Sohyun yang sudah selesai mandi setelah berenang, menatap pemandangan yang kelewat indah melalui jendela kamarnya. Seoul di malam hari adalah salah satu surga dunia yang layak untuk dikagumi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia pernah ke hotel ini. Tapi tidak menginap. Melainkan untuk acara pemotretan sebuah brand baju tidur. Tanpa sadar, Sohyun mengulas senyum. Kapan terakhir kali dia melihat pemandangan secantik ini? Rupanya waktu begitu cepat berlalu. Padahal rasanya baru kemarin ia terjun di dunia modelling. Tapi sekarang dia telah meninggalkannya dan beralih menjadi CEO sebuah perusahaan.
Ponselnya yang ia letakkan di ataa tempat tidur berdering. Nama Namjoon muncul di layar benda pipih itu. Padahal sekarang waktu telah menunjukkan pukul dua dini hari.
"Yeoboseyo."
"Yeoboseyo. Sohyun-ah, eodiya?"
Tiba-tiba Sohyun merasa bersalah. Dia tidak menjawab panggilan Namjoon sejak tadi. Apa pria itu mengkhawatirkannya sampai-sampai belum tidur?
Bertepatan dengan itu, Taehyung keluar dari kamar mandi bertelanjang dada. Tubuh bagian bawahnya hanya dibalut handuk putih. Dia berjalan santai sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk lalu duduk di tepi ranjang menghadap ke arah Sohyun.
"Sohyun-ah, gwaenchana?"
"Aku ... baik-baik saja," Sohyun melotot saat Taehyung menariknya mendekat dan memeluk pinggangnya.
"Mengapa tidak menjawab teleponku? Kau di mana sekarang?"
Apa Taehyung sengaja memeluknya seperti ini saat pria itu tahu dirinya sedang menerima telepon dari Namjoon?
"Tadi aku sangat sibuk," Sohyun meringis karena telah berbohong. Tapi dia juga tidak mungkin memberitahu Namjoon yang sebenarnya. "Aku ... ada di rumah."
SmirkTaehyung muncul. Menatap Sohyun dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Syukurlah. Maaf mengganggumu malam-malam. Aku hanya khawatir."
Sohyun menelan salivanya susah payah saat Taehyung tiba-tiba saja sedikit menyingkap dress miliknya dan mulai mengusap pahanya.
"Oppa, aku harus pergi tidur."
Sohyun tidak bisa fokus dengan apa yang Namjoon katakan setelahnya. Ia buru-buru mengakhiri panggilan itu dan melempar ponselnya ke sebelah Taehyung.
"Apa itu kekasihmu yang baru saja bicara di telepon?"
Sohyun mengangguk kaku. Entah kenapa ia bisa merasakan aura mengerikan saat Taehyung bertanya. Dan pria itu masih terus mengusap pahanya.