Maaf geng males ngerevisi jadi seadanya aja ya. Maaf juga soal gaya penulisannya.
Senin 22 juli 2019.
Seylla bermaksud untuk memperbaiki hubungannya dengan musa dan berharap musa sudah tidak marah lagi padanya.
Dia pergi ke markas, mengingat ucapannya musa tempo hari yang bisa menjumpainya di sana.
"pagi bi..." sapa seylla pada meli.
"pagi.cari siapa non...?" tanya meli sambil melihat ke arah cewe tersebut.
"musa ada...?" tanya seylla to the point.
"kurang tau non.kayanya belum dateng" jawab meli.
"loh seyl,ngapain kesini...?" tanya ilham yang menjumpai seylla tengah berada di depan markas.
"pasti cari si om ya..." sambung rama.yang di balas anggukan kecil oleh seylla.
"dari kemarin si om gak ada ke sini" ucap ilham.
"kalian tau gak kemana dia...?" tanya seylla.
"entahlah" jawab ilham menggeleng kan kepalanya "coba aja kerumahnya".
"mo di anterin ke rumahnya...?" tanya ilham yang di balas anggukan kecil seylla.
"ya sudah.ayoo".
_____
Seylla tiba di depan sebuah rumah yang cukup besar, namun terlihat sangat sepi seperti gak berpenghuni.
Ting tong, seylla menekan bel yang berada di depan rumah tersebut "permisi..." teriak seylla.
"permisi" teriak seylla berkali-kali namun tak ada yang nyahut, bahkan setelah bel di tekan berulang-ulang tak ada seorang pun yang keluar.
"cari siapa non...?" teriak seseorang dari arah belakang.
"euh.cari musa.apa orangnya ada...?" tanya seylla sambil melihat ke arah orang tadi.
"wah saya gak tau non...tapi dari kemarin rumah ini sepi non. gak tau pada kemana" jawab orang tersebut.
"oh gitu yah.makasih".
"iya.mari non" ucap orang tersebut lalu berjalan pergi.
"gimana seyl.ada...?" tanya ilham, lalu di balas dengan gelengan kepala oleh seylla.
"sekolah.pulang?" tanya ilham.
"pulang" jawab seylla ketus. lalu mereka segera pergi.
_____
Seylla kembali ke dalam kamar pribadinya dan memutuskan untuk tidak bersekolah hari ini, dan malah membusuk di dalam kamarnya sambil menangis sejadinya.
"sayang.kok gak sekolah...?" tanya asih sambil mengetuk pintu kamar seylla.
Asih tadi melihat seylla pulang pagi² lalu masuk ke dalam kamar sambil cemberut dan asih merasa hawatir dengan keadaan anaknya tersebut.
"hari ini idzin dulu mah" sahut seylla.
"kenapa...?".
"lagi gak enak badan mah, seylla mau istirahat dulu".
"oh ya sudah, mamah mau berangkat kerja dulu. nanti pulangnya cepet kok, gak apa² kan" ucap asih.
"iya mah" sahut seylla.
"musa kamu kemana, aku kangen" ucap seylla sambil memeluk boneka beruang pemberian musa.
"aku sayang kamu" ucap seylla lagi.
Seylla berniat untuk kembali lagi ke rumah nya musa besok.
Besoknya seylla pergi ke rumahnya musa lagi namun hasil nya masih sama saja seperti kemarin,rumahnya masih kosong gak berpenghuni dan gak ada tanda² kehidupan di dalam rumah.
Besok nya,besoknya lagi,lalu besoknya lagi seylla menyatroni rumahnya musa namun hasilnya sama aja, nihil.
Sabtu 27 juli 2019, sudah seminggu seylla menyatroni rumahnya musa sebelum atau sepulang sekolah namun hasilnya sama saja, masih nihil.
Di sekolah, beberapa hari tetakhir ini seylla terlihat selalu murung dan selalu melamun sampe dia gak konsen sama pelajaran sekolah.
Hari ini pun masih sama, bunga dan citra yang melihat kondisi seylla menjadi sangat cemas dan hawatir dengan kondisi seylla yang seperti itu.
Bukan karna gak konsen sama pelajaran tapi karna seylla beberapa hari ini sulit makan dan selalu meneteskan air matanya.
Mungkin kalau di kumpulkan, air mata seylla sudah membanjiri seluruh kota.he, becanda kok,gak lah gak mungkin kan. lanjut
"seyl,are you ok...?" tanya bunga menepuk pundak seylla, namun seylla hanya diam saja.
"seyl, masih belum ada kabar...?" tanya citra.seylla hanya menggelengkan kepalanya.
"coba telpon atau sms" ucap bunga menyarankan.
"udah tapi gak ada jawaban" jawab seylla lirih "gue takut musa kenapa-napa".
"yang sabar ya seyl" ucap bunga menenangkan lalu memeluknya dan di susul oleh citra sambil mengelus-ngelus pundaknya.
"eh eh bentar bentar" ucap bunga mengagetkan semua.
"apaan sih bung...?" sahut citra.
"ishh bunga citra bunga" protes bunga.
"iya bunga sayang, apaan...?".
"bukannya no handphone nya musa aktif seyl" ucap bunga.
"emangnya apaan sih...?" citra penasaran.
"kenapa gak lacak aja no handphone nya, bisa kan lacak posisi handphone nya dimana pake google maps" ucap bunga menyarankan.
"iya bener juga kamu bung.tumben pinter" ucap citra mengacak-ngacak rambutnya bunga.
"ishhh nyebelin sih".
"bener juga kata kamu" ucap seylla sumringah dan langsung melacak no handphone nya musa berada di posisi mana.
Kutak katik kutak katik tangan seylla terus mengutak-ngatik handphone nya lalu tangan nya berhenti saat handphone seylla berhasil menemukan posisi handphone nya musa.
"ketemu" ucap seylla.
"ketemu...di mana seyl...?" tanya bunga.
"dia...di rumah sakit" jawab seylla lirih "jangan² dia kenapa-napa lagi" lanjutnya merasa hawatir.
"seyl.tenangin diri lo,mungkin dia lagi nengokin sodaranya atau nganter ibunya mungkin" ucap bunga menenangkan.
"iya seyl, tenang aja" sambung citra menenangkan.
"iya".
"ya udah sepulang sekolah nanti kita anterin lo ke rumah sakit, untuk mengecek kebenarannya" ucap bunga menyarankan.
Seylla mengangguk, namun hatinya masih saja gusar sebelum mengetahui semua kebenaran tentang musa.
Aku takut kamu kenapa-napa karna aku sayang kamu__bhatin seylla.
Tbc kuy...
Jangan hawatir ya, ceritanya masih panjang...
Vote nya jangan lupa...
![ZERO ✅ [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/214680187-64-k358984.jpg)