Eps. 25 : Penjelasan

2.9K 453 32
                                        

Normal POV

"J-jadi... b-begitu....ya...." ucap Tanjirou dengan muka memerah karena malu.

"Hahaha, memang begitu ceritanya..," ujar Shuri menutup penjelasannya sambil tertawa canggung.

Gubrak...!

"GOMENNASAI......!!!" Secara tiba-tiba, Tanjirou bersujud dengan cepat. Dapat terdengar kepalanya membentur lantai dengan keras.

"I-ie, d-daijobu yo Tanjirou..! Apakah dahimu baik-baik saj-" ucap Shuri salah tingkah yang akhirnya tersela oleh Tanjirou.

"Hontouni gomenasai....!!! Aku....padahal aku tidak punya bukti kalau Shimura-san yang membunuh keluargaku dan bersekutu dengan Kibutsuji Muzan, tapi aku malah...," jelas Tanjirou panjang lebar dengan sekali tarikan nafas. Kepalanya didongakkan, terlihat dahinya memerah karena terbentur. //Kepala batu kalau kebentur ampe merah, berarti seberapa keras ya...? Kebenturnya...?🤔//

"Dakara, aku bilang DAIJOBU YO TANJIROU...!!!" jawab Shuri mulai meninggikan volumenya.

"Lagipula ini juga salahku, tidak membicarakan ini baik-baik dengan dirimu, Tanjirou," sambung Shuri sambil menghembuskan nafas lelah.

"Sebagai gantinya kamu bisa menanyakan apapun yang kamu mau.... tentang diriku atau tentang Makomo dan Sabito," ujar Shuri lagi.

Tanjiro tersentak ketika mendengar nama sepasang anak itu disebut. Mukanya menampakkan keterkejutan. "Bagaimana bisa.. Shimura-san mengenal mereka?"

"Seperti kata oni di ujian akhir, aku datang tepat sebelum oni itu melahap mereka. Sayangnya karena mereka tidak bisa diselamatkan..." Shuri tidak melanjutkan lagi kata-katanya. Ia tidak bisa mengatakan kepada Tanjirou bahwa dia memakan mereka. Lidahnya menjadi kelu dan pikirannya kacau ketika memikirkan kejadian itu.

Tanjirou yang peka terhadap perubahan Shuri langsung mengganti pertanyaan, "Ano, tapi kata oni itu Shimura-san datang bersama seorang laki-laki. Bolehkah aku tahu siapa dia?"

"Ah, maksudmu Ryoji-n-.... SHIMATTA...!!!"

💮💮💮

(Di tempat lain, masih di Kyoto)

"SHURIIIII....!!!" teriak seorang laki-laki bersurai blonde berlari kabur dari kejaran dua petugas keamanan.

"Machi nasai....! Yamera....!" teriak petugas keamanan yang masih gigih mengejar Ryoji.

"Aku takkan memaafkanmu kali ini, SHURIIIII...!!!"

💮💮💮

"Hacchiuum-"

Tiba-tiba saja, Shuri bersin. Shuri mengusap hidungnya, lalu ia berkata, "Mohon maaf, tapi saya minta izin menjemput seseorang dulu."

"Eh?"

Tanjirou dan Nezuko memiringkan kepala mereka bingung.

💮💮💮

"Ah, Shimura-san sudah kembali," ujar Tanjirou melihat sosok Shuri yang kembali menggunakan wujud dewasanya. Terlihat mukanya berantakan dan nafasnya tidak beraturan.

"Eh, sekarang Shimura-san memakai wujud dewasa ya. Apakah Shimura-san bisa menjadi anak kecil seperti Nezuko?" tanya Tanjirou menyadari perbedaan Shuri.

Kimetsu no Yaiba_KazokuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang