.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
“Apakah menurutmu dia masih mengingat semuanya?”
Tanya Chan setelah ia selesai membaca lembaran kertas yang memuat informasi tentang, Han Jisung tersebut.
“Untuk ukuran anak genius seperti, Han. Aku pikir dia mengingatnya”
“Aku memang tidak mengerti apa yang telah terjadi dengan keluarga kalian"
"Bukan ranahku untuk menilai siapa yang benar dan siapa yang salah”
“Yang aku tahu, Han sudah tinggal di panti sejak umur lima tahun”
“Awalnya, aku pikir kemudian dia diadopsi di usia muda. Itu bisa dimengerti"
"Karena siapa yang tidak menginginkan anak genius seperti, Han”
“Tapi ternyata aku salah”
“Han tidak diadopsi”
“Mereka menjualnya”
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Semua yang Chan dengar dan dapatkan dari, Woojin malam ini. Benar-benar di luar dugaannya.
Ia tidak pernah menyangka bahwa selama ini, sang adik menjalani hidupnya yang keras seorang diri.
Chan semakin menyesal kerena telah meninggalkan sang adik dan membuatnya kesepian.
Membuat sang adik melewati hari-hari nya yang sulit dan penuh penderitaan seorang diri.
“Kenapa? Kenapa mereka melakukan hal itu?”
Meskipun apa yang dikatakan oleh, Woojin sangat mungkin terjadi.
Tapi tetap saja, itu semua sangat sulit dipercaya.
“Entahlah. Mungkin sebagai bahan penelitian. Atau...”
“... Hal lainnya”
“Tidak ada yang tahu, apa yang dia alami selama kurang lebih lima tahun di tangan orang-orang itu”
“Sebelum akhirnya dia kabur. Hilang tanpa jejak”
“Lalu dua tahun kemudian, tiba di negeri ini dengan identitas baru. Dan menghapus semua masa lalunya“
Jelas Woojin yang memahami bagaimana perasaan, Chan saat ini.
Karena dulu, saat pertama kali ia mendapatkan informasi tentang masa lalu Han Jisung.
Woojin pun merasakan perasaan yang sama.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
“Karena itulah dia tidak suka membicarakan dirinya sendiri”
“Karena itulah dia membenci hidupnya”
“Dia tidak akan memberitahu orang lain saat dia sedang sakit”
“Dia berjuang dan kesepian”
“Kupikir begitulah dia hidup selama ini”
###
KAMU SEDANG MEMBACA
RUNNING AWAY PART 2: COMING BACK
Fanfiction"Aku melihatnya bukan karena aku menyukainya" "Tapi karena aku membencinya" "Sangat membencinya" "Dan kenapa aku sering melihatnya adalah agar aku selalu ingat, bahwa aku sangat membencinya" -Han Jisung ; RUNNING AWAY PART I : STAY OR LEAVE Melarika...
