33

1.3K 263 108
                                        

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Setelah mendengar ucapan sang Ketua Tim. Han Jisung rasa seketika waktu terhenti.

Padahal saat ini, sekeliling mereka tengah ramai dengan suara canda dan tawa dari  para tamu undangan lainnya.

Ia benar-benar tidak tahu harus bereaksi seperti apa.

Oh, Hyung! Kau sudah sampai?!”

Syukurnya selang beberapa detik kemudian, Minho dan Hyunjin datang menghampiri meja mereka.

Membuat Han Jisung memiliki kesempatan untuk menghindar dari suasana yang benar-benar di luar dugaannya tersebut.

Ehh.. Han? Mau kemana?”

Baru saja Minho hendak mendudukkan dirinya di samping Han Jisung. Yang lebih muda malah berdiri, hendak bergegas pergi.

“T-toilet”

Jawab Han Jisung singkat dan setelahnya berjalan pergi meninggalkan Chan, Minho dan Hyunjin.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Jika disuruh untuk mendeskripsikan perasaannya saat ini. Maka Han Jisung tidak tahu jawabannya.

Apa yang Chan ucapkan, beberapa menit yang lalu benar-benar membuatnya terkejut.

Ia tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Han Jisung benar-benar blank saat ini.

Bahkan ia sampai tidak mendengar suara teriakan histeris orang-orang yang ada disekitarnya.

Yang tengah panik melihat salah satu tenda pesta yang sengaja di pasang di bagian outdoor tersebut, roboh akibat terpaan angin.

Ketika para tamu undangan lainnya sibuk berlari menghindar. Han Jisung hanya bergeming di tempat.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

“YA! Kau baik-baik saja?!”

Suara Chan yang terdengar sangat panik tersebut, berhasil membuat Han Jisung mendapatkan kembali kesadarannya.

Namun, Han Jisung malah kembali di buat bergeming.

Akibat melihat ekspresi sang Ketua Tim yang terlihat sangat panik dan mengkhawatirkan keadaannya.

Bukan tatapan kasihan. Seperti yang selama ini ia dapatkan. Melainkan benar-benar tatapan khawatir.

Terlebih ketika ia mendengar, Chan mengomel kesal kepada Woojin, selaku yang punya acara. Ketika mendapati pelipis Han Jisung yang terluka.

Tidak cukup dengan menyalahkan Woojin, Chan juga menyalahkan angin serta tenda pesta yang juga menjadi penyebab utama sang adik mendapatkan lukanya tersebut.

Apakah ini nyata?

***

RUNNING AWAY PART 2: COMING BACKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang