Bab 8. Tipe idaman

139 70 18
                                        

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu!

Apakah masih ada yang stay disini?

Klw ada, langsung baca aja mumpung gratis. Tapi bintangnya jangan lupa di tekan ya, biar authornya seneng 🙃







🌻🌻🌻







Kamis pagi 🌄

"Pagi!" seru Shaquilla memasuki ruang makan.

"Pagi" balas ketiga manusia yang ada disana.

Shaquilla duduk di kursinya lalu mulai melahap sarapan yang dibuat sang abi.

"Humm... enak seperti biasanya" puji Shaquilla saat sesendok nasi goreng masuk kedalam mulutnya.

"Kalau enak, makan yang banyak" tutur Adam.

"No! Quilla nanti gendut" tolak Shaquilla.




==




Setelah acara pemeriksaan tali sepatu dan jarum selesai, Shaquilla langsung memasuki pekarangan sekolah.

Brukkk...


"Astagfirullah" ucap Shaquilla dalam hati.

Pagi-pagi, bokong Shaquilla sudah mencium lantai koridor. Ia langsung menjadi pusat perhatian siswa/i disana.

Ia berdiri dan menatap sang pelaku yang mengakibatkan dirinya tersungkur. Dan orang tersebut adalah Gavian, tanpa merasa bersalah dan tanpa mengatakan kata maaf Gavian pergi begitu saja.

Shaquilla menatap orang tersebut tak percaya."Dasar nggak punya sopan santun." Tak ingin membuang waktu, Shaquilla memilih melanjutkan langkahnya menuju kelas tercinta.

"Assalamualaikum" salam Shaquilla memasuki kelas.

"Wa'alaikumsalam" jawab beberapa.

"Eh, ibu ketua sudah kembali." Shaquilla menatap Kartika senang.

"Ibu sekretaris juga sudah datang toh" lanjut Shaquilla.

"Assalamualaikum! Hello everybody! " teriak Marcella penuh semangat.

"Wa'alaikumsalam" jawab beberapa dengan Shaquilla mendominasi suara.

"Gimana ibu anggota satu, semua beres?" tanya Shaquilla.

"Beres bin rebes" balas Marcella mengacungkan jempolnya.

"Maaf ya gue nggak ikut ngerjain." Ucap Kartika merasa bersalah.

"Gue juga minta maaf, entar gue traktir deh" sambung Helena.

"Woke, permintaan maaf diterima" jawab Shaquilla dan Marcella kompak.



==



Bel istirahat berbunyi, saatnya ke kantin untuk membunuh rasa lapar yang sudah merajalela.

"Sha kalau hari ini lo ketemu sama tuh cowo lagi, fix kalian jodoh." Marcella berucap heboh.

"Darimana rumusnya?" tanya Shaquilla heran.

"Kalau lo ketemuan lagi hari ini berarti udah 3 kali."

"Siapa sih?" tanya Kartika kepo.

"Murid baru kelas XII IPS 1 itu lohh" jawab Marcella.

"Ooo... Yang itu, kalau itu gue ikhlas deh kalau jadi jodoh lo" imbuh Kartika tersenyum menggoda.

"Apaan sih, dia bukan tipe gue. Jauh banget malahan" balas Shaquilla.

The Careless GirlCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang