35

2K 233 34
                                        

"Sayang, kamu serius nyuruh aku tidur disini? Please gak lucu becandanya ya". Ari merengek, HELO ARI SETIAWAN MERENGEK persis seperti anak kecil yang tidak memahami tatapan serius dari istrinya. Susi melipat kedua tangannya sambil menatap malas wajah suaminya yang sudah penuh coretan lipstik, mereka baru saja menyelesaikan game ABCD yang menyebutkan nama hewan sebanyak mungkin lalu Susi kalah tapi wanita itu tidak terima, hingga berujung moodnya memburuk lalu mengusir Ari agar keluar kamar.

Dia kesal karena kalah tapi lebih kesal lagi saat Ari tersenyum, membuatnya muak seketika.

Perempuan itu menggelengkan kepala, tanda bahwa ia tidak akan mengubah keputusan menyuruh suaminya tidur diluar tepatnya diteras rumah mereka. Kalau 'diluar' dalam pikiran kalian itu ruang tamu, atau kamar lainnya selain kamar mereka tentu saja salah seribu persen. Ari hanya diberikan bantal dan selimut tidak ada alas apapun, astaga kenapa mood buruk istrinya benar-benar meresahkan.

"Tidur disini, jangan ketuk pintu sebelum aku sendiri yang bukain, jangan berisik, jangan merengek dan jangan macam-macam dengan alasan apapun kamu harus tidur diluar".

"Astaga! Yang, kamu niat banget nyuruh tidur diluar. Istri macam apa ini? Kejam banget ya allah".

Ari mencoba meraih tangan istrinya tapi tidak berhasil karena Susi menepisnya.

"Jangan sentuh aku juga, kamu bau! Serius bau banget, aku gak suka kamu juga!" Merasa tidak perlu lagi mendengar rengekan suaminya, Susi masuk dan langsung menutup pintu. Ari yang baru saja hendak mengetuk pintu langsung terdiam mengetap bibirnya.

"Sekali kamu ngetuk pintu, seminggu jangan bercinta! Awas aja kalo berani ketuk pintu".

Seminggu tanpa bercinta? Ya Tuhan, yang benar saja! Kenapa sikap dan perilaku Susi bisa berubah tigaratusdelapan puluh derajat seperti ini. Wanita itu tidak bisa ditebak, kadang dia sangat manja dan selalu mengikuti kemana Ari pergi, tapi lihat sekarang? Hanya karena Ari tersenyum, dia harus rela tidur dipelukan nyamuk yang dengan senang hati menusuk kulitnya demi memenuhi nafkah pada anak istri melalui darah sang boss.

Seminggu, ya ini sudah seminggu Susi menjadi orang yang sangat menyebalkan lebih dari biasanya dan dulu ketika mereka belum menikah. Dan jangan lupakan juga dengan sikap Ari sendiri, semua sifat dingin yang melekat dalam diri pria itu sudah lama mencair. Itu semua berkat Susi yang sering melakukan hal diluar akal sehat, seperti sekarang.

Lain kali jika Susi mengajaknya bermain lagi, Ari akan menolak tegas sebab dia tidak mau selalu diperlakukan secara tidak adil tanpa perikemanusiaan seperti ini.
Dengan wajah kesal, ia akhirnya mengalah dengan keadaan. Lebih baik  tidur sekarang agar malam cepat berlalu, besok dia harus mencari cara agar bisa masuk tanpa ketahuan istrinya. Bisa malu kalau sampai dilihat oleh pak maman, satpam rumah mereka yang berjaga pada siang hari saat tak ada orang dirumah. Dimana nanti letak harga diri Ari yang selama ini dijunjung tinggi, sosok yang berwibawa rupanya takut ancaman dari istri.

Berdamai dengan para nyamuk yang sudah berdengung ditelinganya, Ari menguatkan hati untuk tidur. Melupakan sejenak betapa dinginnya angin malam yang menyentuh kulit, tak sampai sepuluh menit pria itu terbang ke alam mimpi dimana semua orang bebas melakukan apapun tanpa harus takut jika ada yang menghalangi.

Suasana malam hari yang biasanya selalu menenangkan kini berubah sepi, apalagi saat Susi menyadari kalau sekarang dia jadi merindukan suaminya yang dengan patuh sedang tidur diluar. Astaga! Susi sendiri tak mengerti kenapa dia melakukan hal kejam ini, tapi rasa keinginan itu sangat kuat sampai melupakan rasa kemanusiaan yang ada. Disentuhnya tempat tidur mereka, sisi dimana Ari selalu tidur yang tanpa melepaskan pelukannya. Susi merasa ia sangat sensitif beberapa waktu belakangan, apalagi hatinya kadang-kadang sedih tak keruan pasal lalu menangis. Ini terjadi sudah lebih dari sekali, ada yang aneh dari perubahan mood ekstrem ini tapi dia sendiri tidak tahu harus melakukan apa.

Boss Kampret!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang