Sungchan mengambil hoodie hitam yang tersampir rapi di belakang pintu. Menyambar beberapa berkas khas kelas 12 yang harus ia antarkan ke rumah sakit
Ia tadi memang tidak bertanya dimana Jungwoo dirawat, tapi ia yakin jika Jungwoo dirawat di rumah sakit dimana ibu dan kakaknya bekerja. Memangnya mau dimana lagi?
"Loh, kak? Mau kemana? Lamar kerjaan?"
Sungchan mengernyit kearah Suho yang baru saja keluar dari dapur
"Kok ngelamar kerja, yah?"
"Ya itu, pake bawa ijazah segala"
Sungchan mendengus
"Ini punyanya kakak kelas, yah. Dititipin ke Sungchan. Makanya mau dianterin sekarang"
Suho mangut mangut
"Ji-"
"AYAAHHH!!! TOLONGIN ANAKMU, YAH!"
Suho mendengus kuat kuat
"Ga jadi tanya ayah. Jisung ikut apa enggak. Anaknya masih sibuk di Deket kolam dari tadi siang"
"Proposalnya belum selesai? Padahal besok deadline-nya" gumam si sulung Jung
"Ga abis thinking ayah sama adik kamu itu. Ajaib banget"
Suho melenggang. Ia menatap Yoona yang tengah membersihkan alat masak. Baru selangkah ia ingin menghampiri Yoona, yang dituju sudah pergi ke arah gudang mengambil sapu dan antek anteknya
"Aku berangkat bunda"
Tak ada sahutan. Tapi Yoona sempat menatap sedetik pada Sungchan. Isyarat jika ia mengizinkannya. Mungkin
Sungchan baru ingin mengeluarkan ponselnya untuk memesan taksi online
"KAKAK!"
Tapi teriakan Jisung mengurungkan niatnya. Ia berbalik
"Apa!?"
Jisung cengengesan
"Suruh pake mobil putihnya ayah. Sekalian ini bensin. Nih"
Adiknya itu pergi setelah memberikan kunci dan beberapa lembar uang ke tangan Sungchan
"Yaudah"
.
Drap
Drap
Drap
Kaki jenjangnya melangkah cepat ke salah satu ruang yang kini menjadi was was nya sejak lama
ICU
Di depan ruangan itu, Nara dan Jeno juga terlihat panik bukan kepalang
"K-kak Jungwoo kenapa?!"
Nara menoleh. Ia lantas menarik Sungchan dan menyodorkan sebotol air pada temannya itu
"Duduk! Biarin kak Jeno cerita"
Sungchan menurut. Nafasnya seperti dipompa dengan cepat. Seperti tidak sampai ke paru parunya sekarang
"Kak Jungwoo tadi kejang kejang. Kita baru buka pintu, ga lama dokter suster pada masuk. Ternyata gitu. Sama dokter perempuan itu langsung dibawa kesini"
Sungchan mendengus. Itu pasti Taeyeon
"Kak, jangan pergi dulu..."
.
Hampir 2 jam mereka bertiga duduk dengan gelisah di ruang tunggu. Sungchan tak henti hentinya menggiti bibirnya yang mengelupas. Menyalurkan kegelisahannya sendiri
Tak lama pintu terbuka. Menampilkan sosok dokter yang menjadi dugaannya membawa Jungwoo ke ICU
"D-dokter, kak Jungwoo-"
KAMU SEDANG MEMBACA
Indigo Boy
Fanfiction"b-bunda, Sungchan takut..." "kak, Jisung temenin yah. Tapi jangan kasih tahu Jisung gimana bentuknya. Jisung juga takut" Si lelaki dengan tinggi semampai yang takut melihat hal dari dunia lain karena mendiang kakaknya sendiri. Hanya berbekal cicita...
