#19. Syila Kecewa?

135K 7.1K 123
                                        

'Baru kali ini gua kecewa sama sahabat gua sendiri'
-Syila-

📷Pict of Syila👆

-🕊-

Vella menghela nafasnya saat melihat wajah Syila yang nampak bete sejak pagi tadi.

Ia tau alasan Syila bersikap seperti itu. Pasti dirinya kecewa dengan rencana hangout mereka kemarin.

"Syil..." panggil Vella pelan. Syila yang memang duduk sebangku dengan Vella hanya meliriknya malas.

Jeje dan Rani saling menatap satu sama lain. Merasakan atmosfer tidak enak dari kedua orang yang duduk di belakangnya.

"Lu kecewa sama gua?" Tanya Vella sambil menggigit bibir bawahnya pelan. Kebiasaan Vella jika sedang merasa bersalah.

Syila menatap Vella malas. "Mana ada si sahabat yang gak kecewa cuma gara gara sahabatnya gagalin acara hangout demi cowoknya?!" Sarkas Syila.

Jeje menepuk pundak Syila pelan.

"Pelan pelan Syil. Diliatin anak kelas"

Syila melihat ke sekitarnya dan benar saja seluruh pandangan anak kelas ke mereka.

"LO SEMUA PUNYA URUSAN MASING MASING KAN?!GAK USAH DENGERIN URUSAN ORANG!!" Teriak Syila kesal.

Mereka yang tau ke marahan Syila berujung tidak baik langsung kembali ke aktivitas mereka sebelumnya.

Rani menghela nafasnya lalu menatap Vella dan Syila lekat.

"Kita dengerin penjelasan dari Vella dulu" ucap Rani yang di angguki oleh Jeje.

Vella menghela nafasnya lalu menatap Syila dengan pandangan bersalah.

"Gua harap lu percaya sama gua Syil..gua gak ngada ngada soal kejadian ini---

Semalem gua udh prepare. Gua udah mau otw ke tempat hangout kita tapi tiba tiba aja Arjuna dateng ke Apartemen gua,gak tau dia tau darimana kalo kita bakalan hangout, dia ngambil handphone gua terus ngechat begitu ke lu. Pas gua buka handphone gua gak taunya ada balesan kaya gitu dari lu. Gua gak tau sumpah Syil---

"ARJUNA BANGKE!!"ketus Syila kesal dengan memotong ucapan Vella.

Jeje tersenyum tipis. "Udah tau kan mana yang salah?"

"Lagian kita udah sahabatan berapa lama si? Gua udah hafal banget sama sifat kalian satu satu" ujar Rani.

Syila tersenyum ke arah Vella.

"Maafin gua Vel..."

"Iya maafin gua juga Syil"

Jeje dan Rani bertepuk tangan senang saat melihat kedua sahabatnya kembali seperti semula.

"Gimana pulang sekolah kita hangout?!" Usul Vella. Mereka bertiga mengangguk antusias.

"Boleh tuh!"

"Nanti ke apartemen gua dulu pada ganti baju"

"Oke"

-🕊-

Hari ini guru guru mengadakan rapat dadakan sehingga membuat seluruh kelas bersorak senang karena adanya freeclass.

"Vel di cariin Arjuna tuh" kata Selly teman sekelasnya. Vella yang sedang menscroll instagramnya mengangguk malas.

"YO WES BEN NDUWE BOJO SENG GALAK"

"ASOYYY"

"HOBAH"

"GOYANG TEROSSS"

Vella meringis saat mendengar suara nyanyian Rani yang sangat berisik.

Yang bilang Rani pendiam. Mereka salah.

Rani memang cukup dewasa diantaranya. Namun di balik sikapnya yang dewasa ia juga memiliki sifat bar bar akut.

Jeje dan Syila yang sedang pergi ke kantin untuk membeli camilan jadilah Vella sendiri.

Vella sih bodoamat. Ia insaf sehari menjadi biang kerok kelas ehehehe.

"Apaan?!"ketus Vella begitu di depan Arjuna.

Arjuna yang posisinya membelakangi pintu kelas Vella sontak membalikkan badannya terkejut.

"Santai anjir!"

Vella mendengus memutar bola matanya kesal.

"Iya kenapa?" Tanya Vella lagi dengan suara yang di lembut lembutkan.

Arjuna tersenyum lebar ketika mendengar nada bicara Vella.

"Nanti pulang sekolah---

"Gua mau hangout sama sahabat sahabat gue,soalnya kemaren lu batalin seenak jidat!" Kesal Vella saat mengingat ingat kejadian kemarin yang membuatnya mendidih bukan main.

Arjuna meringis saat melihat wajah galak Vella.

"Iya iya lu free dah hari ini mau hangout gih sono!gua juga nanti pulang sekolah mau nganterin temen gua beli hadiah buat adeknya"

Vella menyipitkan matanya menatap Arjuna.

"Temen apa pacar?"

Arjuna berdecak. "Temen sayangkuhh..."

Vella bergidik mendengar ucapan Arjuna. Sayangkuhhh?

"Ya kalo misalnya mau jalan sama selingkuhan juga gapapa sih---

"Seriusan gapapa?!" Pekik Arjuna dengan mata berbinar. Vella menatap Arjuna sinis.

"Iya gapapa kok sayangkuhh. Tapi nanti lo bakal melihat isi postingan gua yang lagi ngedate sama selingkuhan gua juga!"

"LAH APA APAAN MANA BISA?!NO NO NO"

"Arjuna berisik bego!" Kesal Vella. Karena saat ini seluruh pasang mata menatap mereka berdua.

Arjuna menyengir menatap Vella.

"Pokoknya kalo lu ngepost foto sama cowok lain selain sama gua,lu gua nikahin hari itu juga!" Tegas Arjuna.

"Halu sono halu!mending nikah sama kucing daripada lu!" Ucap Vella sambil masuk ke dalam kelasnya.

Arjuna menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal. Salah dia dimana?

Ganteng?oh jangan di tanya. Bahkan sama kucing aja gantengan dia.

Tapi kenapa Vella malah milih kucing daripada dia? Si Vella rabun atau gimana?

Arjuna mengangkat bahunya acuh. Bodoamat.
















































BERSAMBUNG●

VELLATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang