Eps. 47 : Malice

139 12 0
                                        

Malam ini, harusnya malam dimana pria yang ditandai oleh Oiran Hanatorii kembali lagi. Karena itu, Shuri memutuskan mengintainya.

Shuri sengaja menunggu disekitar kamar Hanatorii, menunggu pria itu keluar. Setelah satu jam menunggu, pria itu keluar dari kamar Hanatorii. Terlihat tatapan matanya yang kosong seperti dikendalikan sesuatu. Bau oni yang menempel di dirinya juga semakin pekat.

Dalam jarak aman, Shuri mengikuti pria itu keluar dari rumah Tokito sambil membawa nichirin yang dia sembunyikan dibalik kimononya.

💮💮💮

(Y/n) POV

Pria itu berjalan dengan langkah gontai semakin dalam diantara gang-gang sempit. Aku perlahan membuka kimono ku, menampilkan kemeja dan celana pendek selutut agar memudahkan diriku kalau ada pertarungan nanti. Kubuang asal kimono itu dan lanjut mengikutinya. Kupakai juga topeng rubah milikku.

Pria itu berhenti ditepi sungai. Ditempat sepi dan gelap itu dia menghampiri sosok dibalik kegelapan.

"Akhirnya kau datang juga....."

Suara itu... suara Hanatorii...!!!

"Terima kasih banyak, makananku~"

Shuri...!

💮💮💮

Normal POV

Hanatorii yang hendak menggigit mangsanya terhenti, karena merasakan hawa keberadaan oni yang sangat kuat. Hawa keberadaan oni yang sangat familiar.

Seperti oni yang menghancurkan keluarganya beberapa tahun silam....

"Pernafasan Gerhana, jurus kesembilan : Kerakusan Naga."

Dengan instingnya, Hanatorii melempar mangsanya menjauh dan menghindari nichirin yang melaju padanya. Namuh nichirin itu masih mencongkel pundak kirinya.

"Sudah kuduga itu kamu, Ao Kitsune...!!!" teriak Hanatori sambil mencengkram pundak kirinya yang tercongkel.

Didepannya berdiri seorang gadis bersurai ungu panjang dengan topeng rubah bercorak biru.

"Bertahun-tahun aku menunggu, akhirnya aku bisa membalas dendamku....!!!"

"Ah, kau..... adalah gadis kecil waktu itu?" ucap 'Shuri' sambil menunjuk dagunya, memutar ingatan yang dilupakan.

"Aku yakin sudah menusuk perutmu saat itu, mungkin saat ini aku akan memenggal kepalamu saja.." lanjutnya dengan senyuman sinis. Walaupun tertutup topeng, Hanatorii bisa merasakan tatapan sinis yang terarah padanya, ia naik darah karenanya.

"Kau iblis bajingan, aku akan menghancurkanmu, kau iblis biadab...!!!" teriak Hanatorii mengacungkan tangannya. Seketika disekitar Shuri muncul boneka-boneka yang membawa senjata tajam. Disetiap boneka itu ada tanda yang sama dengan pria yang hendak dimangsa Hanatorii.

"Lucu sekali, kau menyebutku iblis biadab, padahal kau sendiri juga seorang oni.. kau bahkan juga memakan manusia kan? Jadi apa bedanya kita...?" sindir Shuri terkikik.

"Bahkan kekkijutsu mu.... bukankah ini seperti meniru diriku...? Kau tukang plagiat ya...?"

Hanatorii dengan geram mengacungkan tangannya, memberi isyarat pada para boneka untuk maju. Shuri dengan tenang mengeluarkan kekkijutsunya. Beribu-ribu sulur berduri dengan bunga bakung merah dengan ganas melilit dan menghancurkan boneka-boneka Hanatorii. Setelah semua boneka Hanatori hancur semua, sulur-sulur itu langsung menerjang Hanatorii. Hanatorii dengan kuku tajamnya memotong semua sulur yang hendak menyerangnya.

Kimetsu no Yaiba_KazokuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang