"Jangan suka sama gue, Ra. Pergi, lupain gue."-Mahesa.
"Sekali aja, gue mau jadi apa yang Esa harapkan. Gue mau jadi dunianya Esa."-Mutiara.
******
Tidak semua cinta bisa digenggam.
Ada cinta yang hanya bisa dipendam dalam diam.
Dan kisah ini akan m...
Percayalah, saat dirimu bersikap tulus, semesta akan selalu memiliki cara untuk membuatmu bahagia.
---
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
That's what I want to say to you "Babe" Oh I wish that I could say that too These feeling i'm sensing right now They make me want to to burst inside Is this love i'm feeling for you? I'm so confused Don't know what to do When i'm around you I feel my mind go blank I really like you I want to confess But i'm scared to find out the truth Whether if you like me back or not I wonder everyday until my mind goes insane Please tell me how you feel Baby I like you a lot I love it when you look at me with that smile on your face Just thinking of you makes my heart skip a beat Can't fall asleep 'cause reality is finally better than my dreams Darting eyes I feel the heat rise up to my cheeks It's so nice Knowing that you will always be beside me They say That it's only puppy…
Now Playing | Puppy Love—Gani
---
Esa dibuat overthinking.
Pernyataan Tiara seakan menembak telak dirinya. Sangat tepat saat Esa ingin jujur tentang perasaannya selama ini. Sejujurnya, apa yang Tiara lakukan memang terasa sangat adil. Mencoba menjauh dari sumber rasa sakit adalah hal lumrah yang dilakukan manusia.
Esa, hanya terus membuat Tiara terluka, menangis dan merasa sedih akan sikapnya.
Esa mengakui hal itu.
Dirinya jahat, tapi entah bagaimana, egonya terus meminta agar bisa memiliki Tiara. Sangat tidak tahu diri.
"Melamun mulu, kesambet baru tau rasa lo," ujar Dopi mengangetkan Esa yang tengah termenenung di depan aula tempat final round NSDC dilaksanakan.
Esa menghela nafas panjang, memperhatikan Dopi dengan malas. Lalu kedatangan Juno, Abun dan Malvin membuatnya mengalihkan pandangan.
"Gue sengaja nggak ngajak Tiara," itu yang dikatakan Juno saat sampai. "Dia bilang, kalian udah selesai," lanjutnya.
Malvin menggeleng-gelengkan kepalanya heran, "selesai sebelum mulai? Cupu banget lo, najis!" ejeknya tak tahu tempat.
Esa hanya diam, tak banyak menanggapi, pikirannya sekarang terasa sangat penuh.
Abun menepuk pundaknya pelan, seolah memberi semangat, "lo udah menyia-nyiakan banyak kesempatan, Sa," ujarnya pelan tak semenyebalkan Malvin ataupun Dopi tadi, terkesan netral dan tidak menghakimi Esa. "Tapi lo tau kan, selama lo masih mau usaha dapatin dia, lo masih punya kesempatan. Dan gue yakin, kesempatan lo dari dulu masih besar banget, Tiara setulus itu sama lo," lanjutnya dengan senyum lebar.