27 Oktober 2023
Waktu berputar dengan begitu cepat tanpa terasa. Sudah hampir empat tahun lamanya Lisa dan kedua sahabat karibnya, Somi dan Mina, berjuang serta mengadu nasib di Negeri Kerajaan, Inggris. Selama rentang waktu yang cukup panjang itu pula, Lisa sama sekali tidak pernah menjejakkan kakinya kembali ke tanah kelahirannya di Korea Selatan. Meski demikian, jarak puluhan ribu kilometer tidak sedikit pun melonggarkan ikatan hangat di antara dirinya dan keluarga Lee.
Hubungan mereka justru terasa makin erat. Keluarga Lee rutin terbang ke London untuk mengunjunginya, bahkan memboyong seluruh anggota keluarga untuk tinggal berbulan-bulan di sana setiap kali musim liburan tiba. Begitu pula dengan sang kekasih, Jungkook, yang dengan ketulusan dan sifat 'bucin'-nya tanpa kenal lelah meredam rindu dengan terus menyambangi Lisa di sela-sela kesibukannya yang padat.
"Aaahhh... ini malam terakhir kiiiitaaaa di London!"
Somi berteriak heboh ke arah langit malam yang dingin, berdiri megah di atas balkon penthouse tempat tinggal mereka. Malam itu, ketiga sahabat tersebut menggelar pesta perpisahan sederhana namun penuh kehangatan.
"Somi-ya, ini sudah sangat malam! Jangan berteriak seperti itu, nanti petugas keamanan datang kemari karena ada keluhan dari penghuni lain!" tegur Mina cermat dari area sofa santai, matanya membelalak memperingatkan.
Somi meringis pelan lalu kembali berjalan masuk dan duduk bersila di samping teman-temannya di atas karpet bulu tebal. "Maaf, Mina-ya. Aku hanya terlalu bersemangat sekaligus emosional. Nanti kita pasti bakal rindu berat dengan suasana London yang tenang ini. Lagipula, Si Nadine tega sekali ya, dia malah memilih mengadakan pesta perpisahan di bar luar dibanding kumpul bersama kita di sini."
Lisa mengendus aroma teh hangat di tangannya, membalas ucapan Somi terkait sahabat kuliahnya itu. "Biarkan saja, Nadine kan memang anak malam. Lagi pula, kalau dipikir-pikir... ada baiknya juga sifat over-protective dari keluargaku yang melarangku pergi ke bar malam. Buktinya, aku tidak berakhir hamil di luar nikah kan meskipun empat tahun bebas hidup di negeri orang?"
Plak!
"Awh! Sakit, Lisa-ya!" Somi mendelik sebal seraya mengelus bahunya yang baru saja digebuk pelan oleh Lisa. Mina yang duduk di seberang mereka hanya bisa terkekeh geli melihat tingkah keduanya. Pengaruh sedikit alkohol dalam minuman Somi memang membuatnya bicara makin blak-blakan tanpa saringan.
"Mulutmu itu benar-benar ya! Seperti orang tidak pernah mengenyam pendidikan sekolah saja!" sungut Lisa dengan bibir memanyun sebal.
Rasa-rasanya lucu melihat sang sahabat menilai dirinya seolah-olah dia adalah gadis lapar mata yang gampang tergoda. Walau kalau diingat-ingat lagi... ah, benar juga. Lisa dulu sewaktu masa remajanya pernah terjerumus ke dalam dunia malam, balapan liar, merokok, dan mencicipi sedikit minuman keras.
"Kenapa diam? Sudah teringat masa lalumu yang kelam itu, huh?" goda Somi memicingkan matanya tajam, menangkap perubahan ekspresi di wajah Lisa.
Lisa hanya memberikan cengiran bodoh tanpa dosa, menepuk-nepuk tengkuknya dengan gestur canggung. "Aish, usahakan jangan bahas masa lalu konyol itu lagi, Somi-ya!"
Keduanya—bersama Mina—kembali melanjutkan obrolan panjang yang hangat. Percakapan mengalir deras dari satu topik ke topik lainnya; mulai dari mengenang momen-momen lucu dan mengharukan selama tinggal di London, hingga membahas masa depan mereka yang kini sudah tertata dengan sangat rapi dan mantap.
Somi telah resmi menerima tawaran pekerjaan bergengsi dari salah satu agensi entertainment raksasa di Korea untuk menjadi mentor utama bagi para trainee. Mina memilih jalan yang mulia dengan kembali ke almamater mereka, Senior High School tempat mereka sekolah dulu, untuk mengabdi sebagai guru. Sedangkan Lisa... pencapaian gadis bungsu Lee ini benar-benar membuat siapa pun bersujud kagum: ia berhasil diterima menjadi seorang dosen muda di universitas paling ternama di Korea Selatan.
KAMU SEDANG MEMBACA
STAY
FanfictionPlease Just Choose to Stay . . . . Kisah seorang gadis bermarga Lee, rasa kesepian yang selalu menemaninya semasa kecil. Berjuang untuk karir yang tak sejalan dengan karir keluarganya. Kisah si Bungsu Lee yang seolah mendapat perhatian dari kelurga...
