Pelajaran olahraga adalah salah satu dari sekian banyak pelajaran yang Bomi tidak suka, ia benci panas-panas dilapangan, apalagi sampai berkeringat dan membuat rambutnya berminyak karena lengket.
Alih-alih disuruh berbaris Bomi malah berjongkok, berpura-pura memegang perutnya, dan memasang ekspresi sebaik mungkin untuk meyakinkan orang-orang termasuk gurunya bahwa ia sedang sakit.
"Bomi kau kenapa?" Tanya Sang Guru.
"Perutku sakit, aku tidak bisa berdiri. Rasanya, eeghh keram sekali" ujarnya lirih, lirih yang dibuat-buat.
Sang Guru pun langsung cemas, ia segera menghampiri Bomi untuk memeriksa keadaannya dengan ikut berjongkok dan saat itu juga Bomi harus mengeluarkan jurus drama nya.
"Apa kau mau pulang?" Tanya Sang Guru.
Gadis bernama Yoorim dan teman seperjuangannya--yang kemarin berkelahi dengan Bomi--berdecih kompak.
"Tidak usah pak, aku ke uks saja"
"Ah baiklah" Guru itu kemudian berdiri. "Tolong seseorang antar Bomi ke uks"
Jungkook mengangkat tangannya.
"Aku akan mengantarnya" ucap seorang gadis yang langsung menghampiri Bomi dan merangkulnya. Namanya Kyura, sahabat Bomi satu-satunya.
Jungkook kalah cepat, ia hanya bisa menurunkan tangannya perlahan.
---
"Kurang ajar, aku pikir kau sakit sungguhan" ujar Kyura kesal saat Bomi memberitahunya bahwa ia hanya berpura-pura.
"Berarti aktingku bagus ya? Sampai tidak ketahuan oleh sahabatku sendiri"
"Dasar bodoh! Buat panik saja" kesal Kyura.
Bomi memeluk perut Kyura sambil bermanja-manja. Kekesalan Kyura pun berkurang, berganti menjadi senyuman melihat tingkah Bomi yang menggemaskan.
"Kyura, mau kerumahku tidak? Kita nonton film, nanti aku akan beli makanan yang banyak" ajak Bomi antusias.
"Bomi, aku baru masuk sekolah setelah berhari-hari izin, tidak mungkin untuk bolos sekarang."
"Kita tidak bolos, kita izin pulang, kan aku sakit, kau sakit juga."
"Kau menyuruhku berbohong?"
"Iya." jawab Bomi dengan wajah santainya.
Mendadak suara langkah kaki yang sedang berlari membuat Kyura dan Bomi kompak menoleh kearah pintu uks, dan menemukan Jungkook yang masuk dari sana dengan wajah khawatir. Tepat disamping ranjang, Jungkook meraih tangan Bomi sambil bertanya. "are you okay?"
Kyura melototkan matanya melihat pemandangan ini, Jungkook memang digosipkan menyukai Bomi, tapi Kyura tidak yakin tentang itu karena ia belum melihatnya sendiri, tapi sekarang?! What this?!
Jungkook menyodorkan sebotol mineral pada Bomi. "minum ini, aku membelinya tadi, apa kau sakit? Ingin kuantar pulang?"
Bomi tak merespon, ia masih kaget dan memilih untuk melirik Kyura sambil menahan senyumnya.
"wait Jungkook, wait! Apa ini?" tanya kyura sambil menunjuk tangan Jungkook yang memegang tangan Bomi.
Jungkook yang cepat mengerti segera menarik tangannya. "s-sorry." ujarnya kaku.
Bomi terkekeh menanggapinya, ia kemudian mengulurkan tangannya untuk menerima botol minuman yang sebelumnya Jungkook tawarkan. "untukku kan?"
"ah iya" Jungkook pun memberikannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Wild Feeling | KNJ
FanfictionDua pebisnis dari perusahaan elektronik terkemuka di Korea Selatan saling bersaing untuk menjatuhkan, memiliki tampang diatas rata-rata namun kisah masa lalunya begitu menyedihkan. Yang satu menyimpan dendam besar, dan yang satunya lagi adalah korba...