulan menunduk malu membuat Bintang terkekeh.

Bintang menarik lengan Bulan sampai Bulan menabrak dada bidangnya.

Bulan mendongak dan manik matanya bertemu dengan manik bintang.

"I love you!"ucap Bintang.
"I love you too!"ucap Bulan.

Cup!

Bintang mengecup kilat kening Bulan membuat pipi Bulan semakin merah.

"Bintang..."rengek Bulan menyembunyikan wajahnya di dada Bintang.
"Kenapa hm?"ucap Bintang.
"Kamu ngeselin!"ucap Bulan.
"Ngeselin tapi sayang kan?"ucap Bintang mengusap kepala Bulan.
"Iya ihss..."gerutu Bulan membuat Bintang terkekeh.

Teo menatap jengah ke dua sahabatnya itu apa mereka lupa ada Teo di sana? Ya sudah jelas iya!.

"Inget di sini ada gue woyyyy!!"ucap Teo.

Bulan segera mendorong Bintang yang masih terkekeh.

"Makanya cari cewe O!"ucap Bintang.
"Eh! Jangan kira gue masih jomblo! Gue udah punya cewe!"ucap Teo.

Bulan dan Bintang tersentak kaget menatap tak percaya Teo.

"Bohong dosa loh..."ucap Bulan.
"Kalian nggak percaya banget sama gue!"ucap Teo.
"Beneran?"ucap Bulan dan Bintang bersamaan.
"Iya nggak ada gunanya juga gue bohong!"ucap Teo.
"Siapa?"ucap Bulan dan Bintang lagi lagi secara bersamaan.
"Ada deh nanti waktu pernikahan kalian aja!"ucap Teo.

Bulan dan Bintang mendesah pelan menatap malas Teo.

-⭐🌕⭐-

Setelah itu Teo, Bulan dan Bintang mampir ke sebuah restoran di dekat butik.

"Lo yang bayarkan?"ucap Teo.
"Iya!"ucap Bintang.
"Yes akhirnya gue dapet pj juga dari kalian!"ucap Teo.
"Pesen sepuas lo!"ucap Bintang.
"Pasti pak bos!"ucap Teo semangat 45.

Bulan terkekeh melihat itu lalu menoleh pada Bintang yang sedang menatapnya ternyata.

"Kenapa? Ada yang salah?"ucap Bulan.
"Enggak ada kamu mau pesen apa?" ucap Bintang tersenyum manis sambil menggelengkan kepalanya.

Lalu mereka langsung aja memesan beberapa makanan dan memakannya dengan tenang.

Tiba tiba handphone Teo berbunyi.

😘...

"Hallo!"
"Lo lagi ngapain?"
"Gue lagi makan!"
"Ish... Kok nggak ngajak gue? Gue belum makan ini!"
"Lo nggak bilang! Ya udah gue ke rumah lo!"
"Ngapain?"
"Beli bahan bangunan!"
"Rumah gue bukan toko bahan bangunan!"
"Lo mau makan apa? Nanti gue beliin!"
"Mau... Ayam geprek yang pedes bangetttt..."
"Nanti sakit perut!"
"Enggak! Cepet beliin terus kesini jangan lama lama! Entar gue keburu mati kelaperan!"
"Iya ndoro!"
"Hah?"
"Iya tunggu ya sayang..."

Bip.

Angit memutuskan telfon nya sepihak membuat Teo terkekeh geli.

"Pacar lo?"ucap Bintang.
"Iya gue harus pergi! Sebelum ibu negara marah! Thank's traktirannya!" ucap Teo.

Bulan dan Bintang mengangguk tersenyum manis lalu Teo segera pergi.



Jangan lupa tinggalkan jejak!
Vote and komen!!

BulBin (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang