28

1K 110 26
                                        

Aku memiliki ego yang tinggi, dan hanya kamu yang dapat meredakannya.

Sesuai janji✨
Thank you buat yang semangat baca dan selalu ngikutin cerita ini, aku hapal siapa aja yg selalu ngasih semangat dan nungguin YDM update. Jadi buat yang belum komen dan vote, yuk buruan sekarang ❤️

Selamat membaca ✨

Kuchel mematung menatap putranya, cerita yang selama sepuluh tahun telah ia sembunyikan ternyata telah terbongkar. Sebenarnya jauh dalam lubuk hatinya, ia ingin menceritakan banyak hal pada Levi. Tapi ketakutan akan suatu hal membuatnya menunda-nunda.

Kini semuanya sudah terungkap, tidak ada jalan lagi baginya untuk menutupi apapun. Jawaban atas pertanyaan Levi mau tidak mau harus ia jawab, resiko dan kemungkinan buruk bukan lagi sekedar ancaman baginya. Levi sudah dewasa bukan? Jika belum bagaimana bisa dia mengetahui tentang rahasia ini?

"Dimana kau mendengarnya, Levi?" Kuchel bertanya lembut, menekan risau yang bergemuruh dalam hatinya.

"Apakah sekarang itu masih penting? Cukup jelaskan saja," Levi menjawab kesal.

Helaan nafas Kuchel terdengar berat, ia kembali mendudukkan dirinya pada kursi. Menata kata pertama apa yang harus ia jelaskan.

"Mulai dari ayah, semua tentang sosok ayah. Ceritakan itu padaku," pinta Levi seolah mengerti kegundahan hati ibunya.

"Baiklah,"

"Louis Ackerman, ayahmu adalah anggota inti keluarga Ackerman. Saat itu ibu menikah dengan ayahmu karena paksaan Kenny, dia takut ibu melepas klan karena menikah dengan orang biasa. Setelah menikah ibu melahirkan dirimu, semua berjalan baik hingga profil ayahmu sebagai seorang pembunuh bayaran mulai tercium publik." Kuchel memberi jeda sembari menatap wajah putranya.

"Aku baik-baik saja," ucap Levi datar, meski dirinya cukup terkejut mendengar pekerjaan ayahnya.

Kuchel mengangguk, "Karena hal itu, ayahmu mulai diincar oleh para polisi. Lalu Rod Reiss datang memberi bantuan untuk membersihkan nama ayahmu, dan kegiatan kita yang berpindah-pindah tempat berakhir di Rusia. Saat itu ayahmu mulai merintis suatu bisnis dibantu oleh Kenny, karena bisnis itu memerlukan modal yang sangat banyak ayahmu terpaksa mencari penanam saham di sana. Hingga ia bertemu dengan Jeffery,"

"Jadi, Jeffrey itu?" Levi mencoba menerka, namun kemudian menggeleng menyuruh Kuchel melanjutkan ceritanya.

"Jeffrey adalah seorang pebisnis kaya di Rusia yang memiliki darah Jepang, melihat usaha ayahmu yang begitu keras, dia dengan senang hati menanamkan saham sebesar empat puluh persen di perusahaan ayahmu, Louis."

"Singkat cerita, karena ayahmu merasa berhutang budi, ia mengajukan suatu perjodohan antara dirimu dengan putrinya. Awalnya ibu menolak, mengingat Rod Reiss juga pernah membantu kita tapi kita belum memberinya balasan apapun. Tapi ternyata Rod Reiss berkata tidak masalah, putrinya akan dijodohkan dengan laki-laki pilihannya. Dan janji perjodohan antara ayahmu dengan Jeffery pun terjadi,"

"Ada yang kurang bu," kata Levi menatap ibunya serius.

Kuchel terdiam membalas tatapan Levi, ia merasa ceritanya tidak ada yang salah. Hal yang seharusnya ia jelaskan sudah ia paparkan semuanya, tidak ada yang kurang sama sekali.

"Alasan Rod Reiss melenyapkan klan kita," ujar Levi dengan sorot mata tajamnya.

"Itu..."

"Alasan Rod Reiss melenyapkan klan kita karena perintah dari seseorang," kata Levi bersungguh-sungguh.

You Deserve MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang