Tidak jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Hari ini pun Han Jisung harus kembali pulang tengah malah.
Setelah hampir seharian penuh, ia menangani puluhan manusia yang datang dengan keluhannya masing-masing.
Jika saja bukan karena ada embel-embel uang dengan jumlah nominal yang bisa dibilang cukup menggiurkan.
Mana mungkin Han Jisung mengiyakan permintaan Woojin.
Yang meminta Han Jisung untuk membantu tim divisi nya di rumah sakit.
Selama beberapa hari, selagi Woojin mengambil cuti untuk berbulan madu dengan sang istri tercinta.
Dan tentu saja Woojin melakukannya dengan harapan, setelah ini Han Jisung akhirnya bersedia untuk membuka jam praktiknya sendiri.
Aamiin.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Entah untuk yang keberapa kalinya, Seungmin kembali melihat ke arah jam tangan miliknya.
Bukan karena ia benar-benar penasaran akan jam berapa saat ini.
Tapi lebih ke ingin tahu sampai kapan ia harus duduk menunggu kepulangan sang tuan rumah.
Hyunjin benar, Han Jisung adalah orang yang sangat ‘sibuk’.
“Bisakah kau duduk di tempat lain?!”
“Kau menghalangi jalanku”
Mendengar suara sang tuan rumah yang akhirnya pulang, membuat Seungmin menghela napasnya lega.
Akhirnya, setelah berjam-jam lamanya ia harus menunggu sampai membuat pantatnya terasa kram.
“Ohh... Kamu sudah pulang”
Pertanyaan bodoh yang membuat Han Jisung ingin segera mengusir tamu tak diundangnya tersebut.
Yang saat ini sudah beranjak bangun dari posisi duduknya. Dan benar-benar menghalangi Han Jisung untuk masuk ke dalam rumahnya.
“Menyingkirlah!”
Ulang Han Jisung lagi yang sama sekali tidak peduli jika Seungmin sudah menunggunya dalam kurun waktu yang bisa dibilang cukup lama.
“Tidak bisakah kita berbin-“
“Jika kedatanganmu hanya untuk hal yang tidak penting..."
"Pulanglah. Kedatanganmu hanya akan menyita waktu istirahatku”
Potong Han Jisung sebelum Seungmin menyelesaikan kalimatnya.
Sungguh tidak dapat dimengerti, apakah mental para tamu tak diundang yang sering kali datang dan rela menunggu Han Jisung berjam-jam adalah mental baja?!
Karena semakin menyebalkan Han Jisung, justru membuat mereka semakin senang mengganggu hidupnya.
Menyebalkan.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
RUNNING AWAY PART 2: COMING BACK
Fanfiction"Aku melihatnya bukan karena aku menyukainya" "Tapi karena aku membencinya" "Sangat membencinya" "Dan kenapa aku sering melihatnya adalah agar aku selalu ingat, bahwa aku sangat membencinya" -Han Jisung ; RUNNING AWAY PART I : STAY OR LEAVE Melarika...
