Found You - Chap 40

1.1K 54 6
                                        


     "Honey". panggil Wade Ng saat melangkah masuk ke rumah. Alycia yang berada didepannya berpura tidak mendengar. Dia tahu isterinya sedang marah dan merajuk. Dari Morris Book hingga berjumpa di rumah, Alycia hanya diam seribu bahasa. Wade Ng mengeluh kecil. "Honey, please". sambung Wade Ng mengikuti Alycia ke dapur. Lengan Alycia dicapainya namun ditepis Alycia lembut.
     "Not now, i'm tired". balas Alycia tanpa memandang suaminya. Hatinya kembali sakit tatkala teringat akan kejadian suaminya dipeluk oleh wanita lain. Air kosong yang diteguknya juga terasa perit untuk ditelan.
Wade Ng mengeluh panjang.
     "How long do you plan to ignore me." mati kata kata Wade Ng pabila Alycia tidak memperdulikannya dan melangkah pergi. Wade Ng yang masih tidak berhenti memujuk, terus mencempung tubuh langsing Alycia seraya menaiki anak tangga menuju ke bilik tidur.
     "What are you.. let me go". pinta Alycia menolak dada Wade Ng. Alycia merengus kejap.
Wade Ng meletak Alycia perlahan di katil lalu mengunci pergerakan isterinya. Matanya merenung tajam wajah Alycia. Alycia mengalih pandangannya. Dagu Alycia di tarik Wade Ng sebelum bibir mungil Alycia dipagut lembut. Alycia mula kelemasan tatkala lidah Wade Ng menggauli lidahnya lama. Tangannya menolak kasar dada Wade Ng berkali. Wade Ng melepaskan ciuman.
     "What are you.."
     "Alycia Ng!".

"     "Alycia Ng!"

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

Alycia terkulat. Nama penuhnya disebut Wade Ng sedikit kuat. Wade Ng melepas nafas panjang.
     "Listen, i'm not cheating or having an affair! Could you please hear me first". marah Wade Ng geram. Alycia terkebil menekur lantai. "I know you're mad and i'm sorry for what you see today. I never expect she will act like that. But trust me, she is not someone to me. She just Madam Su choice". sambung Wade Ng menjelaskan kepada Alycia. Alycia mengangkat muka memandang suaminya.
     "You mean?". ulang Alycia ingin tahu.
Wade Ng melabuh duduknya disebelah Alycia.
     "Ya, remember i once told you about the Madam Su's chosen woman. She is that woman. Her name is Ming Lin". jelas Wade Ng lemah. Alycia terkebil seraya menelan air liur. Lemah hatinya mendengar.
     "Then.. why did you meet her today?". soal Alycia ingin tahu.
     "Your mother-in-law, order".
Alycia terdiam.
     "Why she must contact Madam Su? Just because she want to meet you?". soal Alycia bertalu.
     "Cause i don't keep her number".
     "Then, what she want?".
     "To talk".
     "About what?".
     "How much she loved me".
Alycia terkejut seraya menunduk kembali. Wade Ng rapat ke sisi isterinya. Wajah Alycia disentuhnya lembut agar memandangnya. "But i love you more than anything and you know that right". sambung Wade Ng perlahan seakan berbisik. Ibu jarinya mengelap lembut bibir basah Alycia.
     "Did you reject her?". soal Alycia menatap anak mata Wade Ng. Wade Ng mengangguk. "I don't think i match her and i don't think your mom will accept me just like she accept Ming Lin". sambung Alycia lagi mengadu akan perasaannya.
     "Our mom". balas Wade Ng membetulkan ayat isterinya. "Honey, please don't think like that. We still don't know it yet until we face it reality". sambung Wade Ng pula. Alycia dilihat hampir sebak. Alycia ditarik lembut ke dalam pelukannya.
     "I'm jealous and scared". jawab Alycia perlahan namun jelas di pendengaran Wade Ng.
     "I know but don't worry".
     "I don't like she touch you".
     "I'm sorry". ucap Wade Ng lalu mengucup lembut tangan Alycia. "How's your finger?" sambung Wade Ng teringat akan jari isterinya yang terluka kerananya. Garis luka di jari telunjuk Alycia diusapnya perlahan sebelum jari Alycia di bawa ke bibirnya.
     "Already fine". jawab Alycia seraya mendesah pabila jarinya dijilat Wade Ng. Bulat biji mata Alycia melihat Wade Ng tersenyum nakal. "We still.. not dinner yet". sambung Alycia, suaranya turut tenggelam tatkala bibirnya dicium rakus kembali.
     "We can do it later". bisik Wade Ng melepaskan ciuman seraya menurun ke leher jinjang Alycia. Alycia mendesah kegelian. Sesekali Wade Ng menggigit kecil sekitar leher Alycia.
     "But still.. we need to shower first".
     "We can do it together later". bisik Wade Ng lagi seraya menanggalkan baju kemejanya dan skirt isterinya  hingga terdedah putih peha Alycia. Bibirnya laju mencium seluruh dada Alycia.
     "B.. ahhh.."
     "Lately, you look so sexy".
Bersama desahan dan rengekan, Alycia turut hanyut ke dalam dasar nafsu ciptaan Wade Ng.

Bersama desahan dan rengekan, Alycia turut hanyut ke dalam dasar nafsu ciptaan Wade Ng

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Knock!! Knock!!

     "Come in". arah Ken Ng seraya menghentikan perbincangannya dengan Wade Ng.
Alycia memulas tombol pintu dan melangkah masuk selepas dipanggil. Alycia tersenyum melihat suaminya turut berada sekali bersama Ken Ng.
     "Hye babe". tegur Wade Ng berdiri menyambut isterinya seraya mengucup kejap bibir Alycia.
     "Don't flirt infront me". celah Ken Ng tanpa memandang pasangan didepannya. Wade Ng tersengih. Alycia menunduk malu.
     "You should remarried". usik Wade Ng mengejek.
     "Yes you're right but you already steal it. Right honey?". balas Ken Ng mengenyit mata kepada Alycia sengaja mengusik kembali adiknya.
Wade Ng merenung abangnya tajam sebelum memandang Alycia. Alycia ketawa kecil dengan gelagat abang iparnya.
     "Here the list of guest names you requested". Alycia menyerah beberapa helai kertas nama tetamu yang telah dia senaraikan untuk di undang ke majlis ulang tahun Morris Book sebelum melabuhkan duduknya disebelah Wade Ng.
     "Thank you". jawab Ken Ng menyambut huluran dari Alycia lalu menyemaknya. "How about the cake?" soal Ken Ng pula.
     "Already done just as you wish". balas Alycia.
Ken Ng menggangguk kecil.
     "I can't wait". sampuk Wade Ng seraya bersilang kaki dan tersenyum.
     "Before that, you need to settle this first". Ken Ng menunjuk phonenya yang dalam mood silent kepada Wade Ng yang tertera nama pemanggil, Madam Su. Wade Ng mengeluh lemah. Dari pagi Madam Su menghubunginya hanya untuk memarahinya berkenaan semalam hinggakan dia terpaksa memberi phonenya kepada Bard. Tak disangka Ken Ng juga dicarinya.
     "Is this about yersterday?". soal Alycia ingin tahu.
Wade Ng mengangguk.
     "You need to make it clear, Wade". nasihat Ken Ng sambil menyambung kerjanya di laptop.
     "I'm trying but she doesn't understand". protes Wade Ng geram. Alycia yang memahami siapa yang dimaksudkan oleh suaminya, menunduk serba salah.
     "Then tell her the truth". balas Ken Ng menongkat dagu dengan kedua tangan lalu memandang wajah Wade Ng dan Alycia, berganti. Alycia mengangkat muka, memandang Wade Ng yang turut menoleh memandangnya sayu.

 Alycia mengangkat muka, memandang Wade Ng yang turut menoleh memandangnya sayu

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

     "She still not ready yet". balas Wade Ng.
     "Then, handle it". jawab Ken Ng menyambung kerjanya. Wade Ng mengeluh lemah.
     "I will call her later".
     "Iam sorry". celah Alycia yang dihimpit rasa bersalah.
     "No need to say sorry honey, it's not your fault. It your husband". balas Ken Ng menjeling Wade Ng.
Wade Ng merenung abangnya geram! Honey again!
     "Why don't you try hang out with Ming Lin? You're single after all".
     "She is not my type". balas Ken Ng menolak.
     "Then, you think it my type? That was mom type".
     "But that girl like you". balas Ken Ng lagi.
Wade Ng mula geram, abangnya sekejap menaikkan marahnya. Alycia menggeleng berkali lalu bangun.
     "If nothing else, may i go now?" tanya Alycia meminta diri, tidak mahu terlibat dalam sengketa dik beradik niy. Menyakitkan hatinya sahaja. Wade Ng terpinga.
     "Yes, you can go". arah Ken Ng.
Alycia melangkah berlalu pergi meninggalkan suaminya.
     "Honey!". panggil Wade Ng.
Alycia tidak memperdulikannya segera menutup pintu. Ken Ng ketawa kecil. Wade Ng mendengus geram.
     "Looks like you got a work to do". perli Ken Ng menahan tawa.
     "You'll pay for this, brother". marah Wade Ng geram seraya ingin berlalu mendapatkan isterinya namun terhenti lalu memandang Ken Ng semula. "Don't call her, HONEY again!" pesan Wade Ng lagi memberi amaran seraya pergi meninggalkan pejabat abangnya.
Ken Ng ketawa seronok dapat mengenakan Wade Ng. Dia akui penerimaan Alycia banyak mengubah adiknya. Jika sebelum niy Wade Ng yang dikenalinya hanyalah bersikap tidak mesra dan lebih kepada menguruskan halnya sendiri. Kini, Wade Ng tampak jelas bahagia. Namun masih tidak terlihat oleh Madam Su. Ken Ng turut mengeluh panjang seraya menyandar. Otaknya juga ligat berfikir. Ming Lin? Hmmm.

Found You 🤍Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang