" Then tell me shuben , if this ain't love , then what is it ?"
Jimin mengalihkan pandangannya . Bibir jejaka itu terkunci , diam seribu bahasa.
Haerin menapak mendekati suaminya , kemudian dia menyentuh wajah yang bertakhta dihati nya , lembut .
Na...
Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
Jimin mengeluh . " kau patut dah tahu awal-awal yang aku tak berminat untuk bercinta lagi .."
Jukyu hanya diam . " maafkan saya Jimin . Lepas ni saya janji saya takkan muncul depan awak lagi . Selamat tinggal ." ujar Jukyu sebelum dia menunduk 90° darjah .
Kemudian gadis itu terus saja menapak keluar daripada pejabat Jimin .
Jimin pula hanya menggelengkan kepalanya .
Jam di pergelangan tangan dia pandang sekilas.
Oop-
Jimin segera bangun lalu mencapai blazer miliknya , takut nanti lambat untuk menjemput isterinya .
• • •
Gelas berisi bir diteguk rakus . Sesekali tubuh gadis itu turut bergerak mengikut rentak lagu yang cukup membingitkan telinga .
" Bodoh . Kau bodoh kyu !"
Gadis yang sudah hampir mabuk itu mula memaki dirinya sendiri .
Bertahun-tahun dia sabar melayan kerenah Jimin dan Darrel , dengan harapan jejaka itu akan terbuka hati untuk mengambilnya sebagai isteri tapi
Hampa !
Gelas berisi bir diteguk lagi .
" Excuse me .. Macam kenal .."
Suara perempuan di sampingnya menyebabkan Jukyu menoleh . Dia sedikit terkejut melihat Jane di sana .
Serius lah Jururawat pergi club ?
" Jane ?"
Jane tersenyum lebar . " Nasib baik ! I takut salah orang tadi !" ujar Jane .
Jukyu hanya tersenyum . " You tak salah orang . Ni memang I , Jukyu , bekas setiausaha abang ipar You .."
Jane kelihatan terkejut mendengar kata-kata Jukyu . " apa maksud you bekas ?"
" I dah berhenti . "
" kenapa ?"
" tchh buat-buat tak tahu pula you ni .."
Jane terus saja senyum sinis .
" tulah you , I dah cakap kan ? Tak ada gunanya You jadi setiausaha Jimin . Dia tetap takkan pandang You .."
Jukyu hanya tersenyum sinis . Dia meneguk bir lagi .
" at least dia tak tolak I mentah-mentah ." ujar Jukyu dengan nada mengejek .