Chapter 39 : Perjuangan Luna~

2K 249 57
                                        

26 Januari 2020, malam kemarin harusnya jadwal up tapi ternyata aku sempet sakit jadi diganti malam ini. Oh iya, hari ini aku Ultah jadi bakalan triple up.

Gak ada yang mau ngucapin nih? Kasih doa gitu yang baik-baik buat aku.

Di ucapin sama di doain ajja senengnya minta ampun, oh iya bagi yang mau ikut GiveAway silahkan. Masih dibuka sampai tanggal 28 Januari kok, ayo dong pada ikut! Boleh kok nulis di kolom komentar. Ayolah, nyenengin orang dapet pahala lho, aku udah triple up nih buat kalian.

Senengin author amatir yang masih jomblo ini, biar aku bahagia gitu.

Okke, mulai nih ceritanya.

.

.

.

Saat ini usia kandungannya sudah mendekati 9 bulan, semakin sulit untuk Plan melakukan banyak hal. Harus selalu makan banyak karena sang anak lebih dari sekedar memakan sari-sari makanan dari apa yang dimakan olehnya.

Semakin membuncit perutnya, semakin bengkak kakinya. Semakin sering Plan merasa pinggangnya seperti patah karena gerakan yang di lakukan bayi dalam kandungannya amat sangat mengejutkannya. Tubuhnya semakin berat, tapi belum ada tanda-tanda akan melahirkan.

Plan hanya bisa duduk diatas ranjang dan membiarkan suami dan para SheWolf merawatnya. Wajahnya pucat, bibirnya membiru dan tulang rusuknya seperti hampir lepas. Plan hanya bisa bercerita lirih pada suaminya seorang, tubuhnya semakin lemah. Mean tak tega melihat istrinya seperti itu, dirinya hanya meninggalkan Luna-nya dua jam dalam sehari, karena tugasnya juga tak dapat ditinggalkan. Sementara saat bertugas pun, dia selalu memikirkan Plan yang kesakitan dan terus menerus merubah posisi duduknya.

Perth lebih sering mengunjungi adik manusianya itu, memberikan jamu yang diberikan para tetua yang sengaja dititipkan padanya. Perth begitu khawatir, dia tak ingin kehilangan untuk yang kedua kalinya setelah ditinggal Best dan orangtuanya. Tidak sulit mengetahui keadaan Plan, karena nyaris setiap malam telinga tajam mereka mendengar rintihan sakit dari sang Luna. Juga karena sejak usia kandungannya 7 bulan, Plan hampir tak pernah keluar kamar Alpha. Jika pun keluar hanya sampai di dapur atau ruang santai kediaman suaminya.

Plan tak pernah mengeluh pada para pelayannya, kepada suaminya juga, tapi dia diam-diam menangis ketika semua orang sudah keluar dari kamarnya. Menangis sampai meninggalkan jejak airmata dan lelah lalu tertidur dengan posisi terduduk. Mean yang membenarkan posisi tidurnya dan mengganti pakaian istrinya.

Perth, Mean dan orang tua Mean pun tahu jika Plan makan tanpa merasakan rasa makanannya. Plan pernah mengatakan jika daging yang dimakannya tak ada rasanya, padahal para pelayan sudah memasukkan banyak rempah saat memasak dagingnya, berulang kali dicicipi dan indra perasa mereka menunjukkan reaksi yang sama, rasanya pas dan empuk. Begitu juga dengan Mean dan Perth, Mean awalnya marah karena merasa pelayannya tak sanggup membuat makanan yang cocok di lidah istrinya, tapi kemudian dia merasakan sendiri dan tidak ada yang salah. Hanya indra perasa Plan memang tak dapat mengecapnya dengan baik atau biasa disebut mati rasa.

Plan sering bertanya apa keluarga suaminya sengaja memberinya daging tawar yang hanya dikukus khusus untuk calon keturunan mereka atau ini salah lidahnya? Mean hanya menjawab jika terlalu banyak rempah tak baik untuk istri dan anaknya. Plan hanya mengangguk meski dia sendiri ragu akan penjelasan suaminya karena terkesan ada yang ditutup-tutupi darinya.

Anehnya, ketika meminum jamu atau hal lainnya Plan tetap merasakan rasanya, rasa pahit pun dia rasakan, rasa manis juga dirasakannya. Sayur juga dia bisa merasakan seperti saat dirinya belum mengandung.

"Sedang melamunkan apa?" Suara Mean mengintrupsi kegiatan melamun Plan yang sudah berlangsung sejak sepuluh menit yang lalu.

Saat itu Mean memang berniat untuk segera menemui istrinya, dan saat sampai di ruang pribadinya, istrinya tak menjawab, hanya suara SheWolf pelayannya yang menghampiri indra pendengarannya. Mean memerintahkan mereka untuk keluar dan istirahat, jika dia membutuhkan mereka maka Mean akan memanggilnya lagi.

ALPHA (2WISH)  DICETAKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang