E K S T R A |•| P A R T 2

35.9K 2.6K 561
                                        

Up lagi nih sesuai permintaan kalian

Jangan lupa vote + komen!

❇️ H A P P Y || R E A D I N G ❇️

-

-

-


Bel berbunyi menandakan jam istirahat membuat seluruh siswa di SIHS berhamburan keluar dari kelas. Sama hal nya dengan segerombolan anak muda yang baru saja duduk di kantin. Siapa lagi kalau bukan inti dari Orion dan sahabat Cia. Yah, sahabat Cia mulai bergabung dengan Orion karena paksaan dari mereka walaupun tidak ada Cia di samping mereka.

Tidak ada wajah ramah yang ada hanya raut wajah datar, Bayu dan Andri yang biasanya akan tebar pesona kini hanya bisa diam. Candra yang semakin dingin. Begitu pun dengan sahabat Cia mereka tak jauh berbeda. Tidak lengkap? Memang, mereka kehilangan Cia, Ken dan Stef

Setelah pesanan mereka datang mereka langsung menyantapnya dengan keadaan hening. Meja yang biasanya diisi dengan guyonan yang mereka buat kini sudah tidak ada lagi. Semua telah berubah setelah pemakaman waktu itu. Orang-orang yang berada disekitar mereka menatapnya bingung. Mereka bertanya-tanya, ada apa dengan Orion dan Lisa dkk. Dan kemana perginya Cia, Ken dan Stef.

"Mau sampai kapan?" Suara Candra yang berhasil menghentikan aktivitas makan mereka. Mereka menatap satu sama lain tapi tak ada yang berniat untuk menjawab nya.

"Jawab." Tekan Candra

"Kita gak tau, selamanya maybe." Jawab April ringan tanpa beban

"Selamanya? Kita boleh sedih tapi tidak harus terlalu larut dalam kesedihan. Ingat kita masih ada Stef yang butuh dukungan kita. Jika kita sama seperti Stef lantas siapa yang akan memberinya dukungan." Lirih Candra, dia begitu tidak tega ketika melihat keadaan Stef kemaren. Setelah kejadian dimana mama Tian memberi Stef pengertian Candra datang, disana bisa dia lihat sendiri betapa rapuh nya seorang Stefano Ewald Priatama.

Mereka diam setelah mendengar ucapan Candra, mereka sebenarnya tidak lupa akan Stef, mereka bukan tidak peduli hanya saja mereka memberikan Stef dan diri mereka waktu untuk menenangkan hati mereka masing-masing.

"Gw kemaren ke rumah Stef dan di sana gw lihat Stef yang berantakan, tubuhnya tidak diurus. Tatapan matanya kosong, Tante Tian nangis ngeliat keadaan putranya. Stef sudah seperti mayat hidup."

"Kita sudah kehilangan Cia dan Ken, apa kalian mau kita juga kehilangan Stef!" Dada Candra bergemuruh menandakan dirinya yang sangat emosi, dia harus tegas kepada para sahabatnya, jika seperti ini terus bisa dipastikan persahabatan mereka akan hancur.

Tes

Air mata Lisa lolos, disini dia sangat terpukul dengan kepergian Cia dan Stef. Dia sayang  kepada Cia yang sudah dianggap sebagai adik nya sendiri. Impian dia yang akan selalu menjaga Cia tidak terwujud, dia menganggap dirinya tak berguna sebagai seorang kakak, dia berfikir bahwa pantas saja dirinya tidak memiliki seorang adik, mungkin Tuhan tau jika dirinya ini adalah sosok kakak yang tidak becus.

Sheva dan Ara yang berada di samping kanan kiri Lisa langsung mengelus bahunya, mereka sangat mengerti bagaimana perasaan Lisa saat ini

"Sepulang sekolah kita ke rumah Stef." Putus Bayu, dan mereka yang berada di sana hanya bisa menganggukkan kepala, mereka setuju dengan keputusan Bayu, saatnya mereka memberi dukungan pada Stef yang rapuh.

Possessive (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang