25. Aku dan kamu untuk yang terakhir kalinya

90 7 0
                                        

Kalau memang begitu jalannya,mau bagaimanapun pasti akan tetap terjadi

Kalau memang begitu jalannya,mau bagaimanapun pasti akan tetap terjadi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

***

Mata itu kini sudah sembab, mata lebar nan hazel yang indah itu kini memerah karena terlalu lama menangis. Ia tak akan pernah membenci neneknya apapun keadaannya. Surat dan semua dokumen yang sudah ia bereskan tadi ia masukan dalam kardus, niatnya akan dibawa pulang nanti malam saja saat ia pulang konsultasi. Gadis itu membersihkan sisa air matanya dan langsung keluar rumahnya, ia mengunci rumah lamanya dan bergegas keluar area rumahnya.

Ia terkejut kala ada mobil yang berhenti di depan pagar rumahnya, kala gadis itu ingin berlalu meninggalkan mobil itu, suara wanita langsung menghentikan langkahnya. Jendela mobil yang terbuka membuat Bella dapat melihat jelas siapa yang ada di dalamnya.

"Berapa yang kamu mau?" Wanita paruh baya itu keluar dari dalam mobilnya, ia mengambil sesuatu dari dalam tas kulit bermerk Chanel yang sudah pasti memiliki harga fantastis.

"Maaf, ibu bicara sama saya?" Ujar Bella memastikan, barangkali mungkin ibu ini salah orang, karena memang dirinya tak pernah punya masalah terhadap ibu-ibu seperti yang saat ini terjadi.

"Apa ada orang lain selain kamu di depan saya?" Ujar wanita itu tak santai.

"Maaf, tapi maksud ibu apa ya?"

"Terima ini dan jauhi anak saya." Audi mengambil telapak tangan Bella dan menaruh satu amplop uang di tangan gadis itu.

"Anak ibu?"

"Jauhi Marvel dan jangan ganggu dia lagi. Dia sudah saya jodohkan dengan anak teman saya." Tegas Audi penuh penekanan.

Deg!

Seperti dihujam belati. Sakit dan begitu sakit! Rasanya Bella ingin menghilang saja dari bumi ini. Mengapa masalah datang terus menerus seolah tak memberinya nafas barang sejenak. Dari pagi saja ia sudah hancur dan ini semakin membuatnya kacau.

"Saya akan kasih lagi jika itu kurang. Jauhi Marvel!" Tegas Audi sekali lagi. Audi seolah meremehkan Bella dengan memberi gadis itu uang.

"Saya akan jauhi anak ibu, tapi saya nggak butuh ini. Terima kasih." Bella mengembalikan amplop coklat yang penuh uang itu kepada Audi. Apa sebegitu murah dirinya sehingga dengan sogokan uang dirinya mau menuruti permintaan wanita itu?

Wanita itu langsung menginterupsi Bella kala gadis itu hendak melanjutkan langkahnya, Audi keluar dari mobilnya, menutup pintunya kasar kemudian menarik pergelangan tangan Bella hingga wajah sembab Bella berada tepat dihadapannya.

Gadis Suruhan (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang