Bab 4. WhatsApp

169 94 61
                                        

독자 여러분, 먼저 스타를 쳐 봅시다. 저자가 행복하게 해주세요!

Artinya : Silahkan pencet bintangnya. (Singkat amat_-)





🌻🌻🌻







Prakkk...

"Astagfirullah" kaget Shaquilla dan Kartika.

Barusan adalah suara meja yang digeprak oleh Marcella.

"Fix, itu pasti murid baru kelas XII IPS 1 itu" ucap Marcella heboh.

"Ternyata sejak tadi dia nguping" sindir Kartika. Marcella terkekeh.

"Lo tau dari mana?" tanya Shaquilla.

"Dari beberapa pernyataan yang tadi lo bilang, itu pasti dia" jawab Marcella percaya diri.

"Coba sebutin ciri-cirinya" pinta Marcella.

"Laki-laki, pake celana sama baju. Punya alat gerak lengkap dan--"

"Masya Allah! Shaquilla anaknya abi Adam yang paling cantik. Maksud gue itu bukan ciri-ciri yang kaya gitu. Allahu Akbar!" Marcella dibuat naik darah.

"Hm... tinggi nya kira-kira 180-an, putih, mukanya datar dan auranya dingin kaya kulkas minimarket" celetuk Shaquilla.

"99,9% itu pasti dia, yakin deh" ujar Marcella.

"Nggak mau ah percaya sama lo, entar rukun iman gue bertambah satu. 'percaya kepada Marcella', dosa tau!" ucap Shaquilla dengan polosnya.

"Ya Allah, ampuni hamba!" Marcella dibuat mengelus dada.

"Sudahlah, mau sampe kapan ini drama berlanjut, perut gue udah demo" Kartika menengahi.

"Ayo atuh kantin." Marcella berdiri dari duduknya.

"Lo ikut nggak?" tanya Marcella.

"Ikut dong, masa tega ninggalin gue sendirian." Shaquilla ikut berdiri dengan menenteng kotak bekalnya.



==




"Biasa" ucap Shaquilla saat mereka sudah tiba di kantin sekolah.

"Biasa mulu, yang kreatif dong" debat Marcella, sepertinya ia masih dendam dengan perihal sebelumnya.

"Apalagi dong, yang paling enak temennya masakan abi itu ya es teh" balas Shaquilla. Ya memang sejak dulu, ia selalu memesan es teh sebagai pendamping bekal yang ia bawa dari rumah.

"Ganti! jus jeruk gitu, atau jambu, mangga--" Marcella hendak menyebutkan daftar menu yang ada si kantin namun langsung dipotong oleh Shaquilla.

"Yaudah, jus jeruk" putus Shaquilla.

"Oke, Kar yok temenin gue. Masa sendiri kan Helena nggak dateng" ujar Marcella.

The Careless GirlCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang