5

1.7K 317 134
                                        

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Setelah hanya membiarkan Chan membawanya keluar dari gedung rumah sakit, Han Jisung akhirnya melepas genggaman tangan mereka secara paksa.

Membuat keduanya sama-sama menghentikan langkahnya.

“YA! KAU SUDAH GILA?”

“Kau baru saja membuatku kehilangan pekerjaan!”

Ucap Han Jisung sembari menatap Chan dengan penuh rasa kesal.

“Apa katamu?”

“Apa kamu akan tetap bekerja setelah mengalami hal itu?”

Balas Chan yang juga masih merasa kesal.

“Euhm. Aku akan tetap bekerja di sana meskipun aku harus berlutut di hadapan mereka”

“Seolah-olah tidak ada yang terjadi”

“Lagipula tidak akan ada yang tahu bahwa aku berlutut di hadapan mereka”

“Itu hanya...”

“Aku bisa melakukan hal itu”

Jelas Han Jisung yang kali ini mengalihkan atensinya, menghindar dari tatapan Ketua Tim Divisi Khusus.

“Kenapa kamu jadi seperti ini?”

“Kemana Han Jisung yang angkuh?"

"Kemana Han Jisung yang tidak mengenal rasa takut?”

“Kamu akan membiarkan mereka merendahkanmu seperti itu?”

“Apa kamu akan diam saja?”

“HAN JISUNG!”

Mendengar Chan menyebut namanya dengan nada geram menahan amarah berhasil membuat Han Jisung tersentak di tempatnya.

“Kenapa kamu seperti ini?”

“Kamu seharusnya segera memberi tahuku”

Setelah mendengar Chan mengucapkan hal tersebut, bulir-bulir air mata yang sedari tadi Han Jisung tahan akhirnya mengalir membasahi kedua pipinya yang masih memerah akibat tamparan yang sebelumnya ia terima.

Chan yang menyadari hal itu segera melangkahkan kakinya bermaksud untuk memeluk yang lebih muda.

Namun selangkah Chan maju makan selangkah itu pula Han Jisung melangkah mundur.

“Kalau aku memberitahumu, apa yang akan kau lakukan?”

“Bisakah kau pergi membunuh mereka?”

“Orang yang melakukan ini padaku, apa kau bisa kembali dan pergi membunuh mereka?”

Mendengar setiap ucapan Han Jisung tersebut berhasil membuat Chan terdiam seribu bahasa.

Chan merasa gagal dan ia juga semakin merasa bersalah.

RUNNING AWAY PART 2: COMING BACKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang