My beloved

1.9K 61 6
                                        

Karawang, 23 Maret 2020

***
Malem semuanya....

Sebelum lanjut ke part ini, aku mau cerita sedikit kenapa aku updatenya lama banget.....

Jadi aku sehari hari kerja di sebuah apotek yang sebenernya sudah bisa dibilang distributor obat gitu, nah semenjak rame virus Corona hampir setiap hari selalu banyak pesanan, customer bahkan selalu dateng udah kayak orang lagi ngantri sembako. Ditambah lagi pas bulan lalu hujan bikin banjir dimana mana alhasil banyak temen kerja aku yang gak bisa masuk kerja karna kebanjiran.

Dan karena itu juga kerjaan aku jadi tambah banyak, karena banyak yang gak masuk aku juga jadi harus backup kerjaan yang lain. Sampai sampai aku bahkan gak sempet makan, istirahat bahkan buat minum aja sampe lupa.

Karena aku berpikir kerjaan aku harus cepet beres, aku sampe mengenyampingkan makan demi ngejar deadline yang udah di depan mata. Dan hasilnya adalah aku sakit, bahkan sampe dua kali berobat.

Apalagi sekarang lagi rame banget Corona kan, jadi sempet parno juga takut gimana gimana. Tapi alhamdulillah nya kata dokter aku cuma kecapean aja hehehe...

Di sini aku cuma mau berpesan sama semua readers ku yang budiman. Sebanyak apapun kerjaan atau tugas sekolah kalian jangan sampai lupa makan dan harus istirahat. Jangan lupa minum air putih yang banyak, kalo perlu minum vitamin juga.

Jaga selalu kesehatan ya.... Jangan sampai lalai dan sakit kayak aku...

Stay healthy semuanya.... :)

***





Harum aroma nasi goreng sudah tercium dari dapur rumah bergaya minimalis itu, seorang gadis berhijab abu tengah sibuk memasak untuk suaminya. Fira baru saja mematikan kompor dan menata nasi gorengnya ke atas piring. Gadis itu tersenyum sambil menaruh dua piring nasi goreng tersebut di atas meja. Tidak hanya nasi goreng Fira bahkan memasak ayam goreng juga sup kesukaan Afnan.

Bukan apa apa, Fira melakukan semua ini karena terpikir dengan sikap Afnan kemarin. Dia takut suaminya itu masih marah, karena ia terus meminta pindah rumah. Lagi pula bukankah memang seharusnya seperti ini seorang istri bersikap. Harus rajin dan pandai memasak, apalagi kalau punya suami tampan seperti Afnan, harus dijaga baik baik agar tidak berpaling.

Saat Fira selesai merapikan meja makan, Afnan datang dengan setelan kemeja rapih khas nya. Ia sudah siap untuk bekerja hari ini.

"Pagi kak."Sapa Fira.

Afnan tersenyum mendapati istrinya yang semakin hari semakin rajin saja, meskipun kadang banyak maunya."Pagi, kamu rajin benget pagi ini, ada jadwal sama dosen? "Tanya Afnan kalau duduk di meja makan.

"Enggak, aku cuma mau buatin sarapan buat kakak aja."Jawabnya lalu duduk berhadapan dengan Afnan.

"Kakak, udah gak marah kan?"Lanjutnya.

"Gimana kakak bisa marah, kalo dibuatin sarapan sebanyak ini sama istri."Ucap Afnan dan seketika Fira hanya bisa tersipu.

"Hmmm.. Makasih."Ucapnya.

"Ayok kak makan dulu."

Afnan kemudian mulai menyantap masakan istrinya itu, ia tersenyum rasanya sudah lebih enak dibanding masakan Fira kemarin kemarin. Namun baru saja Afnan menelan suapan pertamanya suara bell rumah mereka membuat keduanya menoleh ke arah pintu keluar.

Jodoh Pilihan AbiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang