10 [where are you,Zach?]

142 34 88
                                        

Gelak tawa pecah di ruangan itu,mereka bergantian melakukan hal hal konyol demi membuat sobatnya yang satu ini tertawa.

Ini hari ketiga Zach dikeluarkan dari sekolah Josh memang tidak pernah main main dengan ancamannya ia akan melakukan hal apapun asal tidak ada yang menghalangi keinginannya meskipun harus berseteru dengan putra kandungnya sendiri ia tidak peduli.

Jonah,Corbyn,Daniel dan Jack sengaja setiap pulang sekolah menyempatkan waktu untuk menemui Zach di tempat kos Briyan entah itu sambil latihan band atau hanya sekedar melepas rindu dengan bersenda gurau seperti saat ini karena sudah tidak saling bertemu di sekolah.

"Bwahaha terus teruss?" Zach meledakkan tawanya tanpa henti sambil memegangi perut.

"Ya Jack basah kuyup lah satu kantin ngetawain dia belum lagi dapet makian dari tuh cewek...oiya satu lagi!yang bikin gue gak nyangka cewek itu berani nampar Jack gak peduli meskipun banyak yang ngeliatin,!" Daniel masih antusias bercerita meskipun mendapat tatapan tajam dari Jack.

"Lagian anak silat kayak Clara berani lu mainin hatinya,masih untung tadi lu cuman di permaluin kalo enggak bisa dibikin rata muka lu!" Jonah tertawa sembari menepuk nepuk pundak Jack.

"Tau nih nggak cukup satu cewek semua di embat serakah banget rasain tuh akibatnya!" timpal Corbyn "jadi cowok tuh yang setia kayak gue nihh," lanjutnya tersenyum bangga sambil mengedipkan mata.

"Dasar lu pada ketawa di atas penderitaan orang!" Jack dengan gerakan cepat mengambil bantal sofa yang ada di sebelahnya lalu dilemparkan ke arah Corbyn namun cowok itu berhasil menghindar dan berakhir mengenai kepala Zach

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Dasar lu pada ketawa di atas penderitaan orang!" Jack dengan gerakan cepat mengambil bantal sofa yang ada di sebelahnya lalu dilemparkan ke arah Corbyn namun cowok itu berhasil menghindar dan berakhir mengenai kepala Zach.

"Woi gue gak ikut ikutan kenapa jadi gue yang kena!" Zach tidak terima mengambil kembali bantal itu dilemparkannya ke arah Jack namun meleset malah mengenai Daniel.

"Heh kok gue sih!" Daniel melempar bantal itu asal sampai mengenai Jonah.

Alhasil mereka semua saling lempar bantal satu sama lain.

"HEH!kalian gue suruh kesini bukan buat ngacak ngacak kos an gue buset dah!" Briyan muncul dari balik pintu membawa dua kantong kresek penuh berisikan snack,suara beratnya membuat mereka menghentikan aksinya.

"Tau nih mereka yang bikin ulah yan," adu Zach "Lu juga sama aja!" mendengar jawaban dari Briyan ke empat sahabatnya tak kuasa menahan tawa sedangkan Zach malah mengerucutkan bibirnya.

"Nih kalian makan biar gak berantem mulu!" Briyan meletakkan kedua kantong itu di atas meja lalu ikut bergabung.

Hari sudah semakin sore mereka berempat akhirnya berpamitan pada Briyan lalu Zach mengantar mereka sampai halaman.

"Oh ya Zach lu sabar dulu ya kita lagi mikir jalan keluarnya!" ujar Jonah sebelum menaiki motornya.

"Kalian ada di sini aja udah lebih dari cukup harusnya gue minta maaf karena udah melibatkan kalian sama masalah keluarga gue," Zach menunduk merasa bersalah.

ImposibleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang