23.firsh kiss

605 36 2
                                        

Dengan cepat mereka sudah sampai di depan rumahnya Seylla yang nampak masih sepi.

"Mampir dulu sayang..." ucap Seylla menyarankan.

"Boleh. Tapi di luar aja yaaaa".

"Kenapa ?" tanya Seylla heran.

"Keliatannya rumah lo masih sepi. Jadi kalau kita cuma berdua di dalem. Ntar ada setan lewat bisa ambyarrr" jawab Musa jelas.

Seylla hanya tersenyum setelah mendengar ucapannya Musa barusan.

"Tunggu yaa... Gue ambil minum dulu buat lo..." ucap Seylla mengintruksi lalu bi balas anggukan kecil oleh Musa yang lantas segera duduk di sebuah kursi yang berada di teras depan rumah.

Tiba-tiba otak pemuda tersebut berkecamuk hebat, entah apa gerangan yang membuat otak nya terasa sedikit pusing.serasa ada yang sedang muter -muter di pikirannya saat itu.

"Tch. Lo memang bego musa, kenapa gak langsung masuk aja berdua mumpung rumahnya lagi sepi. Jadi lo bisa bebas berbuat apapun sesuka lo padanya. Dasar bego" sisi jahat Musa mulai berontak.

"Jangan. Lo itu kan udah janji ama dia mau ngejagain dia baik-baik,jadi jangan lakukan perbuatan yang akan membuat dia kecewa. Inget nyokap lo juga cewe. Jadi hargai seorang wanita,jangan terlalu berlebihan" sisi baik Musa mencoba menahan.

"Jangan sok munafik deh lo,gue tau sebenarnya lo juga pengen kan ngejamah tubuhnya segera" sisi jahat Musa kembali berontak.

"Lebih baik munafik dari pada ngerusak orang yang lo cinta" sisi baik Musa kembali menahan.

"Anjirrr. Diem deh lo pada,jangan terus gentayangan di otak gue. Hus hus jauh-jauh. Sakit nih pala gue" gumam Musa lalu mencoba mengalihkan pikirannya.

"Maaf lama" ucap Seylla lalu membuyarkan lamunan Musa "Mih. Di minum dulu" lanjutnya sambil menyodorkan segelas air. lalu Seylla segera duduk di samping Musa.

"Makasih" ucap Musa sambil tersenyum manis.

"Maaf ya,adanya cuma air putih".

"Gpp ko. Ini juga udah manis".

"Manis... Kok bisa...?" tanya Seylla sedikit heran.

"Ya bisa... Sambil mandangin lo aja rasanya udah kelewat manis kaya gini" jawab Musa gombal.

"Ishhh. Gomballl" ucap Seylla lalu di balas senyuman manis oleh Musa "Eum. Kayanya aku kamu lebih enak deh" lanjutnya menyarankan.

"Euh. Iya sayang...".

"Eum. Kenapa...?" tanya Seylla sambil menatap Musa dengan intens.

"Heuh apanyaaa...?" Musa balik bertanya.

"Kayanya kamu lagi bingunggg gitu..." ucap Seylla sedikit curiga yang melihat Musa tadi tengah ngelamun.

Engga sih...cuma" ucap Musa lalu menahan kalimatnya.

"Kenapa apaanya ?" tanya Seylla bingung.

"Eum... Ini nihhh ada yang salah sama otak gu... Eh aku" jawab Musa sambil memukul-mukul sedikit kepalanya.

"Kenapa emangnya...?".

"Engga tau. Kayanya tadi ada yang berantem di otak gue... Mungkin setan ama malaikat lagi tawuran nihhh" jawab Musa ngasal.

"Ish seriusan...".

"Jangan terlalu seriuss. Serius kan udah bubar dari dulu" ucap Musa mencoba mencairkan suasana.

"Ishhh. Nyebelin... Siniin kepalanya" ucap Seylla mengintruksi.

"Mo ngapain ?" tanya Musa bingung.

"Mo gebugin kepala kamu. Biar yang lagi tawuran babak belur aku hajar" jawab Seylla ngasal.

Plakkk

Sebuah jitakan mendarat sempurna di kepalanya Musa.

"Aww. Sakit sayang..." lenguh Musa yang sedikit protes.

"Udah tawurannya ?" tanya Seylla lalu di balas anggukan kecil oleh Musa.

"Makanya otaknya setiap hari di cuci biar gak ngeres mulu pikirannya" ucap Seylla ketus.

Musa sedikit terkejut dengan ucapan Seylla barusan. Seakan-akan tau isi pikirannya.

"eMEmangnya tau isi pikiranku apaan...?" tanya Musa sambil menatap Seylla dengan intens. Lalu di tariknya wajah gadis itu dengan lembut. Dan kini wajah mereka sudah saling berhadapan sangat dekat.

"Eum... Engga sih. Yang aku tau di dalam isi pikiranmu itu... Cuma ada aku" jawab Seylla yakin. Namun tak berusaha memalingkan mukanya.

"Selalu... I love you so much Seylla".

"I love you too Musa" sahut gadis itu lalu seketika itu wajah mereka perlahan-lahan mulai lebih dekat dan lebih dekat lagi.

Cup

Entah setan atau apalah itu namanya. Namun tanpa sadar bibir mLMusa mencium bibir gadis tersebut perlahan, namun entah kenapa gadis tersebut malah membalas ciuman Musa dengan sangat lembut.

Beberapa saat bibir mereka saling beradu,lalu seketika itu ciuman mereka terlepas dengan sendirinya.

Beruntung saat itu suasana di komplek tempat tinggal gadis tersebut cukup sepi jadi tidak ada satu pun orang yang memergoki aksi mereka berdua.

"Mamaaaf" ucap Musa lirih lalu iya sedikit memalingkan mukanya.

Seylla terdiam sejenak lalu mulai tersenyum ke arah Musa dengan penuh makna. Dengan pipinya yang mulai memerah.

"Maaf. Gu... Aku terbawa suasana" ucap Musa lagi. Bak di sambar petir siang bolong, kini malah pemuda tersebut yang sedikit malu-malu.

"Eum. Gpp aku juga terbuai suasana" balas Seylla sambil tersenyum manja "Itu... Ciuman pertama aku" lanjut gadis tersebut yang membuat Musa sedikit menyesali perbuatannya barusan.

"Maaaf gue gak bermaksud..." ucap Musa namun segera di potong oleh Seylla.

"Gpp kok sayang..." ucap Seylla lalu memeluk pemuda tersebut dengan erat. Dengan refleks Musa membalas pelukannya tersebut.

"Aku sayang kamu. Jangan pernah tinggalin aku" ucap Seylla lirih.

"Gak akan. Aku berjanji akan selalu ada buat kamu. Selamanya..." balas Musa yang masih memeluk gadis tersebut dengan erat.

Mereka larut dalam suasana tersebut tanpa memperdulikan keadaan sekitar,namun masih dalam keadaan eling dan sewajarnya.

Aku akan terus mencintai kamu selamanya__bhatin Musa.

Aku juga akan selalu membalas cintamu sampai kapan pun__bhatin Seylla.

Tbc kuy...

Maaf guys...gaya penulisannya masih acak-acakan...

ZERO ✅ [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang