Hari ini Seylla berangkat kesekolah pagi sekali, dia turun dari kamarnya menuju ke teras depan rumahnya.
Hari ini rumah sangat sepi karna kedua ortunya sudah berangkat kerja subuh tadi, sedangkan adek nya ada piket pagi jadi berangkat kesekolah lebih awal.
Setelah mengunci semua pintu Seylla tinggal mengunci pintu gerbang rumahnya saja.
"Pagi cantik" ucap seseorang dari arah belakang. Musa sudah menunggunya dari tadi.
"Astaga. Ngagetin aja" ucap Seylla kaget lalu dia menatap manis ke arah Musa.
"Cepetan naik. Gue anter" ucap Musa to the point.
"Lain kali bilang dulu kalo mau jemput" ucap Seylla.
"Gak suka basa basi".
"Itu bukan basa basi tapi janjian namanya".
"Oh. Ok.".
Seylla pun naik ke atas motor ninja hitam milik Musa. Lalu mereka segera pergi.
Menyadari kalau jalan yang iya lewati serasa beda, Seylla kemudian bertanya kepada Musa "Loh ini bukan jalan kesekolah gue kan. Mau kemana sih ?".
"Nongkrong dulu. Biar kalo lo kangen,gampang nyari gue dimana" jawab Musa tegas.
"Ishhh" Seylla mencubit pundak Musa.
Tibalah mereka di warung bu Mel atau markas, di sana Seylla melihat banyak sekali anak-anak SMP yang sedang nongkrong, ada pula beberapa anak SMA yang ikut nongkrong bersama mereka.
"Dimana ini ?" tanya Seylla sambil mengerutkan dahinya.
"Markas" ucap Musa lalu mengajak Seylla masuk kedalam "Ceu. Nasi goreng spesial dua" teriak Musa kepada bu Mel.
Bu Meli hanya mengangguk tak berucap satu patah kata apapun. Karna sudah mengerti apa yang di inginkan oleh Musa.
"Belum makan kan ?" tanya Musa.
"Euh. Belum" jawab Seylla sambil melihat ke arah beberapa anak SMP yang sedang merokok.
Terdengar dari dalam suara seseorang sedang bernyanyi. Itu Irwan sedang memainkan gitarnya sambil bernyanyi.
Kau gadis ku yang manis
Coba lihat aku disini
Di sini ada aku
Yang sayang padamu
Bait pertama usai namun tak iya teruskan tak kala Musa masuk ke dalam bersama seseorang.
Prikitiww teriak mereka di saat melihat Musa masuk sambil menggandeng seorang wanita.
"Mereka kan !!!" gumam Seylla.
"Iya mereka teman-temen gue, tenang aja mereka gak gigit kok" ucap Musa mendengar gumaman Seylla.
Uhu uhu Seylla sedikit batuk tak kala menghirup asap pekat dari rokok yang tengah mereka hisap.
"Kita ke dalem aja. Disini asapnya pekat" ucap Musa menarik tangan Seylla dengan lembut lalu masuk lebih ke dalam.
"Loh. Ilham ,Rama" ucap Seylla melihat teman sekelasnya tengah berada di sini.
"Seylla. ngapain disini ?" tanya mereka sambil langsung mematikan rokok yang sedang mereka hisap.
"Kenal ?" tanya Musa ketus.
"Teman sekelas" jawab Seylla.
"Oh" sahut Musa singkat.
"Ikh kok cemberut ?" tanya Seylla yang melihat Musa sedikit manyun.
"Kagak".
"Ikhh seriusan ?" tanya Seylla.
"Kalian berdua keluar dulu, kami mau makan" ucap Musa mengintruksi.
![ZERO ✅ [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/214680187-64-k358984.jpg)