9 - Pesta

15K 502 1
                                    

Alunan musik klasik, menyeruak di ballroom hotel mewah milik Ares. Terlihat beberapa pasangan berdansa di tengah ruangan.

Sepasang kekasih yang mendunia belakangan ini menginjakkan kaki di red carpet, menarik perhatian seluruh tamu undangan.

Pria dengan balutan toxedo hitam mengkilatnya merangkul pinggang ramping kekasihnya dengan bangga, Agnia memakai gaun panjang berwarna hitam dengan belahan sepaha menampilkan kaki jenjangnya yang dibalut High heels bertali hinga betis, bagian atasnya bertali spageti dan belahan dada sedikit rendah, tertutup oleh rambut coklat panjangnya. Membuat tubuh indahnya menjadi pusat perhatian.

Mereka terlambat karena drama gaun yang tidak disukai Ares, terbukti semua mata pria menatap kekasihnya seperti kelaparan sekarang. Lain kali Ares pastikan dia memilih sendiri gaun untuk Agnia.

Acara pemasangan cincin sudah terlewati kini puncak acaranya malah menyaksikan kemesraan Ares dan Agnia.

"Endlich Res, siehst du wieder das Lächeln auf deinem Gesicht" Siapa lagi kalau bukan Brian, berbicara bahasa Jerman agar tidak ada yang mengerti. Bahasa kebesaran persahabatan mereka.
Artinya- "Akhirnya Res, melihat senyuman diwajahmu lagi."

"Sprich hier nicht darüber" - "Jangan membahas hal itu disini."

"Keine Sorge, sie wird nicht verstehen, wovon wir reden, aber aus der Nähe ist sie hübscher. Es ist nur natürlich, dass Sie eine Woche lang nach ihm suchen."
"Tenang dia tidak akan mengerti apa yang kita bicarakan, tapi dia lebih cantik dari dekat. Wajar saja kau uring uringan satu minggu mencarinya." Brian terkekeh.

"Ich habe es bisher bekämpft, vermassel meine Bemühungen nicht, du Bastard"
"Aku memperjuangkannya sejauh ini, kau jangan mengacaukan usahaku brengsek."

"Ärgere meinen besten Freund Brian nicht. Zum Glück will er immer noch kommen, obwohl es schon spät ist."
"Jangan membuat sahabatku kesal Brian, Beruntung dia masih mau datang walaupun terlambat." Betran menghampiri mereka,

"Ich bin zu spät, weil dem Kleid der Stoff fehlt, man sieht nur alle Männer, einschließlich dir, die ihn wie verhungern angucken"
"Aku terlambat karena gaunnya yang kekurangan bahan, kau lihat saja semua pria termasuk kalian menatapnya seperti kelaparan." Ares melirik Agnia yang sibuk memperhatikan sekitarnya, tidak peduli dengan Ares disampingnya.

Betran dan Brian terkekeh bersamaan.

"Du bist süß, wenn du eifersüchtig bist Lord Evgene".-"Kau lucu saat cemburu Lord Evgene."

"Seien Sie nicht zu besitzergreifend, sonst verschwindet er wieder und Sie sind zurück zu Ares, der nur traurig auf das Glasfenster im Arbeitszimmer starrt."
"Jangan terlalu posesif padanya nanti dia menghilang lagi kau akan kembali menjadi Ares yang hanya merenung di ruang kerja menatap jendela kaca dengan sendu." Brian puas tertawa sekarang.

"Pass auf deinen Mund auf Brian"-"Jaga mulutmu Brian,"

"Was sie sagen, ist wahr, Liebes."-"Yang dikatakan mereka ada benarnya sayang."
Tunggu, Ares, Brian dan Betran terdiam menatap Agnia bersamaan.

"Queen?? Kau ?" Betran dan Brian berucap bersamaan.

"Ja, ich mag Deutsch sehr, also verstehe ich wirklich, wovon ihr vorhin redet."-"Ya, aku sangat menyukai bahasa Jerman, jadi aku sangat paham apa yang kalian bicarakan dari tadi." Agnia menjawab dengan bahasa Jerman lagi.

Ares melepaskan rangkulannya, melihat kedua sahabatnya dengan tatapan membunuh. Rahangnya mengeras menahan amarah hingga terdengar gertakan giginya.

Emerald EyesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang