Bintang menoleh dan matanya bertemu dengan mata Bulan.
"Maaf"ucap Bulan mengalihkan pandangannya.
"Buat apa?"ucap Bintang.
"Natap kamu"ucap Bulan.
"Nggak masalah Lan hmm... Gimana sekarang?"ucap Bintang.
"Gimana apanya?"ucap Bulan menoleh pada Bintang mereka saling menatap.
"Kamu sama Teo?"ucap Bintang.
"Baik"ucap Bulan tersenyum tipis.
"Hmm... Lan-"ucap Bintang.
"Sayang!"ucap Niko.
"Ayah"ucap Bulan tersenyum senang.
"Tang aku pulang dulu ya, makasih udah mau nemenin kamu hati hati pulangnya dahh..."ucap Bulan lalu Bintang mengangguk dan Bulan pun pergi.
-⭐🌕⭐-
Sesampainya dirumah...
Niko dan Bulan berjalan berdampingan masuk kedalam rumah.
"Akhirnya kalian pulang juga!"ucap Gina.
"Gimana acaranya Lan?"ucap Surya.
"Bagus banget kak aku suka"ucap Bulan tersenyum senang.
"Kamu pasti capek istirahat gih!"ucap Niko membuat semuanya tersenyum.
"Iya yah"ucap Bulan lalu masuk ke kamar nya.
"Makasih udah kembali yah!"ucap Surya dan Niko mengangguk.
"Makasih banyak mas!"ucap Gina memeluk Niko dan Niko membalasnya.
-⭐🌕⭐-
Keesokan harinya...
Bulan sedang duduk di taman belakang rumahnya lalu Surya datang duduk disebelahnya.
"Mau jalan nggak?"ucap Surya.
"Kemana kak?"ucap Bulan.
"Kamu maunya kemana?"ucap Surya.
"Pantai yuk kak!"ucap Bulan.
"Oke ayuk!"ucap Surya berdiri.
Bulan memeluk lengan kakaknya lalu mereka berjalan beriringan.
-⭐🌕⭐-
Sesampainya di pantai...
Bulan langsung melepas sepatunya membiarkan kakinya merasakan dinginnya air pantai.
Surya duduk disalah satu bangku mengawasi Bulan sambil meminum es kelapa muda.
"Wahhh... Dingin"ucap Bulan tersenyum senang.
Bulan berjongkok lalu tangannya mengambil sebuah batu.
Lalu Bulan melemparkan batu itu ke laut berkali kali dia melakukan itu.
Bulan tersenyum geli melihat tingkahnya seperti anak anak lalu menepi mencari yang tak ada air.
Bulan duduk menselonjorkan kaki kakinya menatap birunya langit.
Beberapa menit kemudian...
"Bulan!"ucap Surya membuat Bulan menoleh dan mendekat pada kakaknya.
"Ada apa kak?"ucap Bulan.
"Kamu disini dulu jangan kemana mana kakak harus kekampus bentar mau ketemu temen!"ucap Surya.
"Iya kak"ucap Bulan.
"Kakak pergi dulu kalo ada masalah langsung telfon!"ucap Surya mengecup kening Bulan dan Bulan mengangguk.
Bulan mengedarkan pandangannya menatap sekeliling tak ada orang dikenalnya sungguh malang.
Bulan berjalan menelusuri pantai senyumnya tak pernah luntur dari bibirnya.
Bulan berjalan kedepan tapi pandangannya menuju pantai jadi tak tau apa yang ada didepannya.
Bruk!
Bulan menabrak seseorang lalu mengusap usap kepalanya.
"Maaf a-"ucap Bulan terhenti karena didepannya adalah Teo.
"Hai!"ucap Teo.
"Hai... Maaf ya aku nggak sengaja nabrak kamu"ucap Bulan.
"Iya nggak papa, lo sendirian?"ucap Teo dan Bulan mengangguk.
Jangan lupa tinggalkan jejak!
Vote and komen!
KAMU SEDANG MEMBACA
BulBin (END)
Teen FictionCERITA UDAH END BUT PART MASIH LENGKAP! SO HAPPY READING❤ BulBin -> My Moon / Bintang Untuk Bulan "Kamu nggak laper?"ucap Bulan. Tunggu Bulan kenal suara ini lalu dia melihat dengan ekor matanya dan benar dia Bintang. "Nggak"ucap Bulan lalu kembal...
