Eps. 29 : Iblis Bunga

2.7K 385 13
                                        

??? POV

Sebenarnya ini semua salah siapa?
Aku tidak bisa melindungi semuanya.
Aku gagal..... mencegah seorang yang mengalami paradoks dari sesuatu yang dibencinya.

Hana Akuma

Siapa yang salah?
Aku yang terlalu lemah............
.
.
.
Atau karena dia yang kau cintai telah membenci terlalu dalam?

💮💮💮

Normal POV

Tanjirou dan Inosuke memasuki hutan menurut misi yang ditunjukkan gagak kasugai. Didepan mereka banyak sekali bunga bakung merah bertebaran. Sulur berduri bunga itu banyak melilit hampir disemua pohon.

Sedangkan didepan mereka, terlihat banyak pemburu iblis yang saling menyerang. Salah satu pemburu iblis melihat Tanjirou dan Inosuke, ia langsung mendekat dan menebas mereka. Inosuke langsung menangkis serangan pemburu iblis itu.

"ORANG-ORANG INI BODOH SEKALI! APA MEREKA TIDAK TAHU KALAU SESAMA ANGGOTA TIDAK BOLEH SALING MEMBUNUH?!" teriak Inosuke kesal.

"Tidak, pergerakan mereka sangat aneh! Seakan-akan mereka dikendalikan sesuatu...!" simpul Tanjirou sambil menahan serangan pemburu iblis dan berusaha menghentikan tanpa menyakitinya.

Tanjirou dapat mencium bau apel dari bunga bakung merah disekitarnya. Ternyata sulur itu bergerak, mereka bergerak seperti memotong sesuatu diatas para pemburu yang menyerang sesamanya. Seketika para pemburu itu berhenti menyerang dan langsung ambruk ketanah.

Jaring! Itu jaring!, batin Tanjirou menyadari benda yang dipotong oleh sulur bunga tersebut. Tanjirou langsung berteriak, "INOSUKE...!!! MEREKA DIKENDALIKAN DENGAN JARING! POTONG JARING-JARING ITU...!!!"

"AKU SUDAH TAHU..!!!" jawab Inosuke sambil menebas jaring yang mengendalikan salah satu pemburu iblis.

Tanjirou mengernyit, ia mencium bau yang sangat busuk. Saat ia melihat lengannya, terlihat beberapa ekor laba-laba yang mengikatkan jaring padanya.

"Sia-sia saja kalau kita memotong benangnya. Laba-laba ini akan menyambungkannya kembali. Jadi..." ucap Tanjirou yang terhenti karena Tanjirou kembali mencium bau busuk yang sangat menyengat.

"Kalau begitu, kita bunuh saja laba-laba ini!" jawab Inosuke sambil mengacungkan nichirinnya.

"Tidak bisa, laba-labanya terlalu kecil, mereka juga sangat banyak. Kita harus segera menemukan oni yang mengendalikan laba-laba ini...!" sangkal Tanjirou.

Srat..!!
Graauuuww..!!!

Seekor kucing putih raksasa dengan dua sosok manusia memotong jaring yang mengendalikan para pemburu iblis.

"Kau kan kucing milik Sh- Himawari-san, dan kalian.... Makomo-san dan Sabito-san?!" ucap Tanjirou terkejut.

"Pergilah Tanjirou kami yang akan mengurus para pemburu iblis disini...!" perintah Sabito.

Ketika Tanjirou hendak mengajak Inosuke pergi, ia dapat melihat sulur berduri mengambil para pemburu iblis yang dikendalikan dan sebuah bunga bakung raksasa membungkus mereka. Sedangkan bunga-bunga bakung kecil terlihat memakan para laba-laba yang tiada habisnya.

Kimetsu no Yaiba_KazokuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang