Bab 5. Motor Trail

162 94 35
                                        





🌻🌻🌻🌻







"Siapa lagi hari ini" dengus Hussein malas saat mendengar suara jeritan seorang siswi.

Hussein menoleh dan mendapati seorang siswi yang tengah menjadi bulan-bulanan Gavian CS.

"Hiks, kenapa kamu kejem banget sihh" tangis siswi itu.

"Lang, bantuin deh tuh anak orang, berisik" titah Hussein.

"Lo aja sana" balas Galang yang juga tak mau dan tak berani berurusan dengan Gavin.

"Lo ketua kelas atau apaan sih? Gitu aja takut" cibir Hussein.

"Dihh, emang lo berani?" balas Galang. Hussein diam.

"Janda, gue denger lo punya gebetan baru ya. Siapa?" Hussein mengubah topik pembicaraan.

Juanda emang sering dipanggil Janda oleh Hussein dengan seenak jidat. Padahal nama Juanda sudah bagus-bagus tapi malah dipelesetkan.

"Darimana lo tau?" tanya Juanda.

"Gue gitu loh" bangga Hussein.

"Jadi siapa? Kelas berapa?" lanjut Hussein bertanya.

"Anak XI IPS 1" jawab Juanda.

"Tetangga dong, cakep nggak? orangnya yang mana?" tanya Hussein lagi.

"Kepo amat lo" tukas Juanda.

"Iya dong, gue pengen kenal tuh anak. Mau nyuruh ke dokter mata buat periksa mata, kayanya dia rabun makanya suka sama lo" ucap Hussein penuh nada menjengkelkan.

"Diam nggak tuh mulut" balas Juanda malas berdebat lagi.

"Bapak ketua kapan nyusul?" tanya Hussein.

"Gue?" Galang menunjuk dirinya.

"Yaiyalah, masa sebelah" Hussein melirik Azka di ekor matanya.

"Hm, sampe tamat sekolah dulu" jawab Galang.

"Halah... bacot, paling entar juga udah lo gandeng anak orang" ucap Hussein tak percaya.

"Lo nggak tau, dia itu nungguin tetangga lulus. Kalau sekarang, bapaknya nggak bolehin makanya nggak digebet sama dia" bisik Juanda.

"Tetangga yang mana?" Hussein juga berbisik.

"Itu lohh, anak XI IPS 1. Siapa tuh namanya, gue lupa" Juanda memancing Galang.

"Siapa sih Lang?" tanya Hussein yang sudah kelewat penasaran.

"Shaquilla, Shaquilla Fridavani Az-zahra" balas Galang.

"Nahh, itu... Si Shaquilla" lanjut Juanda.

"Yang pake hijab bukan?" tebak Hussein.

"Iya" jawab Juanda langsung.

"Eh, si Imam dari SMP Bahasa adiknya bukan?"

"Iya, darimana lo kenal Imam?" tanya Galang sembari membetulkan duduknya menghadap Hussein yang tepat dibelakangnya.

"Tadi malam gengnya berantem sama anak geng kompleks gue. Denger-denger sampe dibawa ke kantor polisi" jelas Hussein.

"Masa sih? setahu gue, adeknya itu nggak bandel-bandel amat" ucap Galang.

"Darimana lo tau, emang lo deket sama tuh bocah?" timbung Juanda.

"Setahu gue Janda, SE-TA-HU-GUE." Tekan Galang.

"Jangan ngegas kali, slow aja bilangnya" cibir Juanda.
"Eh, Pak Wiro kok belum nongol-nongol. Jamkos niee" sorak Juanda.

"Assalamualaikum" salam seseorang memasuki kelas.

The Careless GirlCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang