27.imposible

346 24 0
                                        

Pagi ini seylla tidak berangkat sekolah di antar oleh musa, karna dia berangkat bersama kedua orang tuanya yang kebetulan berangkat kerjanya lebih siang dari biasanya.

Seylla pun sudah memberi tahu pacarnya untuk tidak menjemputnya pagi ini.

_____

Di kelas seylla dan yang lain sedang menunggu pak yahya yang tengah memeriksa tugas matematika semua muridnya.

Yap...yahya adalah seorang guru mata pelajaran matematika di SMAN5.dengan teliti yahya terus mengecek semua tugas² muridnya benar atau salah dan sesekali mengusap-ngusap keningnya. mungkin karna sudah penat menilai tugas² semua muridnya.

"eh.seyl gue gak yakin nilai tugas gue bakal bagus deh" ucap bunga sedikit berbisik.

"kenapa...?" tanya seylla heran.

"soalnya kata sodara gue yang masih kelas 12 soal matematika tersebut untuk kelas 12.dan sodara gue pun ragu bisa ngerjainnya semuanya atau engga" jelas bunga lagi.

"seriussss looo...?" tanya citra yang mulai panik.

"gue seriussss.gue juga kagak tau sodara gue serius atau cuma bercanda.namun dari raut muka sodara gue sih gue liat kayanya dia serius" tegas bunga.

"oh my wow astaga...mudah²n sodara lo cuma bercanda" ucap citra lalu berdoa.

"astaga.gimana kalau semua yang di kerjakan musa kemarin salah.bisa malu nih muka" gumam seylla yang sedikit ragu.

"heuh.apaan seyl...?" tanya bunga.

"heuh.kagak kagak" jawab seylla sambil cengengesan.

"ishhh gaje banget sih lo".

Cukup lama yahya menilai tugas yang iya berikan kemarin,entah karna bingung atau mungkin sudah terlalu penat,yang jelas semua muridnya mulai ngobrol akibat terlalu bosan dengan suasana kelas saat itu.

"arseylla putri morenas" panggil yahya yang membuat kelas menjadi hening.

"iya pak..." sahut seylla yang kemudian berjalan mendekati meja guru.

"selamat..." ucap yahya sambil menyodorkan tangan kanannya.

Seylla yang masih nampak kebingungan lalu menjabat tangan gurunya tersebut.

"euh.selamat apaan pak...?" tanya seylla yang masih bingung.

"selamat...karna cuma tugas kamu yang mendapatkan nilai seratus dan yang lainnya cuma dapet nilai 50" jawab yahya dengan jelas.

"euh.serius pak...?" tanya seylla tak percaya. dan membuat seisi kelas menjadi ternganga setelah mendengarnya.

"ya" jawab yahya tegas sambil mengangguk.

"terima kasih pak" ucap seylla lalu lekas kembali duduk di bangkunya.

Seylla pun sebenarnya tidak percaya dengan semua ini dan masih kelihatan sedikit bingung. namun ia sangat bersyukur dengan hasil tugasnya,ya walaupun bukan dia yang ngerjain tapi no problem.

"woey.kenapa lo...?bukannya seneng ini malah ngelamun" tanya bunga sambil menepuk pundak seylla.

"kenapa looo...?" sambung citra.

"euh.euh.anu" sahut seylla kikuk.

"anu anu apaaan seylla...?kalo ngomong yang jelas napa" ucap bunga sedikit menaikan nada bicaranya.

"sebenarnya...tugas ini bukan gue yang ngerjain" jawab seylla sambil menggaruk kepalanya.

"lantas...siapa yang ngerjain...?" tanya bunga ikut bingung.

"he.pacar gue" jawab seylla tegas yang langsung membuat kedua temannya ternganga tak percaya.

"seriiiuussss looo...?" tanya bunga tak percaya. kemudian seylla mengangguk dengan sangat yakin yang membuat kedua temannya semakin ternganga tak percaya.

"cius...mi apaa...?" sambung citra lebaii.

"enerannn" bales seylla yang ikut²an lebai.

"pacar lo pinter yah...gue jadi mau..." ucap bunga cengengesan.

"astaga naga bunga.lo mau ngerebut pacar sahabat lo sendiri...!!!kagak nyangka gue" sambung citra ngasal.

"hadeuh.susahnya ngomong ama otak lemot kaya lo" balas bunga sambil menepuk jidatnya sendiri.

"maksud gue...gue juga pingin punya pacar pinterrr citraa" lanjutnya lebih detail.

"oh begono tooo" ucap citra sambil ngangguk².gak tau deh ngerti apa kagaknya yang jelas ngangguk² ae.

Sementara itu seylla hanya senyam senyum sendiri entah kenapa.yang jelas dia selalu bersyukur atas di kirimnya seseorang yang sangat sempurna untuk dirinya.

Musa itu...my perfect boyfriend__bhatin seylla.

* * * * *

Pagi ini ada yang nampak berbeda di sekolahannya musa. tidak seperti biasa bendera sudah berkibar setengah tiang.

Semua guru² di sekolah sudah mendengar kabar bahwa salah satu muridnya meninggal dunia, begitu pun dengan semua murid. sekecil apapun sebuah berita pasti dengan cepat dapat di ketahui oleh semua orang di sekolah.

Sekolah memerintahkan semua murid untuk mengheningkan cipta sejenak sebagai tanda ikut berbela sungkawa atas kepergian almarhum bokir.

Kesedihan nampak jelas terlihat dari raut muka teman² se'geng nya, namun musa menyadari ada sesuatu hal yang aneh sedang terjadi di sekolahnya bahkan musa sempat memergoki beberapa guru dan staf sekolah tersenyum bahagia setelah mendengar kabar tersebut.

Entah apa.namun hal itulah yang tengah melanda pikiran musa saat ini.tak ingin berburuk sangka musa mencoba mengalihkan pikirannya kepada hal² yang lain.

Sambil terus mengatur irama napasnya,musa mencoba untuk selalu berpikiran positif terhadap siapapun.

Setelah semuanya selesai,semua murid langsung masuk ke dalam kelas mereka masing² untuk mengikuti semua pelajaran hari ini.

Hoam...tbc...

Ngantuk bos...

ZERO ✅ [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang