Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
𝔹𝔸𝔹𝔸𝕂 12
∴ ════ ∴ ❈ ∴ ════ ∴
Aku melentokkan kepala aku diatas meja kerja .
Urg .
Andartu ?
Macam manalah aku nak mengelak dari jadi andartu kalau orang yang aku suka belum tentu nak pandang aku .
" Yo Haerin , kau pehal ? Hari tu senyum sorang-sorang , harini pula muram semacam je . Pakwe minta putus ke oi ?"
Seperti biasa , Ryujin akan mula menyakat.
Dia ni pun satu , pantang aku ada reaksi sikit mesti dia akan kacau .
Aku segera menegakkan tubuh aku untuk memandang dia .
" Ryujin , apa patut aku buat ?"
" buat apa ?"
" untuk buat orang yang aku suka , suka aku balik ?"
" confess jelah . eleh kau kan cantik , mesti dia terima kau punya ."
Urgh the typical answer .
Aku kembali melentokkan kepala aku diatas meja .
" kenapa , kau oncrush dengan seseorang ke ?"
" ha'ah ."
" wah . Biar betul ?! siapa orang tu ?"
" Dia duda anak satu ."
" Pftttttt !"
Aku segera memandang arah Ryujin apabila aku rasa ada semburan air .
Ryujin sudahpun terbatuk-batuk .
" yah ! Kau biar betul ?!" soal Ryujin sambil terbatuk-batuk .
Aku mengangguk .
" yelah . Nampak aku bergurau ke ?"
Ryujin memandang aku dengan riak tidak percaya . Namun dia segera menjungkitkan bahunya .
" tak apalah , yang penting dia bukan suami orang kan ?"
Aku mengangguk .
" So , siapa nama lelaki tu ?"
" Jimin . Park Jimin ."
" UHUK UHUK !"
Kali ini Ryujin terus saja terbatuk .
" YAH KANG HAERIN KAU BIAR BETUL ?!"
aku mengangguk .
Yelah , aku cakap benda betul kan ?
" dalam banyak-banyak manusia di dunia ni ! Kenapa dia ?"
" wae ? Ada masalah ke ."
ANDA SEDANG MEMBACA
𝗔 𝗗𝗼𝗰𝘁𝗼𝗿'𝘀 𝗪𝗶𝗳𝗲 || 지민 ✔
Fanfiction" Then tell me shuben , if this ain't love , then what is it ?" Jimin mengalihkan pandangannya . Bibir jejaka itu terkunci , diam seribu bahasa. Haerin menapak mendekati suaminya , kemudian dia menyentuh wajah yang bertakhta dihati nya , lembut . Na...
