09 Desember 2017
Atmosfer di dalam studio utama CJM malam itu begitu membara. Lampu-lampu spotlight berwarna warni membelah kegelapan ruang siaran langsung, menyinari ribuan penonton yang memadati area tribun.
Di balik panggung, ke-14 trainee bersiap-siap dengan sigap, berganti pakaian dari seragam latihan harian menjadi kostum panggung megah untuk evaluasi lagu debut. Masing-masing tim terdiri dari tujuh peserta yang telah memilih posisi penampilan mereka.
" Fighting! Kita pasti bisa memberikan yang terbaik malam ini!" panggil Im Nayeon, sang leader di tim Lisa, sembari memimpin doa dan menyemangati seluruh anggota timnya tepat sebelum melangkah naik ke atas panggung utama.
Begitu layar panggung terbelak, teriakan penonton langsung menggelegar memenuhi seluruh sudut studio.
"LALISA CENTER!! LALISA CENTER!!" teriak para penonton histeris saat visual pertama layar menampilkan Lisa berdiri kokoh di posisi tengah. Perebutan posisi center dalam evaluasi lagu debut tim pertama tersebut berhasil dimenangkan secara mutlak oleh Lisa berkat aura panggungnya yang luar biasa.
Ketujuh trainee menari dan memancarkan vokal penuh penghayatan, seolah-olah penampilan itu adalah panggung terakhir dalam hidup mereka. Ekspresi intens yang telah mereka latih selama berbulan-bulan mampu ditangkap dengan sangat sempurna oleh sorotan kamera siaran langsung.
"Lalisaaaaa!! Saranghaeeeeee!!" suara para penggemar Lisa makin menjadi-jadi saat Lisa mengeksekusi gerakan sexy dance part pada bagian chorus dengan sangat mulus dan memesona.
"Aduh, telingaku bisa rusak kalau begini terus..." Rose bergumam pelan sembari menutup sebelah telinganya. Pada akhirnya, ia tetap diizinkan ikut bersama Jang Nara untuk menyaksikan langsung acara final Lisa. Hal itu terlaksana setelah Rose merengek memohon izin, sekaligus berjanji bahwa keberadaannya tidak akan mengganggu kondisi Jennie yang sedang terbaring sakit di rumah.
"Sabarlah sedikit, Nona Rose. Adik bungsumu memang benar-benar memikat dan menawan malam ini," ujar Jang Nara lembut sembari menepuk-nepuk pelan punggung Rose. Rose kembali memfokuskan pandangannya ke arah panggung utama.
"YAAAAAAA! NEOMU SEXY!!" Namun, tak sampai semenit kemudian, Rose justru berteriak jauh lebih keras dibandingkan penonton di sekitarnya. Karakter vokalnya yang kuat melengking tinggi menyatu dengan gemuruh penonton.
"Bagaimana pendapat dari Bae Yoon-jung-sshi mengenai penampilan dari tim pertama tadi? Apakah mereka sudah cukup sexy dan memenuhi ekspektasi para juri?" tanya Kim Heechul sebagai pembawa acara utama, melempar mikrofonnya ke arah deretan kursi khusus para mentor.
Bae Yoon-jung tersenyum lebar dan mengangguk puas. "Ah, penampilan mereka luar biasa sexy dan energik! Mereka adalah trainee yang sangat cerdas dalam mengeksekusi setiap masukan dan arahan dari para mentor," puji Yoon-jung bangga akan kemajuan pesat anak-anak didiknya.
" Nde, khamsahamnida! Baiklah, berikutnya kita akan mengungkapkan sosok center dari tim kedua dengan lagu evaluasi bertema ceria dan cute. Apakah kalian semua sudah siap??" Heechul mengacungkan mikrofonnya ke udara, memancing gemuruh sorak penonton.
" It's show time!!" dengan nada tinggi khasnya, Heechul menyerahkan panggung penuh kepada tim Seongmin. Musik berirama ceria mulai mengalun. Satu per satu anggota berjalan ke tengah panggung, dan terlihat Wang Yiren menduduki posisi center untuk lagu tersebut. Sekali lagi, gemuruh antusiasme penonton membakar studio. Masing-masing trainee memamerkan daya pikat dan pesona unik mereka.
...
...
...
Usai menampilkan lagu evaluasi pertama, ke-14 trainee kembali bergegas ke ruang ganti untuk mengenakan kostum balada. Lagu penutup yang anggun itu diciptakan khusus oleh Lee Dae-hwi. Durasi pergantian kostum kali ini cukup panjang karena di layar panggung sedang diputar rekaman klip spesial berisi momen-momen terakhir para peserta selama berada di dalam asrama.
KAMU SEDANG MEMBACA
STAY
FanfictionPlease Just Choose to Stay . . . . Kisah seorang gadis bermarga Lee, rasa kesepian yang selalu menemaninya semasa kecil. Berjuang untuk karir yang tak sejalan dengan karir keluarganya. Kisah si Bungsu Lee yang seolah mendapat perhatian dari kelurga...
