55.lulus

375 29 17
                                        

Pagi ini suasana sangat sibuk untuk semua murid kelas 9 di SMPIC, pasal nya hari ini mereka akan melaksanakan baksos dan mereka sudah sibuk packing barang-barang yang akan mereka sumbangkan.

Kini mereka tengah berada di dalam aula untuk mempersiapkan segala sesuatu nya dengan serius.

"Ji, semua nya udah siap ?" tanya Musa sambil nge pack barang-barang.

"Udah kok. Tenang aja" jawab nya santai.

"Cek anak-anak yang lain" titah Musa, Aji pun lekas pergi untuk mengecek yang lain.

Tak berselang lama pak Dede datang bersama bu Lilis dan bu Hilda.

"Anak-anak kumpul dulu" intruksi bu Lilis, seketika itu semua murid langsung berkumpul.

"Ada apa pak, bu ?" tanya Diana penasaran.

"Iya pak tumben-tumbenan" sambung Sarah ikut penasaran.

"Hasil UN sudah keluar, semua nya alhamdulillah lulus dan bapak akan umum kan tiga teratas yang mendapatkan nilai tertinggi" tukas pak Dede. Semua murid langsung bersujud sukur dan beberapa dari mereka langsung berpelukan sejenak.

Setelah itu semua murid langsung berbisik-bisik penasaran, mana tau mereka dapat nilai tertinggi tahun ini.

"Sa, lo harus teraktir kita-kita" ujar Diana yang berada di dekat nya Musa.

"Mimpi kali lo" balas Musa enteng.

"Peringkat 3 Bella dari kelas A".

Semua langsung bertepuk tangan  dan sebagian bersiul menggoda nya.

"Ke dua Diana dari kelas B" lanjut pak Dede.

"Siap-siap lo Sa, bobol-bobol tuh duit lo" songong Diana sambil terkekeh. Yang lain pun kembali bersorak.

Musa pun hanya menunduk lemas sambil memegang kepala nya dengan dua tangan.

"Peringkat pertama jatuh kepada, Nazari" ujar pak Dede yang langsung membuat semua murid bengong dan bingung.

"Nazari siapa pak ?".

"Apa di kelas 3 ada yang nama nya Nazari ?".

"Perasaan baru dengar deh".

"Nazari siapa sih ?".

"Pak, Nazari siapa ?" lantang Diana dan yang lain nya.

"Musa izmail nazari maksud nya".

"Yes. Wouh" girang Musa sambil sedikit meloncat setelah mendengar pengunguman barusan yang menempatkan diri nya sebagai pemegang nilai tertinggi UN tahun ini.

"Canda nih, gak lucu pak, masa berandal nilai nya bagus" protes Sarah.

"Lo nyogok berapa om ?" ngasal Egi sambil terkekeh.

"Nyogok bukan gaya gue bro" balas Musa santai.

"Bapak becanda kan ?" tanya Diana yang masih tak terima.

"Bapak serius, dan juga Musa menjadi pemegang nilai tertinggi sekota tahun ini, selamat Sa" tutur pak Dede, lalu kemudian terdengar suara tepuk tangan dari beberapa orang.

"Makasih pak, buk" balas Musa sambil menjabat tangan ketiga guru tersebut bergiliran.

"Hebat lo om" ucap Doni memberi selamat.

"Dedek bangga sama abang ipar" sambung Egi lebai.

"Najis lo Gi" kesal Moza lalu memukul kepala nya Egi.

"Selamat ya".

Yang lain langsung memberi selamat termasuk ketiga guru tadi, ya walau pun beberapa orang sangat terpaksa mengucapkan nya.

Kalian tanya Diana ? Diana masih terdiam sambil berdecak kesal dalam hati nya.

"Tepatin janji lo" ujar Musa yang membuat Diana tambah kesal.

"Iya" pasrah Diana.

"Woey semua, kalau udah pada beres kita makan gratis di kantin sebelum acara baksos kita di mulai. Tenang Diana yang bayar" teriak Musa yang langsung membuat semua orang bersorak kegirangan kecuali Diana yang malah semakin kesal.

"Kenapa lo ? Jangan ingkar ama janji lo" kekeh Musa.

Semua nya pun langsung berangkat menuju ke kantin sekolah.

"Bu keluarin semua nya, mau gorengan, nasgor, batagor atau apalah keluarin semua nya" titah Musa kepada pemilik kantin.

"Woey Sa, jangan semua nya, duit gue kagak bakal cukup" ketus Diana.

"Bowdo, itu uruwsan lo" sahut Musa yang mulut nya yang di penuhi sebuah roti.

"Tega amet lo sama gue, Entar yang ada gue nombok" protes nya lagi.

"Bodo, sesuai kesepakatan" balas nya enteng.

Semua orang langsung bersuka ria memakan apa pun yang ada, dari batu bata besi kayu plastik dan lain-lain mereka makan dengan lahap. He canda kok.

Semua teriak-teriak kegirangan kecuali Diana yang sedang murung sambil memikirkan bagaimana cara nya iya membayar semua ini.

Semua makanan dan minuman yang ada di kantin langsung ludes begitu saja dan pemilik kantin tersenyum bahagia, Diana ? Diana masih sibuk bengong karna iya tau duit nya gak bakalan cukup buat bayar semua ini.

"Woey, bengong aja lo, bayar sono".

Diana langsung tersadar setelah mendengar ucapan nya Musa.

"Heuh. Iya, berapa bu ?" tanya Diana dengan nada malas.

"Semua nya 500 ribu non".

Ucapan si pemilik kantin langsung membuat Diana ternganga beberapa saat.

"Se serius bu ?" gagap Diana, lalu di angguki si ibu.

Diana pun lukas melihat isi dompet nya yang tinggal menyisakan tiga lembar uang seratus ribuan.

"Bo boleh ngutang dulu gak bu, uang saya cuma ada segini".

Melas Diana sambil menyodorkan semua uang jajan nya. Diana hanya bisa pasrah, ingin rasa nya waktu iya putar supaya mereka tidak jadi bertaruh kayak gini. Kasihan.

"Maka nya non kalau gak punya uang jangan bergaya pingin nraktir orang lain" ucap si ibu menasehati.

"Iya bu, maaf" pasrah Diana.

"Melas amet tuh muka" ledek Musa, Diana pun menoleh dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

"Nih, bu sisa uang nya" Musa menyodorkan 3 lembar uang seratus ribuan dan itu membuat Diana bingung.

"Lo jangan ge-er, gue cuma kasihan sama lo" tutur nya yang langsung segera pergi.

Diana pun sedikit bernapas lega, gak nyangka seorang berandal kayak Musa punya rasa iba juga.

Acara baksos pun di mulai dengan di mulai oleh mereka yang langsung membersihkan tempat sekitaran sekolah, lalu mulai menyebar dan membersihkan berbagai sarana publik yang ada di kampung sekitaran mereka.

Dari mulai got, lapangan olah raga, pinggir jalan dan sarana tempat ibadah mereka bersihkan semua nya dengan cuma-cuma alias gratis.

Kalian tanya dimana baju seragam yang mereka kumpulkan, ya tentu nya sudah di kirim ke beberapa panti asuhan di sekitaran kota oleh pihak sekolah, pihak sekolah merasa bersyukur karna tahun ini semua seragam anak murid nya tidak terbuang sia-sia dan malah menjadi manfaat buat orang lain yang membutuhkan.

Baksos selesai jam 2 siang, lalu selepas itu mereka semua membubarkan diri dan pulang ke rumah mereka masing-masing.

.

.

.

Tbc kuy...

Maaf kalau gak nyambung...

Maaf juga kalau gak seru...

Sebentar lagi ZERO end, dan selepas part ini ending nya...

Terima kasih sudah membaca cerita ku sejauh ini...

ZERO ✅ [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang